Pages

Sabtu, 15 Januari 2011

KANKER THYROID(tiroid) (PENGHUNI BERBAHAYA DI LEHER KITA)

Share on :


Arah jarum jam;penderita kanker,Xray,anatomy thyroid,operasi kanker thyroid,dan terakhir THYROID CANCER
THYROID CANCER yang telah diangkat...
 
by Andrealica Nhordeeniz on Friday, November 26, 2010 at 12:53am
 
Rasanya enak dan nikmat jika segala macam makanan/minuman yang kita makan mengalir sejuk tanpa rasa sakit di tenggorokan kita ya?
tapi bagaimana kalau  dalam perjalanannya tsb ada hambatan?Yuk..kita tengok apa sich penghuni leher kita yang sering gangguin kenyamanan leher kita(tenggorokan kita?)Kali ini saya ingin bahas ttg KANKER THYROID..Mau kan tuk bacanya biar ada wawasan??

Kanker thyroid adalah kanker yang terjadi pada sel – sel thyroid. Thyroid adalah sebuah kelenjar yang terletak pada leher yang berbentuk kupu – kupu. Kelenjar thyroid menghasilkan hormon tiroksin yang mengatur denyut jantung, tekanan darah, laju metabolism, suhu dan berat badan. Kanker thyroid merupakan kanker yang jarang terjadi. Seiring dengan perkembangan teknologi, semakin mudah dan banyak ditemukan kanker thyroid.

Kanker Thyroid jarang menyebabkan pembesaran kelenjar, lebih sering menyebabkan pertumbuhan kecil (nodul) di dalam kelenjar. Sebagian besar nodul tiroid bersifat jinak dan biasanya kanker tiroid bisa disembuhkan.
Kanker tiroid seringkali membatasi kemampuan menyerap yodium dan membatasi kemampuan menghasilkan hormon tiroid; tetapi kadang kanker menghasilkan cukup banyak hormon tiroid sehingga terjadi hipertiroidisme.
Nodul tiroid cenderung bersifat ganas jika:
a.hanya ditemukan satu
b.skening tiroid menunjukkan bahwa nodul tidak berfungsi
c.nodulnya padat dan isinya bukan cairan (kistik)
d nodulnya keras
e.pertumbuhannya cepat.

PENYEBAB KANKER THYROID
Penyebab kanker thyroid hingga kini belum diketahui secara pasti. Kanker thyroid terjadi karena adanya mutasi pada sel  sel thyroid sehingga tumbuh dan berkembang dengan cepat. Selain itu sel – sel thyroid juga kehilangan kontrol untuk mati secara normal sehingga sel – sel kanker thyroid memiliki umur yang panjang dibandingkan sel – sel thyroid yang normal. Kumpulan sel – sel abnormal thyroid ini membentuk tumor dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke seluruh tubuh untuk menjadi sebuah tumor baru di bagian tubuh yang baru.
Kanker tiroid lebih sering ditemukan pada orang-orang yang pernah menjalani terapi penyinaran di kepala, leher maupun dada.

Faktor – faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena kanker thyroid adalah :
1.Paparan radiasi tingkat tinggi.Paparan radiasi tingkat tinggi biasa terjadi akibat kecelakaan nuklir/ akibat radioterapi pada kanker kepala dan leher.
2.Ada riwayat penyakit gondok pada keluarga. Gondok adalah pembesaran kelenjar gondok namun bukan kanker. 3.Beberapa sindrom warisan genetik. sindrom genetik yang meningkatkan resiko kanker thyroid termasuk kanker thyroid  meduler genetik, neoplasia endokrin multipel dan polyposis adenomatous genetik.
Faktor resiko lainnya adalah adanya riwayat keluarga yang menderita kanker tiroid dan gondok menahun.

GEJALA
Pada stadium awal, kanker thyroid secara khusus tidak bergejala.Kanker tiroid biasanya dimulai sebagai benjolan kecil (nodul) dalam kelenjar tiroid, yang terletak di bagian depan leher. Namun, perlu ditekankan bahwa kebanyakan benjolan tiroid tidak berbahaya dan non kanker (jinak). Gejala kanker thyroid akan muncul seiring dengan semakin membesarnya kanker thyroid. Gejala kanker thyroid adalah :
1.pembekakan pada leher/terdapat pembesaran kelenjar tiroid
2.Perubahan pada suara termasuk munculnya suara serak yang semakin tinggi
3.Kesulitan menelan
4.Nyeri pada leher dan tenggorokan
5.Pembekakan kelenjar limfe leher
6.Bisa terjadi batuk atau batuk berdarah,serta diare atau sembelit.

DIAGNOSA
Untuk mendiagnosa kanker thyroid diperlukan beberapa pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Diagnosa kanker thyroid termasuk :
  1. Pemeriksaan fisik; adanya pembesaran thyroid dan pembengkakan kelenjar limfe
  2. Tes darah : mengukur kadar thyroid-stimulating hormone (TSH) di dalam darah
  3. Pemeriksaan biopsi : dilakukan untuk melihat kondisi sel – sel thyroid dan menentukan jenis kanker thyroid.
  4. Tes pencitraan : USG, CT-Scan dan MRI dapat digunakan untuk mendiagnosa kanker thyroid dan penyebaran sel – sel kanker thyroid ke bagian tubuh yang lain.
Oya  pertanda awal dari kanker tiroid biasanya adalah benjolan yang tidak terasa nyeri di leher.
Skening tiroid bisa menentukan apakah nodulnya berfungsi atau tidak, karena nodul yang tidak berfungsi cenderung bersifat ganas.
Pemeriksaan USG bisa membantu menentukan apakah nodulnya padat atau berisi cairan.
Contoh nodul biasanya diambil dengan jarum untuk keperluan biopsi. Biopsi merupakan cara terbaik untuk menentukan apakah nodulnya jinak atau ganas.

Kanker thyroid adalah suatu keganasan pada thyroid yang terbagi menjadi 4 bagian yaitu;
I.Papillary thyroid cancer.
Tipe kanker thyroid papiller merupakan tipe kanker thyroid yang paling banyak ditemukan dan diperkirakan tipe kanker thyroid ini berjumlah sekitar 80% dari total kanker thyroid yang diagnose. Kanker thyroid papiller dapat terjadi pada semua umur namun lebih banyak ditemukan pada umur antara 30 – 50 tahun.
60-70% dari kanker tiroid adalah kanker papiler. 2-3 kali lebih sering terjadi pada wanita(nach lho??).
Kanker papiler lebih sering ditemukan pada orang muda, tetapi pada usia lanjut kanker ini lebih cepat tumbuh dan menyebar. Resiko tinggi terjadinya kanker papiler ditemukan pada orang yang pernah menjalani terapi penyinaran di leher.
Kanker ini diatasi dengan tindakan pembedahan, yang kadang melibatkan pengangkatan kelenjar getah bening di sekitarnya. Nodul dengan diameter lebih kecil dari 1,9 cm diangkat bersamaan dengan kelenjar tiroid di sekitarnya, meskipun beberapa ahli menganjurkan untuk mengangkat seluruh kelenjar tiroid. Pembedahan hampir selalu bisa menyembuhkan kanker ini.
Diberikan hormon tiroid dalam dosis yang cukup untuk menekan pelepasan TSH dan membantu mencegah kekambuhan.
Jika nodulnya lebih besar, maka biasanya dilakukan pengangkatan sebagian besar atau seluruh kelenjar tiroid dan seringkali diberikan yodium radioaktif, dengan harapan bahwa jaringan tiroid yang tersisa atau kanker yang telah menyebar akan menyerapnya dan hancur. Dosis yodium radioaktif lainnya mungkin diperlukan untuk memastikan bahwa keseluruhan kanker telah dihancurkan. Kanker papiler hampir selalu dapat disembuhkan.

II.Follicular thyroid cancer.
Kanker thyroid follikuler lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 50 tahun15% dari kanker tiroid adalah kanker folikuler. Kanker folikuler juga lebih sering ditemukan pada wanita.Kanker folikuler cenderung menyebar melalui aliran darah, menyebarkan sel-sel kanker ke berbagai organ tubuh.Pengobatan untuk kanker ini adalah pengangkatan sebanyak mungkin kelenjar tiroid dan pemberian yodium radioaktif untuk menghancurkan jaringan maupun sel kanker yang tersisa.

III.Anaplastic thyroid cancer.
Kanker thyroid anaplatic merupakan kanker yang sangat jarang terjadi. Kanker ini tergolong sangat ganas dan sulit diobati. Kanker ini lebih sering terjadi pada orang yang berumur di atas 60 tahun.Kurang dari 10% kanker tiroid merupakan kanker anaplastik. Kanker ini paling sering ditemukan pda wanita usia lanjut.Kanker anaplastik tumbuh sangat cepat dan biasanya menyebabkan benjolan yang besar di leher. Sekitar 80% penderita meninggal dalam waktu 1 tahun.Pemberian yodium radioaktif tidak berguna karena kanker tidak menyerap yodium radioaktif. Pemberian obat anti kanker dan terapi penyinaran sebelum dan setelah pembedahan memberikan hasil yang cukup memuaskan.
Anaplastic thyroid cancer. Kanker thyroid anaplatic merupakan kanker yang sangat jarang terjadi. Kanker ini tergolong sangat ganas dan sulit diobati. Kanker ini lebih sering terjadi pada orang yang berumur di atas 60 tahun.

IV.KANKER MEDULER
Pada kanker meduler, kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar kalsitonin (hormon yang dihasilkan oleh sel-sel tiroid tertentu). Karena juga bisa menghasilkan hormon lainnya, maka kanker ini menyebabkan gejala-gejala yang tidak biasa.
Kanker cenderung menyebar melalu sistem getah bening ke kelenjar getah bening dan melalui darah ke hati, paru-paru dan tulang.
Pada sindroma neoplasia endokrin multipel, kanker meduler bisa terjadi bersamaan dengan kanker endokrin lainnya.
Pengobatannya meliputi pengangkatan seluruh kelenjar tiroid. Lebih dari 2/3 penderita kanker meduler yang merupakan bagian dari sindroma neoplasia endokrin multipel, bertahan hidup 10 tahun; jika kanker meduler berdiri sendiri, maka angka harapan hidup penderitanya tidak sebaik itu.
Kadang kanker ini diturunkan, karena itu seseorang yang memiliki hubungan darah dengan penderita kanker meduler, sebaiknya menjalai penyaringan untuk kelainan genetik. Jika hasilnya negatif, maka hampir dapat dipastikan orang tersebut tidak akan menderita kanker meduler. Jika hasilnya positif, maka dia akan menderita kanker meduler; sehingga harus dipertimbangkan untuk menjalani pengangkatan tiroid meskipun gejalanya belum timbul dan kadar kalsitonin darah belum meningkat. Kadar kalsitonin yang tinggi atau peningkatan kadar kalsitonin yang berlebihan setelah dilakukan tes perangsangan, juga membantu dalam meramalkan apakah seseorang akan menderita kanker meduler.

Perawatan dan obat – obatan kanker thyroid
Perawatan dan pengobatan tergantung dari jenis dan stadium kankernya.Adapun pilihan perawatan/pengobatan kanker thyroid ini adalah;
  1. Operasi kanker thyroid. Operasi kanker thyroid ditujukan untuk menghilangkan sebagian atau keseluruhan kanker thyroid yang terdapat pada kelenjar thyroid yang biasa disebut thyroidectomy. Selain melakukan thyroidectomy, dokter bedah dapat mengambil kelenjar getah bening di kelenjar jika sel – sel kanker thyroid telah menyebar ke kelenjar getah bening di leher. Resiko dan komplikasi operasi thyroidectomy adalah kerusakan kelenjar parathyroid yang dapat menyebabkan kadar kalsium darah turun dan kerusakan saraf pita suara yang dapat menyebabkan kelumpuhan pita suara, suara serak atau kesulitan bernapas.
  2. Terapi hormon Thyroid. Terapi hormon thyroid dilakukan setelah dilakukan operasi kanker thyroid, yang bermanfaat untuk memasok hormon thyroid yang hilang akibat pengangkatan kelenjar thyroid dan menekan produksi thyroid-stimulating hormone (TSH) dari kelenjar hipofisis.
  3. Yodium radioaktif. Yodium radioaktif digunakan setelah thyroidectomy untuk membunuh sisa jaringan thyroid yang sehat dan sisa –sisa sel kanker thyroid yang tidak terangkat pada saat operasi. Pengobatan yodium radioaktif juga dapat digunakan untuk mengobati kanker thyroid yang berulang setelah perawatan atau sel – sel kanker thyroid yang telah menyebar ke area tubuh yang lain. Yodium radioaktif ini akan diambil oleh sel – sel thyroid dan sel – sel kanker thyroid yang kemudian sel – sel tersebut akan mati sehingga yodium radioaktif tidak akan merugikan sel – sel lain yang sehat.Sebagian besar yodium radioaktif akan dikeluarkan melalui urin setelah beberapa hari pengobatan.
  4. Terapi radiasi eksternal. Terapi radiasi eksternal adalah menggunakan mesin radiasi dari luar yang diarahkan pada titik – titik tertentu pada tubuh anda. Pengobatan terapi radiasi biasanya dilakukan selama beberapa menit, lima hari seminggu, selama beberapa minggu.
  5. Kemoterapi. Kemoterapi adalah perawatan obat yang menggunakan bahan kimia untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi biasanya diberikan melalui infus melalui pembuluh darah. Bahan kimia akan masuk ke dalam seluruh tubuh anda dan akan membunuh sel – sel kanker. Efek samping dari kemoterapi adalah mual, muntah, nafsu makan menurun, kulit keriput, rasa nyeri di seluruh tubuh dan kebotakan.

Obat tradisional kanker thyroid
Obat tradisional yang dapat diberikan untuk membantu pengobatan kanker thyroid adalah jus mengkudu, jus kulit manggis dan mahkota dewa. Ketiga jenis obat tradisional tersebut merupakan obat tradsional asli Indonesia sebagai obat tradisional anti kanker.

Pencegahan kanker thyroid
Pencegahan kanker thyroid dilakukan pada orang – orang yang beresiko tinggi menderita kanker thyroid diantaranya adalah :
Pekerja yang bekerja pada pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dan masyarakat yang tinggal disekitar PLTN dalam jarak 10 mil. Resiko terkena kanker thyroid jika terjadi kecelakaan pada PLTN. Pemeriksaan dan pencegahan pada orang yang memiliki riwayat kanker thyroid dalam keluarganya.

nach....segitu dulu dech pembahasan ttg kanker yang bersarang di leher kita hingga rasanya tak nyaman saat kita makan ataupun penampilan leher kita...
mudah2xan ada yang bermanfaat dan lebih berhati2x lagi dalam memilih makanan dan menentukan hidup yang kita jalani.
notes ini khusus diperuntukkan buat seseorang yang sangat saya sayangi juga kagumi karena kesholehannya,ke Hanifannya,kesabarannya,semangat juangnya dalam berdakwah...pokoknya sungguh mengagumkan dibalik rapuhnya sang penyakit yang menggerogoti tubuhnya...
With all my heart..I really love her coz Allah swt..

Dan tentunya buat semua sahabat FBku yang mau bersedia membacanya...nggak maksa koq..hehehe...
just remember...I care about you all as my dear friends...and I love you all as my frieds coz Allah...
Semoga ukhuwah kita makin terjaga dengan Ridho_Nya...

Shatin,26 Nov 2010(02.00)
Prince of Wales Hospital (Hongkong)

0 komentar:

Poskan Komentar