Pages

Sabtu, 11 Juni 2011

ANTARA KURAP,PANU DAN EKSIM

Share on :



Yuk.bahas soal medical tentang penyakit kulit yang akhir2x ini banyak di derita oleh mereka…Mudah2xan uraian ini ada manfaatnya…

A.KURAP
Definisi:
Kurap atau ringworm adalah salah satu  penyakit kulit menular dan  menjijikkan bagi masyarakat tertentu. Penyakit kurap /Ringworm (tinea) merupakan  infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda dan biasanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Meskipun namanya, infeksi ringworm tidak berhubungan dengan cacing.
Nama tersebut timbul karena tambalan kulit berbentuk gelang yang diciptakan oleh infeksi tersebut.
Kurap mudah berjangkit dalam keadaan lembab terutamanya yang tinggal di kawasan tropika. Kurap dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita maupun secara tidak langsung (melalui pakaian misalnya).



PENYEBAB
Penyakit Kurap adalah satu
penyakit kulit menular yang disebabkan oleh fungi(jamur).
Biasanya masa  infeksi kurap hingga terkena penyakit adalah beberapa hari. Gejala kurap adalah terdapat bagian kecil yang kasar pada kulit dengan dikelilingi lingkaran merah muda.
fakktor penyakit biasanya adalah anjing dan kucing. Kurap dapat dicegah dengan mencuci tangan dengan sempurna, menjaga kebersihan tubuh, dan menghindari kontak dengan penderita.

JENIS KURAP / KADAS
1.Athlete’s foot
Disebut juga kadas/kurap di kaki, merupakan suatu infeksi jamur yang biasanya muncul pada cuaca panas/hangat.
Biasanya disebabkan oleh Trichophyton atau Epidermophyton, yaitu jamur yang bisa tumbuh di daerah yang lembab dan hangat, diantara jari-jari kaki.
Jamur bisa menyebabkan terbentuknya sisik-sisik yang sangat halus tanpa gejala lainnya atau sisik-sisik yang lebih kadar disertai ruam yang terasa gatal, kasar dan menimbulkan nyeri di sela-sela jari kaki dan di tepian kaki.Juga bisa terbentuk lepuhan yang berisi cairan.

Jamur bisa menyebabkan kaki menjadi retak-retak sehingga terjadi infeksi bakteri, terutama pada penderita usia lanjut dan penderita gannguan aliran darah ke kaki.
2.Kadas/kurap di selangkangan
Disebut juga jick itch dan bisa disebabkan oleh sejumlah jamur.
Lebih sering ditemukan pada pria dan lebih sering terjadi pada cuaca hangat.
Infeksi menyebabkan kemerahan berbentuk seperti cincin, kadang disertai lepuhan kecil di kulit sekitar selangkakan dan kulit paha atas bagian dalam.
Bisa menimbulkan gatal-gatal dan bahkan nyeri.Meskipun telah diobati sering terjadi infeksi ulangan.
3.KURAP/KADAS PADA KULIT KEPALA
Penyebabnya adalah Trichophyton atau Microsporum.Penyakit ini sangat menular, terutama pada anak-anak.Bisa menyebabkan terbentuknya ruam merah bersisik yang kadang terasa gatal atau menyebabkan kerontokan rambut yang meninggalkan bercak pitak tanpa disertai ruam.
4.KURAP/KADAS PADA KUKU
Penyakit kurap kuku (tinea unguium, onychomycosis) adalah infeksi kuku paling sering yang disebabkan oleh Trichophyton. Jamur bisa masuk ke dalam kuku, menghasilkan penebalan, tak bercahaya, dan kuku berubah bentuk. Infeksi lebih cukup sering terjadi pada kuku kaki dibandingkan kuku jari. Kuku kaki yang terinfeksi bisa terlepas dari tempat tidur kuku, remuk, atau berserpihan.
5.KURAP/KADAS PADA BADAN
Penyebabnya adalah Trichophyton.Infeksi biasanya menyebakan ruam berwarna pink sampai merah yang kadang membentuk bercak bundar dan tengahnya jernih.Kadas/kurap badan bisa ditemukan di setiap kulit tubuh.
PENGOBATAN
Penggunaan obat anti
jamur yang mengandung mikonazol (C18H14Cl4N2O) dan kloritomazol (C22H17ClN2) dengan benar dapat menghilangkan infeksi.

Obat jamur topical lainnya:
 Amorolfine,Butenafine,Ciclopirox, Clotrimazole, Econazole.Haloprogin,Ketoconazole, Miconazole,
 Naftifine,Oxiconazola,Sulconazola,Terbinafine dll

Kebanyakan infeksi penyakit kurap, kecuali pada kulit kepala dan kuku, adalah ringan.
Krim anti jamur biasanya menyembuhkannya. Banyak krim anti jamur efektif bisa dibeli tanpa resep ; bedak anti jamur umumnya tidak bagus.

Biasanya, krim dioleskan sekali atau dua kali sehari, dan pengobatan harus dilanjutkan untuk 7 sampai 10 hari setelah ruam hilang seluruhnya.
Jika krim tersebut dihentikan dengan segera, infeksi tersebut tidak bisa dibasmi, dan ruam tersebut akan kembali. Ciclopirox dalam bentuk pernis kuku kemungkinan dicat pada infeksi jamur pada kuku. Pengobatan ini bisa memerlukan waktu sampai 1 tahun, meskipun begitu, dan masih tidak bisa efektif.
Beberapa hari bisa terlewati sebelum krim anti jamur mengurangi gejala-gejala.
Krim kortikosteroid seringkali digunakan untuk membantu menghilangkan rasa gatal dan sakit untuk beberapa hari pertama. Hidrokortison dosis-rendah tersedia bebas; kortikosteroid yang lebih keras memerlukan resep dan kemungkinan ditambahkan ke krim anti jamur.
Untuk infeksi kulit dan infeksi kuku yang lebih serius atau membandel, seorang dokter bisa meresepkan obat anti jamur untuk digunakan dengan diminum, itraconazole, terbinafine, dan griseofulvin, semuanya efektif. Obat-obatan ini digunakan setiap hari. Beberapa dokter meresepkan fluconazole, yang kemungkinan diberikan sekali seminggu untuk 3 sampai 4 minggu untuk penyakit kurap pada tubuh.

Penyakit kurap pada kuku memerlukan pengobatan lebih lama dengan itraconazole atau terbinafine : 6 minggu untuk jari kuku dan 12 minggu atau lebih untuk jari kaki. Sampai 1 tahun diperlukan untuk jari kaki baru untuk tumbuh. Terbinafine adalah obat paling efektif yang tersedia untuk mengobati penyakit kurap pada kuku. Griseofulvin dibutuhkan untuk pengobatan untuk jangka yag lebih lama. Meskipun begitu, penyakit kurap pada kuku tidak selalu bereaksi terhadap obat-obatan yang digunakan melalui mulut dan bisa kambuh bahkan setelah pengobatan tampaknya sangat berhasil. Penyakit kurap pada kepala bisa memerlukan pengobatan dengan obat-obatan yang digunakan dengan mulut untuk 4 sampai 6 minggu-atau bahkan lebih lama jika griseofulvin digunakan. Beberapa dokter memberikan kortikosteroid melalui mulut untuk anak dengan kerion pada kulit kepala.
Jika infeksi penyakit kurap keluar, infeksi bakteri bisa juga telah terbentuk. Beberapa infeksi bisa memerlukan pengobatan dengan antibiotik, yang lainnya dioleskan pada kulit atau diberikan melalui mulut.
PENCEGAHAN
Sulit untuk mencegah Kurap.
Jamur yang menyebabkan kurap adalah umum dan menular bahkan sebelum gejala muncul. Namun,kita dapat membantu mengurangi risiko penyakit kurap dengan mengambil langkah-langkah ini:

a.Harus  sadar akan risiko terinfeksi kurap dari orang atau binatang peliharaan.
 Beritahu anak-anak Anda tentang kurap, apa yang harus diperhatikan dan bagaimana untuk menghindari infeksi.

b.Tetaplah bersih. Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi. Menjaga daerah umum atau berbagi tetap bersih, khususnya di sekolah-sekolah, pusat penitipan anak, pusat kebugaran dan kamar ganti.
Tetap sejuk dan kering. Jangan memakai pakaian tebal untuk jangka waktu yang lama dalam keadaan hangat dan lembab. Hindari keringat berlebihan.
c.Hindari hewan yang terinfeksi. Infeksi sering terlihat seperti sepotong kulit di mana bulu yang hilang. Dalam beberapa kasus, meskipun, kita  mungkin tidak akan melihat adanya tanda-tanda penyakit. Tanyakan kepada dokter hewan untuk memeriksa hewan peliharaan dan hewan peliharaan untuk kurap.
d.Jangan berbagi barang pribadi. Jangan biarkan orang lain menggunakan pakaian, handuk, sisir atau barang pribadi lainnya. Menahan diri dari meminjam barang-barang dari orang lain juga.

***********************************************

B.PANU
Panu adalah penyakit kulit disebabkan jamur Tinea Versicolor.
Panu (Pitriyasis Versikolor) ditunjukkan dengan berwarna pada kulit. Warnanya bervariasi dari putih hingga coklat kehitaman dengan batas yang sangat tegas dibandingkan warna kulit di sekitarnya Berupa flek yang berbeda warnanya dg kulit normal berbentuk seperti pulau2,ukuran bervariasi ada pulau yang kecil,yang lebar,yang bulat,lonjong,dsb.nya dan pulau2 ini "tidak mati rasa".Sebab bila mati rasa bukan panu tapi lepra.. Bila kulit yang terkena panu tersebut dikerok maka akan keluar serpihan-serpihan keputihan. Panu seringkali muncul di punggung atau leher belakang.

PENYEBAB
Penyebabnya adalah keringat yang dibiarkan menempel pada kulit dalam waktu yang lama. Kotoran tersebut lama-kelamaan menjadi jamur yang menyebabkan panu muncul.
Jamur mudah berkembang biak pada kulit yang sensitif,pada kulit yang lembab,dan bisa pula pada daerah yang sering kena sabun,sebab air sabun bersifat alkalis memudahkan jamur berkembang biak.Juga jamur mdh berkembag biak pada daerah yg kelenjar keringatnya banyak,oleh karena lembab
Gejala
Bercak berwarna pada kulit dengan batas sangat tegas dibanding warna kulit di sekitarnya.

Pencegahan:
a.Bila cuaca panas jangan memakai pakaian tebal,supaya tak mudah berkeringat.
b.Bekas sabun mandi harus dibilas air bersih yang banyak,terutama pada daerah2 lipatan (ketiak,lipat paha,lipatan bokong).
c.Sehabis mandi keringkan dg benar daerah yg basah,utk mengurangi kelembaban.

Pengobatan
Panu umumnya diobati dengan antijamur topikal. Pengobatan ini membasmi panu secara temporer. Untuk itu perlu diulangi secara rutin dan teratur untuk mencegah panu kambuh lagi.

a,Caustic:dulu sering digunakan obat2an yang bersifat keratolitik (mengelupaskan kulit),misalnya Kalpanax atau salep yang mengandung belerang (sulfur).

b.Sekarang ada obat anti jamur yang tak merusak kulit seperti ketoconazol salep,langsung membunuh jamur.Bisa pula dibantu ketoconazole tablet 1x1 sehari.Pengobatan jamur butuh waktu lama minimal 2 minggu berturut turut,sebab jamur sulit sekali matinya.

Di dalam berbagai literatur kedokteran ada beberapa istilah untuk menyebut penyakit panu, seperti:
1. Tinea versicolor
2. Tinea versikolor
3. Pityriasis versicolor
4. Pitiriasis versikolor
5. Pitiriasis versikolor flava
6. Tinea flava
7. Chromophytosis
8. Kromofitosis
9. Dermatomycosis furfuracea
10. Dermatomikosis
11. Liver spots
12. Aeromia parasitica
13. Kleinenflechte
14. Hodi-Potsy
15. Cutaneous fungal infection

Sebagian besar kasus panu dialami oleh orang yang sehat tanpa disertai penurunan sistem kekebalan tubuh (immunologic deficiencies). Meskipun demikian, beberapa faktor dapat memengaruhi beberapa orang terkena panu sekaligus memicu berubahnya bentuk (conversion) dari ragi saprofit (saprophytic yeast) menjadi bentuk morfologis miselium, parasitik. Faktor-faktor tersebut antara lain:

1. Kecenderungan (predisposition) genetik.
2. Lingkungan yang lembab, hangat.
3. Immunosuppression.
4. Malnutrition.
5. Cushing disease.

Sebagai tambahan, panu merupakan penyakit kulit yang tidak berbahaya (benign skin disease) yang menyebabkan papula atau makula bersisik pada kulit. Sebagaimana namanya, tinea versikolor, (versi berarti beberapa) kondisi yang ada dapat memicu terjadinya perubahan warna (discoloration) pada kulit, berkisar dari putih menjadi merah menjadi coklat. Keadaan ini tidak menular karena patogen jamur kausatif (causative fungal pathogen) merupakan penghuni normal pada kulit.

Kulit penderita panu dapat mengalami hipopigmentasi atau hiperpigmentasi. Pada kasus hipopigmentasi, inhibitor tyrosinase [hasil dari aksi/kerja inhibitor tyrosinase dari asam dicarboxylic yang terbentuk melalui oksidasi beberapa asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acids) pada lemak di permukaan kulit] secara kompetitif menghambat enzim yang diperlukan dari pembentukan pigmen melanocyte. Pada kasus panu dengan makula hiperpigmentasi, organisme memicu pembesaran melanosom yang dibuat oleh melanosit di lapisan basal epidermis.

Kategori obat: antijamur (antifungals)
Antijamur topikal membasmi panu secara temporer, meskipun perlu diulangi secara rutin dan teratur untuk mencegah kambuh lagi. Terapi oral untuk panu nyaman dan efektif, namun tidak mencegah kekambuhan. Suatu alternatif yang populer adalah pemberian fluconazole sekali sebulan (selama 6 bulan) dosis oral.

1. Nama Obat: Terbinafine (Lamisil)
Menghambat squalene epoxidase, yang menurunkan sintesis ergosterol, menyebabkan kematian sel jamur. Gunakan obat ini sampai gejala membaik secara signifikan.
Durasi pengobatan sebaiknya lebih dari 1 minggu namun jangan lebih dari 4 minggu.

2. Nama Obat: Clotrimazole (Mycelex, Lotrimin-AF)
Agen antijamur berspektrum luas (broad-spectrum antifungal agent) yang menghambat pertumbuhan ragi dengan mengubah permeabilitas membran sel, menyebabkan kematian sel.
Diagnosis dievaluasi kembali jika tidak ada perbaikan klinis
setelah 4 minggu.

3. Nama Obat: Ketoconazole (Nizoral)
Obat ini merupakan agen sistemik dan topikal. Agen antijamur berspektrum luas, yang dapat menghambat sintesis ergosterol, menyebabkan kebocoran komponen seluler, sehingga menimbulkan kematian sel jamur

Mencapai kadar yang maksimal di kulit dengan dosis oral yang minimal. M furfur dapat dibasmi dengan pemberian ketoconazole di permukaan luar kulit. Panu sangat jarang dijumpai pada anak-anak, sehingga jangan memberikan terapi pada anak berusia kurang dari 10 tahun dengan ketoconazole oral.

Perhatian Khusus:
Hepatotoksisitas dapat terjadi; mungkin menurunkan serum kortikosteroid secara reversibel (efek yang berat dicegah dengan dosis 200-400 mg/hari); resepkan antasid, antikolinergik, atau penghambat H2 (H2 blockers) setidaknya 2 jam setelah pemberian oral ketoconazole; jika timbul sensitivitas atau iritasi pada resep topikal, maka hentikanlah penggunaan obat; bentuk topikal hanya untuk pemakaian luar; hindari kontak dengan mata; hati-hati pada achlorhydria (mengurangi penyerapan/absorption); tidak aman bagi penderita porfiria akut (adrenal suppression, gynecomastia, hypocholesterolemia, dan hypothyroidism muncul karena pemakaian ketoconazole)

4. Nama Obat: Ciclopirox (Loprox)
Berinteraksi (mengganggu) sintesis DNA, RNA, dan protein dengan menghambat transportasi elemen-elemen esensial pada sel-sel jamur.

5. Nama Obat: Butenafine (Mentax)
Merusak membran sel jamur sehingga menghentikan pertumbuhan sel jamur.

6. Nama Obat: Naftifine (Naftin)
Agen antijamur berspektrum luas dan derivat (turunan) allylamine sintetis dapat menurunkan sintesis ergosterol, sehingga juga menghambat pertumbuhan sel jamur. Jika tidak ada perbaikan klinis setelah 4 minggu, evaluasi kembali.

7. Nama Obat: Econazole (Spectazole)
Efektif untuk infeksi kulit. Berinteraksi (mengganggu) metabolisme dan sintesis RNA dan protein. Mengganggu permeabilitas membran dinding sel, menyebabkan kematian sel jamur.

8. Nama Obat: Oxiconazole (Oxistat)
Merusak membran dinding sel jamur dengan menghambat biosintesis ergosterol. Permeabilitas membran meningkat, menyebabkan kebocoran nutrisi/makanan (nutrients), sehingga sel jamur mati.

Obat-obatan lainnya yang dapat dipakai misalnya:
1. Suspensi selenium sulfide (selsun) dapat dipakai sebagai
  sampo 2-3 kali seminggu. Obat ini digosokkan pada lesi
  dan didiamkan 15-30 menit, sebelum mandi.
2. Salisil spiritus 10%
3. Derivat-derivat azol, misalnya: mikonazol, klotrimazol,   
  isokonazol, dan ekonazol
4. Sulfur presipitatum dalam bedak kocok 4-20%
5. Tolsiklat
6. Tolnaftat
7. Haloprogin
8. Larutan tiosulfas natrikus 25% dapat juga digunakan,
  dioleskan sehari 2x setelah mandi selama 2 minggu.
9. Jika sulit disembuhkan, ketokonazol dapat dipertimbangkan
  dengan dosis 1x200 mg sehari selama 10 hari.

****************************
C.EKSIM
Eksim atau Dermatitis adalah istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang mana kulit tampak meradang dan iritasi. Keradangan ini bisa terjadi dimana saja namun yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki. Jenis eksim yang paling sering dijumpai adalah eksim atopik atau dermatitis atopik. Gejala eksim akan mulai muncul pada masa anak anak terutama saat mereka berumur diatas 2 tahun. Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang dengan bertambahnya usia, namun tidak sedikit pula yang akan menderita seumur hidupnya. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan.

GEJALA
Dimanapun lokasi timbulnya eksim, gejala utama yang dirasakan pasien adalah gatal. Terkadang rasa gatal sudah muncul sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah, lutut, tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain.
Daerah yang terkena akan terasa sangat kering, menebal atau keropeng. Pada orang kulit putih, daerah ini pada mulanya akan berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Sementara itu pada orang dengan kulit lebih gelap, eksim akan mempengaruhi pigmen kulit sehingga daerah eksim akan tampak lebih terang atau lebih gelap.

Menurut Institut Nasional Alergi dan Penyakit Infeksi, prevalensi eksim atopik meningkat dan mempengaruhi 9-30% dari populasi Amerika Serikat. Hal ini terutama sering terjadi pada anak-anak dan bayi. Sementara banyak bayi yang mengembangkan kondisi tersebut menjadi lebih besar itu dengan ulang tahun kedua mereka, beberapa orang terus mengalami gejala dan mematikan sepanjang hidup.
PENYEBAB
Penyebab dari eksim sebenarnya belum diketahui dengan pasti, namun beberapa ahli mencurigai eksim berhubungan dengan aktifitas daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. Oleh karena itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma.
Tiap tiap orang mempunyai pencetus eksim yang berbeda beda. Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain. Gejala yang timbul pun bervariasi, ada yang gatalnya ringan tetapi rasa panas yang dominan, ada pula yang sebaliknya. Infeksi saluran nafas bagian atas atau flu juga bisa menjadi pencetus timbulnya eksim. Stress yang dialami penderita akan membuat gejala menjadi lebih buruk.
Meskipun penyembuhan eksim sangat sulit dilakukan, namun pada banyak kasus, pasien dapat mengurangi terjadinya kekambuhan dengan melakukan pengobatan yang tepat dan menghindari iritan/alergen yang menyebabkan eksim. Perlu diingat, penyakit ini tidak menular dan tidak akan menyebar dari satu orang ke orang yang lain.
PENGOBATAN
Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah, seperti saat habis mandi sehingga lotion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit. Kompres dingin juga diduga dapat mengurangi rasa gatal yang terjadi.
Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid seperti hydrokortison diberikan untuk mengurangi proses inflamasi atau keradangan. Untuk kasus kasus yang berat, dokter akan memberikan tablet kortikosteroid dan apabila pada daerah eksim telah terinfeksi maka bisa diberikan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang terlalu berat, dan cyclosporin untuk penderita yang tidak berespon terhadap semua jenis pengobatan yang diberikan”
Produk Over-the-counter - seperti hidrokortison - atau krim resep dan salep yang mengandung kortikosteroid kuat sering diresepkan untuk mengurangi peradangan. Untuk kasus yang parah, dokter mungkin meresepkan kursus singkat dari kortikosteroid oral. Selain itu, jika daerah yang terkena menjadi terinfeksi, dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.

Pengobatan eksim lainnya termasuk antihistamin untuk mengurangi gatal parah, perawatan tar (bahan kimia yang dirancang untuk mengurangi gatal-gatal), fototerapi (terapi menggunakan sinar ultraviolet diaplikasikan pada kulit), dan siklosporin obat untuk orang-orang yang kondisinya tidak merespon pengobatan lain.

FDA telah menyetujui dua obat yang dikenal sebagai Immunomodulators topikal (TIMS) untuk pengobatan eksim moderat. Obat-obatan, Elidel dan Protopic, adalah krim kulit yang bekerja dengan mengubah respon sistem kekebalan tubuh untuk mencegah flare-up.

Pada tanggal 10 Maret 2005, FDA memperingatkan dokter untuk meresepkan Elidel dan Protopic dengan hati-hati karena kekhawatiran atas risiko kanker yang mungkin terkait dengan penggunaan mereka.

Per Januari 2006, kedua krim membawa terkuat FDA "kotak hitam" peringatan pada kemasan mereka untuk mengingatkan dokter dan pasien potensi risiko ini. Peringatan itu menyarankan dokter untuk meresepkan penggunaan jangka pendek Elidel dan Protopic hanya setelah pengobatan eksim lain yang tersedia telah gagal pada orang dewasa dan anak di atas usia 2.

PENCEGAHAN
Munculnya eksim dapat dihindari dengan melakukan beberapa tips dibawah ini :
a.Jaga kelembaban kulit.
b.Hindari perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak.
c.Hindari berkeringat terlalu banyak atau kepanasan.
d.Kurangi Stress.
e.Hindari pakaian yang menggunakan bahan yang menggaruk seperti wool dan lain lain.
f.Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras, deterjen dan larutan lainnya.
g.Hindari faktor lingkungan lain yang dapat mencetuskan alergi seperti serbuk bunga, debu, bulu binatang dan lain lain.
h.Hati hati dalam memilih makanan yang bisa menyebabkan alergi

Selain itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat alergi atau asma.
Eksim dapat didiagnosis oleh dokter spesialis anak, alergi, imunologi, dermatolog atau penyedia pelayanan utama anda. Karena banyak orang dengan eksim juga menderita alergi, dokter Anda mungkin melakukan tes alergi untuk menentukan mungkin atau pemicu iritasi. Anak-anak dengan eksim sangat mungkin diuji untuk alergi.


********************************
Pengobatan secara herba/tradisional;
a. Kurap:
Cara membuat: - Tumbuk halus rimpang lengkuas dengan bawang putih (perbandingan 1:4, 1 rimpang 4 bawang putih) sampai jadi bubur
- Oleskan/tempelkan di tempat yang sakit
- Untuk kurap yang telah menahun, tambahkan ramuan tadi dengan cuka
- Untuk Panu: sediakan rimpang segar, cacah hingga timbul seratnya, gosokkan pada bagian yang sakit

b. Helaian mahkota bunga teratai ini dibakar, akan menghasilkan abu yang juga berkhasiat sebagai obat eksim.
Abu ini bisa dimanfaatkan sebagai obat luar untuk menyembuhkan bisul, eksim, dan penyakit-penyakit kulit. Sedangkan serbuk dan benang sari bunga teratai jika dicampur madu dan keju akan menjadi obat penyakit wasir.
Parut rimpang jahe, lalu di peras
- Campur dengan parutan lobak
- Oleskan ramuan ke bagian kulit yang terkena eksim

c.Meniran:
9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga) cuci bersih dan ditumbuk halus. Kemudian direbus dengan 1 cerek air. Dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

d.Daun salam;
ambil daun dan kulit batang atau akar salam. Cuci bersih lalu giling hingga halus, tambahkan minyak kelapa secukupnya kemudian balurkan pada bagian yan sakit
Dan masih banyak lagi tanaman herba lainnya spt jeruk nipis dll

*************************************
Andrealica Nhordeeniz


4 komentar:

Anonim mengatakan...

Penjelasan ttg eksim clear banget. Yg tjd pd saudara sy lebih berhubungan dg stress. Makin banyak masalah, eksim makin menjadi. Sy akan sarankan utk mncoba resep herbanya. Terimakasih banyak ya ... betul2 bermanfaat informasinya.

Obat Pelangsing mengatakan...

saya sering berkunjung di blog blog, postingan ini sangat menarik serta enak di baca tentang antara kurap panu dan eksim.... saya berharap bisa berkunjung lagi

Kujelajahi.com mengatakan...

Terimakasih atas penjelasannya.

Sekilas Info mengatakan...

lagi nyari info disini...

Poskan Komentar