Pages

Rabu, 02 September 2015

SEDINGIN GUNUNG ES

Share on :



Berulang kali kukatakan kepadamu.
Biarkanlah diriku bebas.
Menghirup udara kebebasanku.
Bersama orang-orang yang kucintai.
Namun jawabanmu tetap teguh.
Mengukungku sampai kontrak selesai.
Walau berbagai alasan kuungkapkan.
Jawabmu “TIDAK “

Bagaimana mungkin kubisa bertahan denganmu.
Engkau dingin sedingin gunung es.
Angkuh dan keras.
Sekeras batu karang dilautan
Hatimu tinggi tanpa kelembutan.
Seakan dunia hanyalah milikmu.

Kutahu engkau butuh aku.
Namu engkau senantiasa berbisa
Kata dan sikapmu sangatlah pedas
Merajau hatiku yang pilu.

Jika memang engkau tak suka denganku.
Kumohon lepaskanlah diriku.
Kutak sanggup lagi memupuk kesabaranku.
Apalagi menganyam mimpi indah disini.

Hatiku terasa sudah kaku
Seakan penjara mengurungku.
tanpa tawa canda mewarnai hidupku lagi.

Duhai engkau ..
Cobalah mengerti rasa dan hatiku.
Kurindu kehangatn dan kasih sayang.
Bebaskanlah diriku..
Mengepakkan sayap kehidupanku.
Berlari jauh dari sosokmu..
Yang dingin sedingin gunung es..

*******************
Reem Island,3 June 2015
Andrealica Nhordeeniz

0 komentar:

Poskan Komentar