“Wow…its so beautiful !”kataku seraya memperhatikan sebuah cincin pernikahan..
“Do you think so?” Stevt balik bertanya
“Yes..of course…!”jawabku tegas. “For her?”
“Yup…saya merasa tak sabar untuk segera memakaikan di jari manisnya .Dia pantas menerimanya !”
“Wow..how a lucky she is…Pasti mahal ya harganya…!
“Do you think so?” Stevt balik bertanya
“Yes..of course…!”jawabku tegas. “For her?”
“Yup…saya merasa tak sabar untuk segera memakaikan di jari manisnya .Dia pantas menerimanya !”
“Wow..how a lucky she is…Pasti mahal ya harganya…!
“My Aunt dan saya yang memilihnya.Soal biaya tak jadi soal bagi kami..saya ingin memberikan mahar yang terbaik untuknya.Bukan ini saja..ada beberapa hal yang akan kuserahkan sebagai mahar untuknya.”kata Stevt sambil memperlihatkan beberapa barang lainnya sebagai mahar untuk pernikahannya.
“Stevt..bukankah dalam Islam kalau mahar yang terbaik itu yang ringan seperti sabda Rosulullah:
“Stevt..bukankah dalam Islam kalau mahar yang terbaik itu yang ringan seperti sabda Rosulullah:
“Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang paling ringan maharnya” (HR. Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi dengan sanad yang shahih)
Dan ada lagi …“Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya.” (HR. Ashhabus Sunan)
“Ya kutahu itu Ndrea.Tapi tak ada salahnya kan jika ku mampu dan rela memberikan yang lebih pantas lagi untuknya?Dia pantas untuk menerimanya,Ndrea..! Tentu kau masih ingat akan Firman_Nya
“Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan” ( An Nisaa : 4)










