Pages

Sabtu, 07 Mei 2011

LEUKORE(KEPUTIHAN) (CAIRAN YANG MENCEMASKAN

Share on :


Hehehe..jangan nyengir dulu baca tulisan ini…apalgi lihat photonya..(ups..saya udah sekuat akal ngaburin tukh photonya dan cari yang paling aman biar nggak banyak yg protes hehhe)
Jangan dianggap enteng lho diseases ini karena tanpa penanganan serius bisa lebih berbahaya lho..
Dan jangan malu karena menurut penelitian ternyata 90% wanita
mengalaminya…(nach lho…ayo buka wawasan/fikiran kita ttg diseases ini ok?)

Nach..kali ini izinkan saya membahas sebuah penyakit wanita yaitu
KEPUTIHAN yang bahasa kerennya dlm dunia medisku bernama LEUKORE atau FLOUR ALBUS…(itu tukh cairan yang disekitar miss V dan bikin kita tak PEDE dan cemas)
(hehehe..mulai ngeh kan?yuk kita simak ya?)


Salah satu penyakit yang perlu dikenal oleh kaum wanita adalah keputihan.Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita. Tidak banyak wanita yang tahu apa itu keputihan dan terkadang menganggap enteng persoalan keputihan ini. Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng, karena akibat dari keputihan ini bisa sangat fatal bila lambat ditangani.(Nach lo…??)

Keputihan atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.

Keputihan dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis).
Keputihan normal(yang bukan merupakan penyakit (fisiologis) dapat saja terjadi pada setiap wanita. Biasanya cairan yang keluar bening, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak gatal. Cairan keputihan ini jumlahnya bisa sedikit atau cukup banyak, terjadi sebelum dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang secara seksual atau ketika sedang stress. Terkadang juga kita yang remaja mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Nach keputihan yang abnormal(patologis) jika cairan itu telah berubah warna, bertambah banyak, terasa gatal dan nyeri, kemudian tercium bau anyir atau amis hingga berbau busuk karena telah terjadi infeksi baik oleh bakteri, jamur, maupun parasit.(nich..nich…harus diwaspadai ni)

Umumnya keputihan patologis itu terjadi akibat radang/ infeksi pada vagina (vaginitis).Tahu nggak … Sebenarnya secara normal alat kelamin wanita mengeluarkan cairan. Sebab itu, daerah tersebut bersuasana lembab dan banyak sekali organisme yang hidup di situ. Perlu Anda ketahui bersama bahwa vagina perempuan banyak mengandung organisme seperti lactobacillus, streptococcus, staphylococcus, candida, dan anerobic bacteria.

Perlu diketahui lho infeksi vagina terdiri atas 2 jenis, yaitu infeksi vagina nonspesifik dan spesifik.
a. Pada infeksi nonspesifik, jenis yang paling sering dijumpai adalah Bacterial vaginosis akibat Gardnerella vaginalis dan Mycoplasma hominis yg mengakibatkan inflamasi berupa reaksi jaringan terhadap infeksi dgn ditandai rasa panas,kemerahan dan nyeri.

b.Sedangkan infeksi spesifik antara lain disebabkan virus, parasit, akibat hubungan seksual, dan kuman seperti coccus (bakteri berbentuk bulat atau oval).
Jadi, spesifik atau tidaknya tergantung faktor penyebabnya. Yang sering terjadi, penyebabnya bakteri dan parasit.

Banyak sekali hal – hal yang dapat menyebabkan keputihan patologis, tapi umumnya disebabkan oleh infeksi saluran reproduksi. Infeksi tersebut dapat berasal dari :

a. Jamur Candida atau Monilia
Keputihan akibat jamur ini akan berwarna putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal yang dominan pada vagina. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Keputihan ini biasanya dipicu oleh kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh. Bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat jamur Candida ini karena tanpa sengaja tertelan cairan ibunya yang adalah penderita saat persalinan.
(hm…kasihan kan kalau bayi juga jadi korban?)

b. Parasit Trichomonas Vaginalis
Ditularkan terutama lewat hubungan seks sehingga termasuk salah satu dalam Penyakit Menular Seksual (PMS), namun selain hal itu juga dapat lewat perlengkapan mandi, atau bibir kloset yang telah terkontaminasi. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit ini tidak menyebabkan gatal, tapi nyeri bila liang vagina ditekan.

c. Bakteri Gardnella
Gardnerella vaginalis yang menyebabkan peradangan vagina non spesifik, biasanya mengisi penuh sel-sel epitel vagina membentuk, bentuk khas clue cell. Itu menghasilkan asam amino yang akan diubah menjadi senyawa amino yang berbau amis, berwarna keabu-abuan.

Sebagian besar wanita yang mengalami infeksi vagina bakterial tanpa gejala – gejala berarti disebabkan oleh bakteri ini. Keputihan biasanya encer, berwarna putih keabu-abuan, berair, berbuih, dan berbau amis (fishy odor). Bau akan lebih menusuk setelah melakukan hubungan seksual dan menyebabkan darah menstruasi berbau tidak enak. Jika ditemukan iritasi daerah vagina seperti gatal biasanya bersifat lebih ringan daripada keputihan yang disebabkan oleh Candida albicans atau Trichomonas vaginalis. (Nah ini dia jenis yang banyak dikeluhkan para wanita hehhe)

d. Virus
Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Penyakit ini sering menjangkiti wanita hamil. Sedangkan virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Gejalanya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Perlu diwaspadai karena keputihan akibat virus karena virus yang menginfeksi dapat menjadi salah satu faktor pemicu kanker rahim.

Oke..biar nggak tambah bingung alias makin mumet saya langsung saja berikan penjelasannya tentang keputihan ini berdasarkan gejala
keputihan yang timbul dengan mengamati sifat cairan yang keluar saat keputihan berlangsung dan sumber cairan tsb bisa berasal dari vagina,
cairan leher rahim,cairan uterus dan cairan yg berasal dr tuba falopii
(tukh udah ada gambarnya khan?)

Siap nggak bacanya?hm..gini lho…
A.Bila cairan yang keluar jernih, berlendir banyak namun tidak berbau maka hal ini merupakan sesuatu yang normal terjadi saat seorang wanita menjelang menstruasi, kelebihan hormon estrogen dan stress. Keputihan seperti ini juga sering dijumpai pada wanita hamil.

B.Jika cairan yang keluar seperti susu kental, lengket, sangat banyak dengan bau yang tidak begitu mencolok maka kemungkinan telah terjadi radang pada serviks/leher rahim (servisitis) dan vagina (vaginitis).

C.Cairan yang keluar berwarna coklat, encer seperti air, sangat banyak dan lembab, maka kemungkinan wanita tersebut menderita vaginitis, servisitis, gangguan pembuluh darah pada serviks, endometriosis dan saat pengobatan kanker dengan radiasi. Warna coklat timbul akibat perdarahan yang terjadi akibat kelainan tersebut.

D.Bila cairan berwarna abu abu dengan garis darah, encer seperti air, sangat banyak dan berbau busuk yang keluar dari vagina, maka kemungkinan wanita tersebut menderita ulkus vagina, vaginitis. Kemungkinan lain yang sangat perlu diwaspadai adalah kanker baik ganas maupun jinak.(wualah mak..byk bule cewek terkena nich berdasarkan data kami hehhe)

E.Jika cairan yang keluar berwarna merah muda, cair, sangat banyak tetapi tidak berbau maka kemungkinan telah terjadi infeksi bakteri non spesifik. Gejala ini juga timbul saat seorang wanita kelebihan hormon estrogen.

F.Bila cairan yang keluar putih, encer berbintik bintik banyak, berbau apek disertai dengan nyeri saat buang air kecil serta gatal di sekitar kemaluan maka kemungkinan wanita tersebut menderita infeksi yang disebabkan oleh jamur. Candida albicans adalah jamur yang paling sering hinggap di kemaluan seorang wanita.(nach hati2x lho)

G.Bila cairan yang keluar kuning kehijauan, berbusa, merah, sangat banyak, gatal, berbau busuk dan ditemukan nyeri tekan pada sekitar kemaluan serta kemerahan pada vagina, maka kemungkinan telah terjadi infeksi yang disebabkan oleh kuman protozoa Trichomonas vaginalis.

H.Terakhir, bila cairan yang keluar berwarna kuning, kental, sangat banyak, terasa panas dan gatal pada kemaluan, nyeri tekan pada daerah sekitar kemaluan, nyeri saat buang air kecil, maka kemungkinan infeksi yang disebabkan oleh Nisseria gonorrhoe atau lebih beken disebut GO.(tukh udah ada gambarnya jenis virusnya khan?)

Nah, bila kelak menemukan gejala keputihan seperti diatas, segeralah berkonsultasi ke dokter sebab pengobatan yang tepat dan cepat harus dilakukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Komplikasi yang sering adalah bila kuman telah naik ke panggul sehingga terjadi penyakit yang dikenal dengan penyakit radang panggul. Komplikasi jangka panjang lebih mengerikan lagi yaitu kemungkinan wanita tersebut akan mandul akibat rusak dan lengketnya organ organ dalam kemaluan terutama tuba fallopii bahkan bisa lebih mengerikan yaitu terjadinya kanker leher rahim..
(hiy..ngeri kan?)

Perubahan dalam keseimbangan bakteri dalam vagina bisa mempengaruhi warna, bau dan juga tekstur dari keputihan. Berikut ini ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan perubahan keseimbangan bakteri maupun kadar (pH) asam vagina:
  1. Penggunaan antibiotik maupun streoid cukup lama sehingga menyebabkan bakteri “baik” penjaga pH vagina mati dan jamur tumbuh subur.
  2. Vaginosis bakterial, merupakan infeksi bakteri yang sering terjadi pada wanita hamil ataupun pada wanita yang memiliki banyak pasangan seksual.
  3. Pemakaian pil KB karena keseimbangan hormon terpengaruh dan terjadi ketidakseimbangan pH.
  4. Kanker serviks.
  5. Klamidia, gonorea, yang merupakan infeksi menular seksual.
  6. Diabetes tidak terkontrol sehingga kadar gula yang tinggi menyebabkan adanya gula dalam urin dan darah dan mengakibatkan bakteri tumbuh subur.
  7. Penggunaan sabun pencuci vagina karena mengganggu keseimbangan pH vagina.
  8. Infeksi panggul setelah operasi.
  9. Penyakit radang panggul.
  10. Trikomoniasis, infeksi parasit yang biasanya dikarenakan hubungan seks yang tidak aman.
  11. Atrofi vagina, penipisan dan kekeringan dinding vagina karena menopause.
Sebenarnya keputihan dapat dicegah lho..Nich ada beberapa tip mungkin ada faedahnya biar kita nggak terserang keputihan..
a.Menjaga kebersihan genitalia, membersihkan vagina dengan air bersih yang mengalir dengan cara mengusap dari depan ke belakang.

b. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina dalam jangka panjang.

c. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.
d. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

e. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.

f. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

g. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di sekitar organ intim bergerak leluasa.

h. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut

i. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.

j.Menghindarkan faktor risiko infeksi seperti berganti-ganti pasangan seksual, serta pemeriksaan ginekologi secara teratur.

Pengobatan:
a.Antibiotik yg digunakan secara oral atau vaginal .Nich saya beri rekomendasi obatnya spt: Ampicillin,Ceftriaxone,Climdamycine,Metronidazole,Tetracyclie)

b.Hindari untuk sementara hubungan suami istri(bagi yg udah nikah lho)
c.harus gunakan system imunisasi untuk menjaga infeksi dan kekebalan miss V terhadap berbagai penyakit.
d.Lakukan diet dengan cara:
   1.Perbanyak makan biji2x,padi2xan
   2.sayuran dan buah2xan segar
   3.daging dan ikan juga unggas
   4 hindari makanan yg ada zat kimianya
   5.Hindari alcohol,kopi,junk food,olahan produk tepung spt roti,
      pasta,mie,lemak jenuh dr produk hewani,gula

 e.Pengobatan herba dgn Goldenseal,rebusan daun sirih, sereh, cengkeh dan daun sambiloto untuk mencuci alat vital.Juga kulit manggis bagus juga lho.Kemampuan zat Xanthones yg terdapat dalam kulit manggis bisa menghambat aktivitas jamur,menetralkan radikal bebas shg tubuh kita menjadi lebih bersih dan sehat.

Oya..pada orang yang terkena keputihan yg terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan infertilitas dan keluhan yg sangat fatal dan menyebabkan kanker leher rahim.
Dan keluhan nyeri heid tidaklah berpengaruh terhadap keputihan.
Biasanya nyeri heid terjadi akibat beberapa sebab spt gangguan fisiologi dan perubahan hormonal yg terjadi tiap bulan..

Gitu aza dululah pembahasannya ya…
Afwan jiddan jika dalam penyampaiannya terlalu vulgar atau gimana gitu..(dunia medis mmg gitu lho…nggak bisa ditutupi)
Tapi yang penting ada manfaatnya agar kita tetap sehat(FIT)jasmani dan rohani dan tersenyum menyambut indahnya dunia ini tentunya dengan berpegang teguh kepada Dien-Nya.
Love you all my dear friends…Salam ukhuwah Islamiyah..

Andrealica Nhordeeniz
(Wind Wickham)

Sai Kung, Mei 2011

5 komentar:

Pengobatan Herbal Radang Amandel mengatakan...

terimakasih banyak sob, sangat membantu sekali..

Kebun kecilku mengatakan...

Mantaaaap sis...

Amelia Putri mengatakan...

informasi tentang keputihan sangat bagus sekali.tks

OBAT KEPUTIHAN mengatakan...

Terima kasih untuk berbagi informasi dengan kami , Setelah membaca artikel Anda saya menjadi sangat tertarik dengan blog yang Anda kelola

Nate River mengatakan...

Thank you very much for sharing information through this article

OBAT BATUK
OBAT SINUSITIS
OBAT KOLESTEROL
OBAT ASMA
OBAT AMBEIEN

Poskan Komentar