Pages

Minggu, 29 Mei 2011

AN-NISSA AKHIR ZAMAN

Share on :


Ya Allah…
Izinkalanh diriku untuk bercumbu dengan_Mu
Mengadukan gelora yang ada dlm jiwaku
Kuyakini Engkau maha Mendengar setiap rintihan hamba_Mu

Ya Allah
Perkokohkanlah ketabahanku seperti Ummu Khadijah
Yang menjadikan dirinya AFIFAH SHOLEHAH
Wanita pertama pengucap Syahadah
Begitu agung pengorbananya
Susah senang bersama Rosulullah
Tak peduli hilang harta demi dakwah
Tegar dalam pengasingan 3 tahun 3 bulan
Imannyqa sedikitpun tak berubah


Namun diriku???
Mampukah  diriku setabah dirinya?
Ujian secuilpun ternyata membuatku roboh
Setitik hina menukil egoku
Kumohon tabahkan diriku sepertinya

Ya Allah
Betapa mulia Fatimah Az Zahra
Agung dan tinggi kasihnya kepada ayahandanya
Gigih dalam setiap perjuangan dakwah Baginda
Belaian tangan pembersih luka dan cela
Pada jasad Rosulullah tercinta
Senatiasa tegar tanpa terduga

Ya Allah
Mampukah aku sekuat Fatimah Az Zahra??
Kala hati terluka tersibak demdam menyapa
Kala hati teriris caci makipun terburai
Ya Rabb..kumohon teguhkan hatiku seperti Fatimah Az Zahra

Ya Allah
Kuingin sehebat Masyitah dan Sumaiyah
Tukang sisir yang beriman
serta
Keluarga Yasir yang sangat bertaqwa
Kesabarannya mengguncang dunia
Terpancar iman walau nyawa taruhan
Ya Allah
Mampukah sabarku seperti mereka?
Kala nafsu dunia menggoda
Lenyap hilang iman didada ini

Sisipkanlah kesabaranku seperti Sumaiyah
Walau tombak menusuk jasad
Tak akan rapuh iman dihati
Dan kumohon ya Allah
Kuatkan imanku seperti Masyitah
Terjun penuh yakin bersama bayi ke kuali yang mendidih
Karena keyakinan tinggi Allah bersamanya..

Ya Allah
Betapa mulia dan pesona Ummu Sulaim
Tarbiyah istri pada suaminya Abu Talhah
Mahar iman Islamlah dalam perkawinannya
Menghantarkan Abu Talhah jadi sahabat Rosulullah
Jasadnya jadi tameng panah Rosulullah di hari Uhud

Ya Allah..

Tarbiyyahkan dan ilhamkan aku pada cinta seperti mereka
Tingginya nilai cinta pada harga Iman
Namun mampukah kutatap cinta seperti itu?
Rupa penentu pilihan
Ketulusan iman disingkirkan

Ya Allah
Jadikanlah aku sehebat Aisya Humaira
Istri termuda Rosulullah
Bertubi fitnah namun teguh dengan ketatapan_Nya
Hadist dan Sunah Rosulullah dipertahankan
Istri Sholehah nan sejati
Memangku Nabi kala detik terakhir Baginda
Sungguh jiwa dan hati seorang mujahidah

Ya Rabb
Mampukah diriku mencontohi darinya?
Goyah dan terkoyak kala fitnah melanda
Teguhkan imanku sepertinya ya Rabb

Ya Allah
Kuteringat pada sosok Khansa
Empat anaknya wafat di jalan_Mu..
Ke empat anaknya mati syahid
Ratapan Khansa mengiris hati
Bukan karena kepergiaan anaknya tercinta
Namun karena tak dapat menghantar lagi anaknya berjihad

Ya Allah..
Betapa malunya diriku
Menjadi Ibu yang berjihad ku tak mampu
Terbuka aurat anakpun diam membisu
Tak bergeming kala anak tinggalkan sholat
Ya Allah
Beri kekuatanku menjadi Ibu yang berjihad
Menyiapkan tanggung jawabku tuk akhirat nanti

Wahai kaum Adam yang bergelar Khalifah
Diriku tidak setabah Ummu Khadijah
Tidak semulia Fatimah Az Zahra
Tidak seteguh Aisya Humaira
Tidak sehebat Ummu Sulaim
Apalagi sesabar Masyitah juga Sumaiyah

Diriku hanyalah An Nissa akhir zaman
Dimana iman banyak tergadai
Syahadah tinggalah nama
Aurat tersingkap lebar
Nafsu dunia dipuja mesra
Tak peduli batas terlampaui
Ukhuwahpun terasa asing
Dan agamapun hanyalah cibiran

Wahai kaum HAWA
Jadilah An-Nissa yang sholehah
Ingatlah Sabda Rosulullah
Para pendosa An-Nissa terbanyak di neraka

Camkanlah wahai An-Nissa
Kalaupun tak setabah para Mujahidah
Tak semulia para wanita Sirah
Tak sesabar para wanita sholehah
Namun tabahkanlah dengan ketetapan Allah swt
Muliakanlah diri dengan agamamu
Sabarkan jiwa pada nafsu fana yang menggeliat
Disanalah kebahagiaan menanti
Disanalah pahala berlimpah
Dan harumnya Syurga menyambutmu

Ingatkah wahai An-Nissa
Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam
Lemah bukan untuk ditindas
Tapi untuk dilindungi karena keindahannya
Mempesona karena terpelihara
Terjaga Syahadah dengan anggun
Bagaikan mekarnya wanita dalam Sirah

Aamiin allahumma aamiin

***************************************************************

Hongkong,Mei 2011
Andrealica Nhordeeniz

0 komentar:

Poskan Komentar