Pages

Sabtu, 15 Januari 2011

KANKER MULUT(SI GANAS YANG DIAM-DIAM MENGHANYUTKAN)

Share on :

Beberapa macam kanker mulut
kanker yang ada di bibir
diagram kanker mulut beserta photo of cancer..

KANKER MULUT(SI GANAS YANG DIAM-DIAM MENGHANYUTKAN)

by Andrealica Nhordeeniz on Tuesday, November 30, 2010 at 11:15am
Woew...benar2x menakutkan saat pertama jumpa dgn pasien  yang wajahnya hanya tertutupi 2/3 kulit dan dagingnya.Jantungku hampir berhenti berdegup..
Sekitar mulutnya hampir hilang..begitu juga dgn hidungnya..hampir mirip tengkorak...
Selidik punya selidik ternyata dia terkena kanker mulut juga beberapa kanker lainnya..
Apa sich kanker mulut?Apa hubungannya dengan SARIAWAN?
jangan  anggap enteng lho SARIAWAN itu..
Yuk..kita ulas tentang kanker mulut  lebih detil..

DEFINISI
Kanker mulut adalah kanker yang terdapat pada semua bangian mulut. Kanker mulut dapat terjadi di bibir, gusi, lidah, dinding mulut, dan langit-langit mulut atau dasar mulut.
Kanker mulut merupakan salah satu dari beberapa tipe  kategori kanker kepala dan leher. Kanker mulut dan kanker kepala dan leher lainnya sering memiliki prosedur pengobatan yang sama.
Meskipun jarang terjadi, ternyata kanker mulut bisa menjadi penyakit yang berbahaya dan berisiko 20x lipat lebih besar terserang kanker lain.

Pertumbuhan jinak (non-kanker, benigna) dan pertumbuhan ganas (kanker, maligna) bisa berasal dari berbagai jaringan di dalam dan di sekitar mulut, termasuk tulang, otot dan saraf.
Pada umumnya kanker mulut terbagi menjadi 2 bagian yaitu
a.Kanker yang berasal dari lapisan mulut atau jaringan permukaan disebut KARSINOMA
Karsinoma sel skuamosa dapat tumbuh dalam setiap epitel berlapis skuamosa atau mukosa yang mengalami metaplasia skuamosa. Jadi bentuk kanker ini dapat terjadi misalnya di lidah, bibir, esofagus, serviks, vulva, vagina, bronkus atau kandung kencing. Pada permukaan mukosa mulut mulut atau vulva, leukoplakia merupakan predisposisi yang penting. Tetapi kebanyakan karsinoma sel skuamosa tumbuh di kulit (90-95%).

b.Kanker yang berasal dari jariangan yang lebih dalam disebut SARKOMA
Sarkoma Kaposi sering ditemukan di dalam mulut (biasanya di langit-langit mulut) penderita AIDS.
Pada mulut, Sarkoma Kaposi berperan sebesar 30%, dan merupakan 15% awal dari Sarkoma Kaposi yang berhubungan dengan AIDS. Pada mulut, Sarkoma Kaposi paling sering menyerang langit-langit keras, diikuti oleh gusi.Lesi pada mulut mudah rusak dengan digigit dan berdarah atau menderita infeksi kedua, dan bahkan mengganggu penderita untuk makan dan berbicara.

Meskipun  jarang terjadi, kanker yang ditemukan di dalam mulut bisa berasal dari bagian tubuh lainnya, terutama paru-paru, payudara dan prostat.Kanker dengan garis tengah kurang 1 cm biasanya dapat diobati dengan mudah. Tetapi kebanyakan kanker tidak terdiagnosis sampai kanker tersebut telah menyebar ke kelenjar getah bening rahang dan leher. Karena terlambatnya penemuan kanker ini, maka 25% dari kanker mulut bersifat fatal
Sampai saat ini faktor penyebab kanker belum diketahui. Namun, faktor pencetusnya adalah trauma pada jaringan lunak mulut. Penyebabnya letak gigi tidak teratur sehingga lidah atau pipi mudah tergigit. “Faktor lainnya bisa disebabkan dari bahan-bahan kimia yang menyebabkan iritasi. Misalnya, produk pewarna yang biasanya terdapat pada alat-alat kecantikan seperti lipstik. Atau bisa juga dari makanan seperti permen karet karena mengandung zat pewarna,
Sementara pada jaringan keras mulut, disebabkan oleh perawatan gigi yang tidak sempurna, seperti perawatan saluran akar yang tidak dituntaskan. Hal ini menyebabkan timbulnya Ganuloma, yang bila didiamkan akan berubah menjadi kista.
Jika kista sudah membesar sekitar 1,5 cm akan berubah menjadi tumor dan apabila pertumbuhannya berlangsung cepat akan berubah menjadi kanker. Akan tetapi, tidak semua kanker rahang disebabkan oleh sisa akar dan kista

Secara rinci akan saya jelaskan beberapa kanker yang menyerang mulut.Dan seperti kita ketahui bahwa kanker mulut dapat terjadi di bibir, gusi, lidah, dinding mulut, dan langit-langit mulut atau dasar mulut.

LIDAH
Pada stadium dini, kanker lidah tidak menimbulkan nyeri dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan rutin gigi.
Kanker biasanya tumbuh di bagian pinggir lidah. Hampir tidak pernah di pangkal lidah kecuali pada seseorang yang pernah menderita sifilis yang tidak diobati selama beberapa tahun. Karsinoma sel skuamosa pada lidah seringkali tampak seperti luka terbuka (borok) dan cenderung tumbuh ke dalam jaringan di bawahnya.
Eritroplakia (daerah kemerahan di mulut) merupakan petanda dari kanker. Seseorang dengan eritroplakia pada bagian pinggir lidahnya harus segera memeriksakan diri ke dokter atau dokter gigi.

DASAR MULUT
Pada stadium dini, kanker dasar mulut tidak menimbulkan nyeri dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan rutin gigi. Kanker dasar mulut biasanya merupakan karsinoma sel skuamosa, yang tampak seperti luka terbuka dan cenderung tumbuh ke dalam struktur di bawahnya.
Siapapun yang memiliki bercak kemerahan (eritroplakia) di dasar mulutnya, harus segera menemui dokter atau dokter gigi karena bisa merupakan petunjuk dari adanya kanker.

LANGIT-LANGIT LUNAK
Kanker pada langit-langit lunak bisa berupa karsinoma sel skuamosa atau kanker yang dimulai di dalam kelenjar ludah kecil di langit-langit lunak. Karsinoma sel skuamosa seringkali tampak seperti sebuah luka terbuka. Kanker yang dimulai dalam kelenjar ludah kecil biasanya muncul sebagai pembengkakan yang kecil.

LAPISAN MULUT
Jika lapisan sebelah dalam mulut yang lembab (mukosa mulut) mengalami iritasi dalam waktu yang lama, bisa terbentuk suatu bercak putih mendatar (leukoplakia). Bintik tersebUt berwarna putih karena merupakan penebalan dari lapisan keratin, bahan yang menutupi lapisan terluar dari kulit dan dalam keadaan normal terdapat dalam jumlah yang tidak terlalu banyak di dalam mukosa mulut.
Berbeda dengan bercak putih lainnya dalam mulut (karena penumpukan makanan, bakteri atau jamur), leukoplakia tidak dapat dibersihkan. Sebagian besar leukoplakia merupakan respon perlindungan terhadap cedera lebih lanjut. Tetapi dalam proses pembentukan penutup pelindung ini, beberapa sel bisa mengalami keganasan.
Sebaliknya, eritroplakia (bercak kemerahan dalam mulut) merupakan akibat dari penipisan membran mukosa. Daerah tersebut tampak kemerahan karena kapiler (pembuluh darah kecil) di bawahnya lebih mudah terlihat.
Eritroplakia lebih merupakan petanda kanker yang lebih buruk dibandingkan leukoplakia. Seseorang dengan bercak merah pada mulut harus segera menemui dokter atau dokter gigi.
Ulkus adalah sebuah lobang yang terbentuk di dalam mukosa bila lapisan paling atas dari sel mukosa itu hancur dan rusak, sehingga jaringan dibawahnya terlihat. Suatu ulkus tampak putih karena adanya sel-sel yang mati dalam lobang tersebut.
Ulkus mulut sering terjadi karena perlukaan atau iritasi pada jaringan, misalnya jika secara tidak sengaja bagian dalam dari pipi tergigit atau tergores. Penyebab lain adalah sariawan dan bahan-bahan iritan, seperti aspirin yang dihisap di gusi.
Ulkus yang bersifat jinak selalu nyeri. Suatu ulkus yang tidak terasa sakit dan menetap sampai lebih dari 10 hari mungkin bersifat pre-kanker atau kanker dan harus segera diperiksa oleh dokter atau dokter gigi.
Pada seseorang yang mempunyai kebiasaan mengunyah tembakau atau menghisap tembakau, dapat terjadi benjolan putih pada pipi bagian dalamnya. Benjolan ini dapat berkembang menjadi karsinoma verukosa.

GUSI
Suatu benjolan atau penonjolan di gusi bukan merupakan sesuatu yang membuat kita waspada. Jika penyebabnya bukan abses periodontal maupun abses gigi, mungkin merupakan suatu pertumbuhan non-kanker yang disebabkan oleh iritasi.
Pertumbuhan non-kanker relatif sering terjadi dan jika perlu, biasa diangkat dengan mudah melalui pembdahan. Pada 10-40% penderita, pertumbuhan non-kanker ini terjadi berulang-ulang karena iritasi terus berlanjut. Jika penyebab timbulnya iritasi adalah gigi palsu yang kurang tepat letaknya, maka harus segera diperbaiki atau diganti.
BIBIR
Bibir (terutama bibir bawah), merupakan tempat terjadinya kerusakan karena cahaya matahari (keilosis aktinik), sehingga bibir tampak pecah-pecah dan kemerahan, keputihan atau campuran dari merah dan putih. Untuk menentukan apakah bintik tersebut bersifat ganas atau tidak, bisa dilakukan biopsi.
Kanker di bibir sebelah luar lebih sering terjadi pada daerah beriklim panas.
Kanker pada bibir atau bagian mulut lainnya seringkali terasa keras seperti batu dan menempel pada jaringan di bawahnya, sedangkan benjolan non-kanker di daerah ini dapat digerakkan. Kelainan pada bibir atas lebih jarang terjadi dibandingkan dengan bibir bawah, tetapi lebih mungkin menjadi ganas dan memerlukan perhatian medis.
Pada pengunyah atau penghisap tembakau, bisa tumbuh benjolan putih di bagian dalam bibir. Benjolan ini bisa tumbuh menjadi karsinoma verukosa.

KELENJAR LUDAH
Tumor kelenjar ludah dapat bersifat jinak dan ganas. Tumor bisa terjadi dalam salah satu dari ketiga pasang kelenjar ludah mayor: - kelenjar parotis (di bagian pinggir wajah, di depan telinga) - kelenjar submandibuler (dibawah tepian rahang) - kelenjar sublingual (di dasar mulut, di depan lidah).
Tumor juga bisa terjadi dalam kelenjar ludah minor yang tersebar di hampir seluruh mukosa mulut. Pertumbuhan pada stadium dini bisa nyeri bisa tidak. Tumor ganas cenderung tumbuh cepat dan teraba keras.

RAHANG
Berbagai jenis kista non-kanker menyebabkan nyeri dan pembengkakan rahang. Kista ini sering tumbuh di samping gigi geraham bungsu yang mengalami impaksi (terjepit dalam rahang sehingga tidak dapat tumbuh keluar) dan meskipun tidak ganas, kista dapat merusak sejumlah daerah tulang rahang. Jenis kista tertentu cenderung bersifat kambuhan.
Odontoma merupakan pertumbuhan non-kanker dari sel-sel pembentuk gigi yang tampak seperti gigi kecil dengan bentuk yang berubah. Odontoma bisa mengambil tempat tumbuhnya gigi yang normal atau menghalangi pertumbuhan gigi yang normal, sehingga seringkali diangkat melalui pembedahan.
Kanker rahang sering menyebabkan nyeri dan mati rasa.
Rontgen tidak selalu dapat membedakan kanker dari kista, pertumbuhan tulang non-kanker atau kanker yang telah menyebar dari tempat lainnya di tubuh. Rontgen biasanya menunjukkan pinggiran yang tidak teratur dari kanker rahang dan bisa menunjukkan bahwa kanker telah menggerogoti akar dari gigi di dekatnya.
Biopsi dilakukan untuk memperkuat diagnosis kanker rahang

Itulah kanker2x yang termasuk dalam kanker mulut.Secara umum akan saya uraikan penyebab kanker mulut,tanda2x  awal,diagnosis,pencegahan dll akan saya uraikan dibawah ini.
PENYEBAB KANKER MULUT
Kanker mulut terjadi ketika sel DNA di bibir atau mulut mengalami mutasi. Mutasi ini membuat sel tetap tumbuh dan berkembang, sementara sel normal lain memiliki siklus hidup dan mati.  Akumulasi sel kanker mulut ini dapat membentuk tumor. Dapat menyebar ke daerah lain di kepala dan leher serta juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain.
Kanker mulut paling banyak berawal dari sel tipis yang melapisi bibir dan bagian dalam mulut (squamous cells). Tidak jelas apa yang menyebabkan sel ini bermutasi. Tapi dokter telah mengidentifikasi faktor yang meningkatkan risiko kanker mulut.
Resiko paling tinggi ditemukan pada peminum alkohol dan perokok tembakau. Sekitar duapertiga kanker mulut terjadi pada pria.
Merokok sigaret lebih mungkin menyebabkan kanker mulut dibandingkan merokok cerutu atau melalui pipa. Bercak perokok (bintik kecoklatan yang mendatar) bisa timbul di sisi dimana sebuah sigaret atau pipa biasanya diletakkan di bibir. Dengan biopsi, bisa diketahui apakah bercak tersebut bersifat ganas atau tidak.
Iritasi yang berulang karena tepi yang tajam dari gigi yang patah, tambalan atau gigi palsu dapat merupakan resiko tambahan untuk terjadinya kanker mulut. Orang-orang yang pernah menderita kanker mulut mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker lainnya

FAKTOR  RESIKO
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker mulut antara lain :
1. Mengkonsumsi tembakau baik itu dengan merokok atau mengunyah tembakau
2. Mengkonsumsi alkohol
3. Terlalu banyak terkena sinar matahari pada bibir
4. Virus seksual menular yang disebut virus HPV
5. Pernah mengalami kanker sebelumnya
6. Pengobatan radiasi pada area kepala dan leher

GEJALA
Kanker mulut paling banyak terjadi pada bagian pinggir lidah, dasar mulut dan langit-langit lunak (bagian belakang dari atap mulut). Kanker pada lidah dan dasar mulut biasanya merupakan KARSINOMA SEL SKUAMOSA
SARKOMA KAPOSI  adalah kanker dari pembuluh darah yang dekat dengan kulit.
Pada orang-orang yang mengunyah tembakau dan menghisap tembakau, bagian dalam dari pipi dan bibir merupakan tempat sering ditemukannya kanker. Kanker ini merupakan karsinoma verukosa yang pertumbuhannya lambat.
Melanoma adalah suatu kanker yang biasanya terjadi di kulit, dan lebih jarang terjadi di dalam mulut. Suatu daerah dalam mulut yang berubah menjadi coklat atau lebih gelap dari biasanya mungkin merupakan suatu melanoma dan harus diperiksakan ke dokter atau dokter gigi. Melanoma harus dibedakan dengan daerah berpigmentasi yang normal ditemukan di dalam mulut, yang sering terjadi pada beberapa keluarga dan terutama pada orang-orang Mediteranian dan orang kulit hitam.
Dengan terlihat dari bentuk muka yang menjadi asimetris karena adanya pembengkakan dari rahang yang dapat dilihat dari luar. “Jika pada jaringan lunak, biasanya ada rasa sakit bila kanker menyerupai seriawan
TANDA-TANDA AWAL KANKER MULUT:
1. Adanya luka atau sakit pada wajah, leher, serta ulcus atau sariawan dalam mulut yg tidak hilang dalam waktu 2 minggu.
2. Pembengkakan, perbesaran maupun benjolan pada gusi, bibir dan bagian lain di dalam mulut
3. Bercak putih, merah atau gelap di dalam mulut
4. Perdarahan yg berulang dari gusi atau luka dalam mulut
5. Rasa kebal di sekitar wajah dan mulut dan leher.
6. Gigi-gigi yang goyang tanpa penyebab yang jelas.
7. Gumpalan atau penebalan kulit mulut
8. Gigi tanggal
9. Susunan gigi yang tidak rata
10.Nyeri pada lidah
11.Nyeri atau kaku pada rahang
12. Nyeri atau sulit untuk mengunyah
13. Nyeri atau sulit untuk menelan
14.Sakit tenggorokan
15.Perasaan seperti ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan

PENCEGAHAN KANKER MULUT
Kita dapat mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kanker mulut dengan :
a.Berhenti mengkonsumsi tembakau
b.Tidak mengkonsumsi alkohol
c. Makan makanan kaya buah dan sayuran
d. Hindari terlalu banyak terkena sinar matahar
e. Memeriksakan diri ke dokter gigi secara teratur

DIAGNOSA
PENGOBATAN
a.Menghindari cahaya matahari mengurangi resiko terjadinya kanker bibir.
b.Menghindari alkohol dan tembakau yang berlebihan, dapat mencegah hampir seluruh kanker mulut.
c.Pencegahan lainnya adalah memperhalus tepian gigi yang patah atau menambalnya.
d.Vitamin anti-oksidan (vitamin C dan E, beta-karoten) memberikan perlindungan tambahan.
e.Jika kerusakan karena cahaya matahari mengenai daerah bibir yang luas, bisa dilakukan pencukuran bibir, dimana selurah lapisan terluar bibir diangkat, baik melalui pembedahan maupun dengan laser, untuk mencegah berkembangnya kanker.

Keberhasilan pengobatan kanker mulut dan bibir sangat tergantung kepada seberapa jauh kanker telah berkembang. Kanker mulut jarang menyebar ke daerah tubuh yang jauh tetapi cenderung menyusup ke dalam kepala dan leher.
Jika seluruh kanker dan jaringan normal di sekitar kanker diangkat sebelum kanker menyebar ke kelenjar getah bening, maka angka kesembuhannya tinggi. Jika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening, jarang terjadi penyembuhan.
Pada pembedahan, selain mengangkat kanker dalam mulut, juga mengangkat kelenjar getah bening di bawah dan di belakang rahang dan di sepanjang leher.
Penderita kanker mulut atau tenggorokan bisa menjalani terapi penyinaran dan pembedahan atau hanya penyinaran saja. Terapi penyinaran seringkali merusak kelenjar ludah dan menyebabkan mulut penderita menjadi kering, yang bisa memicu timbulnya kavitasi (karies gigi) dan masalah gigi lainnya.
Tulang rahang yang terpapar oleh penyinaran tidak akan menyembuh dengan baik, karena itu masalah gigi diobati sebelum dilakukannya terapi penyinaran
Gigi yang diduga bakal menimbulkan masalah, hendaknya dicabut saja.
Kebersihan gigi dan mulut sangat penting untuk penderita yang telah menjalani terapi penyinaran untuk kanker mulut.
Keuntungan yang diperoleh dari kemoterapi sangat terbatas. Terapi utama adalah pembedahan dan penyinaran

BEBERAPA FAKTA TENTANG KANKER MULUT
  1. Pria mempunyai resiko 2 kali lebih banyak terkena kanker mulut dibanding wanita, ini dihubungkan dengan pria yang lebih banyak menggunakan produk tembakau dan mengonsumsi alkohol dalam waktu yang panjang dibanding wanita.
  2. 90% pasien penderita kanker mulut menggunakan produk tembakau. Resiko kanker mulut berkembang dan meningkat sesuai dengan jumlah produk tembakau yang anda isap atau anda kunyah serta lamanya kebiasaan tersebut anda lakukan.
  3. Para perokok mempunyai resiko 6 kali lebih banyak menderita kanker mulut dibanding orang yang tidak merokok75% sampai 80% dari semua pasien yang mempunyai kanker mulut lebih sering mengonsumsi alkohol.
  4. Kanker ini 6 kali lebih banyak pada pengonsumsi alkohol dibanding dengan yang tidak mengonsumsi alkohol.
  5. Lebih dari 30% pasien dengan kanker di bagian bibir mempunyai pekerjaan di luar rumah yang berhubungan dengan terpapar sinar matahari dalam waktu yang panjang.Konsumsi makanan yang kurang asupan sayur dan buah-buahan diketahui dapat meningkatkan resiko berkembangnya kanker dalam rongga mulut.
  6. Jenis virus HPV (Human Papilloma Virus) memberikan andil bagi perkembangan kasus kanker mulut sekitar 20% - 30%.

TIP-TIP PEMERIKSAAN ORAL CANCER SECARA MANDIRI(SENDIRI)
  1. Perhatikan wajah anda di depan kaca, pada keadaan normal sisi kiri dan kanan sama ukurannya, bisa terdapat perbesaran/pembengkakan yg terdapat hanya pada salah satu sisi wajah
  2. Periksa kulit wajah, apakah ada perubahan warna
  3. Lakukan penekanan di sepanjang leher apakah ada benjolan dan kekakuan?
  4. Tarik bibir bawah dan lihat apakah ada perubahan warna dan rasa sakit, kemudian raba dan rasakan apakah ada benjolan yg tidak semestinya. Lakukan hal yg sama pada bibir atas
  5. Buka mulut dan tarik pipi dengan salah satu jari di dalam mulut dan ibu jari di luar , kemudian lakukan pemeriksaan apakah ada perubahan warna, luka serta benjolan yg tidak semestinya.
  6. Kepala di tarik kebelakang dan buka mulut lebar2, kemuadia lakukan perabaan pada dasar mulut apakah ada benjolan serta perubahan warna.
  7. Fiksasi lidah dan perhatikan permukaan dan warnanya, apakah ada perubahan warna, perbesaran. Letakan ujung lidah di langit2 mulut lakukan pemeriksaan terhadap sisi kiri dan kana lidah serta dasar mulut di balik lidah
Jika di temukan keadaan yang tidak semestinya segera hubungi dokter gigi dan diskusikan hal tersebut dengan dokter anda. Biasanya keadaan yg tidak sembuh dalam dua minggu memerlukan perhatian khusus. 

Sekian dulu ya ulasan tentang kanker mulut...semoga ada manfaatnya..Mohon maaf jika dalam tulisan maupun penyampaiannya tidak berkenan dihati sahabatku...
Saya hanya ingin berbagi ilmu dan care pada semuanya.Dan satu hal..saya ingin para sahabatku paham banget dgn isi materi tsb..makanya mungkin ulasannya agak kaku...
(medical kan harus serius hehhe)
Jangan segan berbagi ilmu juga dengan saya karena saya juga menyadari masih OON..hehehe...
ups...may be  saya mau deactivate dulu FB ini...jadi saya mohon maaf dari lisan dan tulisan yang tak terjaga selama ini..
Tapi saya berharap ukhuwah Islamiyah kita tetap terjaga...


Hongkong,Union Hospital
Nov30,th 2010
Winter season..

2 komentar:

dimas pras mengatakan...

thank you for more information

Fariza Rachman mengatakan...

Terima kasih untuk infonya, tapi jujur, saya kaget ketika ada music reggae ketika saya membaca "Kanker Mulut, si Ganas yang diam-diam" ini

Poskan Komentar