Pages

Selasa, 10 Mei 2011

TERTAWA DITINJAU DARI SEGI AGAMA DAN SEGI SOSIAL MEDICAL..

Share on :

Hai..berjumpa lagi dengan saya ya walau via tulisan.
Kali ini edisi kedua membahas tentang suatu prilaku kita yg disadari atau tanpa disadari kita suka melakukannya.
Kali ini izinkan saya mengulas TERTAWA ditinjau dari sudut Agama,Sosial dan Medical…

Dan seperti yg pernah saya utarakan dahulu (dlm edisi Menguap)kali inipun saya pasrahkan lagi kepada sahabat untuk menilainya.
Saya hanya mengulas sisi baik buruknya TERTAWA dr segi agama,social dan medis.
Oke…kita mulai ya?(hehehe…kayak perlombaan aza ya??)


A. TERTAWA  DARI SUDUT  AGAMA


Tertawa merupakan sifat dasar manusia sebagai karunia Allah SWt kepada manusia. Firman Allah swt:
“dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,”(QS. 53:43)

Namun Al Qur’an memberikan arahan menyedikitkan tertawa dan memperbanyak menangis mengingat dahsyatnya kehidupan setelah mati.
 “Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.”
(QS.9;82)

Dalam Islam tertawa dan menangis mempunyai rambu-rambu syari-nya..namun seringkali kita melupakannya atau tidak mengetahuinya.
Benarlah bahwa hal2x yg dianggap remeh oleh kita ternyata jika dikaji secara rinci merupakan hal yang perlu diwaspadai.
Dan tolong..jangan mengira tertawa atau mentertawakan sesuatu adalah hal sepele apalgi menjadikan syari’at Islam sbg bahan lelucon.

“Maka apakah kamu merasa heran thdp pemberitaan ini?Dan kamu mentertawakan dan tdk menangis.
Sedangkan kamu melalaikannya?Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah DIA (QS.An_Najm 1531;59-62)

Sabda Rosulullah”Banyak ketawa itu mematikan hati dan melalaikan daripada mengingati akhirat dan mempusakai marah dalam hati”
(HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah dr Abu Hurairah)
Tertawa dapat mengeluarkan seseorang dari iman dan Islam..(lho koq???)Tertawa yg tdk terkendali bs berdampak buruk bg diri sdr dan orla.Kadang kala awalnya orang bersenda gurau namun akhirnya berujung kebencian dan pertengkaran.
(Hayoo…pernah kejadian gini nggak?mudah2x nggak ya)

Dalam Islam bergelak tertawa adalah tidak baik dan makruh hukumnya.
Ibnu Mas’ud  meriwayatkan dr Auf bin Abdullah bhw Rosulullah SAW tidak tertawa melainkan senyum simpul dan tdk suka melirik kecuali dengan semua wajahnya.

Hadist ini menunjukan bahwa senyuman adalah sunah tetapai tertawa terbahak-bahak  adalah makruh hukumnya.
Hanya orang yang berakal sehat yg tdk akan melakukan gelak tertawa karena mrk sadar bahwa banyak bergelak tertawa didunia akan banyak menangis di akhirat nanti.
Orang yg byk menangis di dunia maka akan banyak tertawa di syurga.
(lho..koq jadi gini?hiy..takut juga ya?)

Menurut Yahya bin Muaadz Ar-razi ada 4 perkara yg bs menghilang gelak tertawa seorang musli m yakni:
a.Karena sering memikirkan akhirat
b.Kesibukan mencari kebutuhan hidup
c.Risau memikirkan dosa
d.Datangnya musibah /bala.
Nach jk seorang muslim sibuk dgn memikirkan perkara2x tsb otomatis dia tdk akan banyak tertawa.
nich dia ada hadist Nabi yg mungkin bisa dijadikan pegangan…

a.“Sesiapa yg tertawa ketika membuat dosa maka dia akan menangis      ketika akan masuk neraka!”
(Ibnu Abbas ra)

b.Waspadalah kamu thdp byk tertawa.Sesungguhnya tertawa dapat mematikan hati dan menghilangkan cahaya wajah(mu)”
(Abu Idris al Khulani dr Abu Dzar al Ghifarry)

  أَحْصَاهَا إِلَّا  كَبِيرَةً وَلَا صَغِيرَةً يُغَادِرُ لَا الْكِتَابِ هَٰذَا
Artinya”Kitab apakah yg tdk meninggalkan yg kecil dan tdk pula yg besar melainkan ia mencatat semuanya?
(QS.Al kahfi (18);49)
sesungguhnya yg kecil itu adalah tertawa (penjelasan Ibnu Abbas thdp firman Allah swt tsb)

d. Umar berkata, ”Barangsiapa yang banyak tertawa maka sedikit kemuliaannya, barangsiapa yang bercanda maka dia akan diremehkan.”

e.Umar bin Abdul Aziz berkata, ”Bertakwalah kepada Allah dan waspadalah terhadap canda. Sesungguhnya canda dapat mewariskan kedengkian dan membawanya kepada keburukan.”

f.Imam Nawawi di dalam kitabnya itu mengatakan bahwa para ulama berkata, ”Sesungguhnya canda yang dilarang adalah yang kebanyakan dan berlebihan karena ia dapat mengeraskan hati dan menyibukan dari dzikrullah dan menjadikan kebanyakan waktu untuk menyakiti, memunculkan kebencian, merendahkan kehormatan dan kemuliaan.
g.Sabda Rasulullah SAW"Dan siapa yang meninggalkan senda gurau diberi wibawa dan keindahan, dan siapa yang meninggalkan tertawa, maka ia berwibawa dan hebat, dan siapa yang tidak menginginkan kekayaan orang maka ia dicintai." (Hadis Sahih).

Lalu gimana dengan para PELAWAK  atau Da’I yg sering membuat orang ketawa karena perkataannya???
hm…gini lho...

Islam juga melarang seseorang melakukan sesuatu atau berkata sesuatu untuk mentertawakan orang lain atau menyebabkan orang lain tertawa.Contohnya ialah seperti berlawak jenaka di mana seseorang akan berlagak dan mengeluarkan kata2x yang menyebabkan orang lain tertawa. Menurut riwayat dari Ibrahim Annakhari beliau berkata: "Adakalanya seseorang mengeluarkan satu kalimah untuk mentertawakan orang di sekitarnya, maka Allah S.W.T. murka padanya lalu murka Allah itu merata kepada orang-orang yang di sekitarnya, yang tertawa bersamanya.(Nach lho…rugi kan kita?

 Jika seseorang yang berkata kalimah yang diridha oleh Allah, maka ia mendapat rahmat dan rahmat Allah itu diperolehi juga oleh orang di sekitarnya.
Nich..lebih jelasnya ada hadist Nabi yg berbunyi

a.Celakalah bagi orang-orang yang bercakap-cakap dengan suatu perkataan untuk membuat sekelompok orang tertawa (dengan perkataan tersebut), sedang ia berbohong dalam percakapannya itu, celakalah baginya dan celakalah baginya.” (Hadits hasan, diriwayatkan oleh at-Tirmidzi kitab az-Zuhd bab Man Takallama bi Kalimatin Yudh-hiku bihan Naas (no. 2315), telah di hasankan oleh Syaikh al-Albani dengan nomor yang sama, terbitan Baitul Afkar ad-Dauliyah)

b."Neraka wail itu buat orang yang bercakap-cakap dengan berdusta dan berolok- olok supaya menimbulkan tertawa pada orang ramai, dan neraka wail itu untuk dia."
(Hadis dikeluarkan oleh Imam yang tiga: Riwayat Bahaz bin Hakim).

Dalam Hadis itu Rasulullah S.A.W. mengulang kalimah "neraka wail itu untuk dia" sebanyak dua kali, membuktikan tegas dan kuatnya amaran terhadap orang yang suka bergelak tertawa dan berjenaka. Islam memberi peringatan bahwa semakin kuat/keras tertawa seseorang itu, semakin gembira iblis dan syaitan sambil tertawa berbahak-bahak menari-nari untuk melalaikan dia. Maka itu kita perlu waspada bergelak tertawa kerana perbuatan itu mengandungi bahaya spt:

(1) Dicela oleh ulama dan orang yang sopan serta sempurna akal.
(2) Memberanikan orang bodoh kepada kita.
(3) Jika bodoh akan bertambah kebodohannya, jika alim akan berkurangan ilmunya kerana seorang alim yang tertawa bererti telah memuntahkan ilmunya.
(4) Melupakan dosa-dosa yang lalu.
(5) Melupakan mati dan akhirat.
(6) Berani berbuat dosa kerana apabila tertawa nescaya akan membekukan hati.
(7) Menanggung dosa orang yang tertawa kerana tertawaan kita.
(8) Akan banyak menangis di akhirat.

Bahkan orang yang sering tertawa akan me­nerima dampak yang buruk. Di antara dampak itu adalah :
1. Mendapat hukuman dari Alloh Ta’ala
2. Hati sulit mengingat Alloh Ta’ala
3. Tertawa membatalkan sholat.
4. Terkadang tertawa merupakan bentuk ejekan kepada orang, lantas
    bagaimana jika yang diejek adalah ahli ibadah?
5. Orang yang suka mengundang tawa biasanya berbohong untuk
    membuat orang lain tertawa.
6. Menertawakan Alloh Ta’ala, ayat-ayat-Nya dan Rosul-Nya akan
    menyebabkan jatuh kepada perbuatan kufur.
7. Menertawakan orang-orang yang mengamalkan Sunnah.
8. Orang yang suka menertawakan urusan agama adalah pendusta
    wahyu dan utusan Alloh Ta’ala.

hm…kalau gitu dunia pasti suram donk kalau tanpa TERTAWA?
(nah lho..pasti ada yang nanya gitu kan?hehehhe)
eit..jangan khawatir..Islam tidak MELARANG TOTAL untuk TIDAK TERTAWA…alias TUTUP MULUT.Diperbolehkan koq tertawa tapi harus ikut aturanya sesuai syariat Islam.

KAPAN tepatnya kita boleh TERTAWA menurut Islam?
Nich..nich…saya beri info ya…
a.Saat hati gembira/yg dibenarkan menurut syar’i
    Nah Tertawanya nggak boleh keras2x spt kebiasaab jaman Jahiliyah tetapi cukup dgn senyum dan boleh menampakan gigi seri
“Sesungguhnya aku dilarang meratap.Dilarang 2 suara yang jahat mengeraskan suara ketika tertawa pada saat mendapatkan nikmat,bermain2x,senda gurau dan terompet setan dan dari suara jeritan menangis pada saat kena musibah,menggaruk wajah,menyobek saku dan teriakan setan.
 b.Saat memberi sesuatu kepada orang lain..”

c. Saat bergembira ketika mendapatkan nikmat terutama nikmat iman
    dan Islam
d. Senyum bila menjumpai saudara yang beriman.

Tahu nggak..dalam Islam itu ada tingkatannya mengenai TERTAWA menurut kamus bahasa Arabnya…
nich saya beritahu ya…

Jenis-jenis dan tingkatan-tingkatan tertawa menurut kamus bahasa Arab:
a.Tabassum (tersenyum)
 Yaitu tingkatan dibawah tertawa & merupakan tertawa yg paling baik.
b.Tertawa terbahak-bahak (Antagha)
c.Tertawa yang apabila ditampakkan berupa dengungan (Alkhanna wal khaniinan).
d.Tertawa terbahak-bahak yang paling buruk (Thaikhun thaikhun).
e.Tertawa yang melengking (Atthahthahatun)
f.Tertawa yang lebih dari tersenyum (Alhanuufu). Sebagian orang Arab
DO’A MENGHILANGKAN DOSA TERTAWA
Terkadang manusia lalai atau lupa sehingga salah dalam berbicara bahkan kadang tanpa disadari telah menyakitkan hati orang lain. Sebaiknya orang yang suka tertawa atau bergurau segera istighfar dan banyak berdo’a.
Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu berkata : “Saya mendengar Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a : “Ya Alloh, ampunilah dosaku, kebodohanku, kebo­rosanku dalam urusanku, dan apa-apa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada diriku. Ya Alloh am­punilah diriku, kesalahanku, kesengajaanku, kebodohanku, senda gurauku dan semuanya yang ada padaku. Ya Alloh, ampunilah diriku dari dosa yang aku lakukan, apa yang aku sembunyikan, apa yang aku tampakkan. Engkau yang memajukan, Engkau yang mengundurkan, dan Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”


Nach itu TERTAWA ditinjau dr segi agama semoga semua amal kita senantiasa sesuai dengan Sunnah Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ,tawa yang diridhoi oleh Alloh Swt

Kini kita beralih meninjau tertawa dari segi medical dan social ya

TERTAWA DR SEGI MEDICAL dan SOSIAL

Tertawa merupakan pengalaman umum manusia. Lebih dari itu, ekspresi kegembiraan ini memiliki manfaat secara medis yang bersifat menyembuhkan. Bahkan bermanfaat bagi kecantikan.

Menurut medis..meluapkan perasaan senang dengan tertawa sangat bermanfaat untuk kesehatan. Tertawa dapat melepaskan pemikiran negatif dan stress di dalam tubuh. Dengan menurunnya tingkat stress di dalam diri anda dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh meningkat dan secara alami akan membuat tubuh lebih sehat

Ketika tertawa lepas, seluruh elemen tubuh aktif mulai dari telinga, otak, hingga otot dan sendi tubuh. Dalam kondisi itu, tubuh mengeluarkan hormon dopamin, pemicu rasa bahagia, yang segera menjalar ke seluruh jaringan.

Hm..lebih rincinya gini… manfaat tertawa dr segi medical adalah:
-a.Selama tertawa, 15 otot di wajah akan berkontraksi sehingga meningkatkan aliran darah ke area tersebut. Hasilnya, wajah terlihat lebih kencang, merona, dan memancarkan cahaya.

b.Tertawa juga memperlancar aliran darah ke sekitar mata dan mengaktifkan saluran air mata. Itulah mengapa manusia bisa menangis saat tertawa terbahak-bahak. Hasil studi mengungkap, keluarnya air mata, baik dalam keadaan sedih maupun sukacita mengurangi tingkat stres.

c.Air liur orang yang sering tertawa ternyata memiliki imunitas lebih tinggi dibandingkan orang yang jarang tertawa. Studi Loma Linda Lee Berk menunjukkan, liur orang yang tertawa memiliki agen pembunuh T-sel yang lebih banyak dan meningkatkan kekebalan tubuh.

d.Tertawa terbahak-bahak juga menguatkan diafragma atau otot di bawah paru-paru. Otot ini memompa dan mengisi paru-paru dengan udara. Tertawa terbahak-bahak mempercepat aliran oksigen ke paru-paru.

e. Tertawa akan mempertahankan kadar gula dalam darah sehingga baik bagi penderita diabetes. Dalam penelitian terbaru kardiolog Michael Miller dari University of Maryland, tertawa saat menonton film komedi mempengaruhi kontraksi endotelium yang mengurangi produksi hormon stres.

f.Efek analgesik tertawa meningkatkan toleransi terhadap rasa sakit. Riset Lily Tomlin menemukan, orang yang benar-benar tertawa selama 20 menit bisa menolerir rasa sakit akibat manset ketat.

g.Tertawa membuat otot tegang dan melentur bergantian. Detak jantung cepat dan tekanan darah meningkat saat tertawa dan kembali menurun setelahnya. Tertawa menggantikan olahraga jalan sejauh dua mil bagi lansia dan orang sakit.

h.tertawa membuat perut lebih langsing seperti saat mengayuh dayung selama 10 menit, mampu meningkatkan denyut jantung dan membuat otot perut berkontraksi, sama ketika atlet sedang mendayung.
(Asyik..bagi yang lagi diet hihihi)

i.Tertawa bikin ramping. Pada saat tertawa, denyut jantung naik 10-20 persen dan membakar 1,3 kalori per menit. Tertawa selama 15 menit setiap hari selama satu tahun akan mengurangi kalori hingga dua kiligram.(wah..wah…)

j.Tertawa adalah sumber latihan jantung yang sehat, khususnya bagi orang yang telah berusia lanjut. Selain itu, tertawa juga akan membuat pola napas khusus yang baik bagi kesehatan organ-organ pernapasan

k.tertawa menghasilkan hormon endorphine yang dapat memberikan rasa tenang dan nyaman untuk tubuh. Banyak orang bilang, tertawa bisa bikin awet muda loh ..

l.Kesehatan mental kita menjadi lebih baik dengan tertawa. Stres berkurang, begitu pula rasa marah dan khawatir. Namun, rasa bahagia dan sikap positif meningkat.

m.Kita menjadi lebih kreatif dan mampu memecahkan masalah karena tertawa. Kepuasan kerja pun meningkat. Kita dapat bekerja lebih keras, tetapi merasa nyaman. Singkatnya, produktivitas meningkat.

n. Tawa mengurangi agresi dan konflik. Orang yang tertawa tidak dapat berbuat kasar pada orang lain.

o. Tawa itu meringankan rasa khawatir. Sebab, seseorang tidak dapat tertawa dan merasa takut secara bersamaan. Secara fisik itu tidak mungkin. Tawa juga mengecilkan sumber dan ukuran rasa takut kita.

p. Tawa mengurangi rasa ingin sendiri. Sebab, tawa membuat kita ingin bersosialisasi dengan orang lain dan meringankan rasa kesendirian.

BAGAIMANA DENGAN BAYI???

Bayi tertawa karena bahagia. Mereka memakai otak kanan yang spontan. Sedangkan orang dewasa menggunakan otak kiri yang logis, sehingga membutuhkan rangsangan dari luar.
Banyak cara yang dilakukan ortu agar buah hatinya tertawa dgn cara bercanda dan bermain.Disamping bs mendekatkan ikatan antara bayi dan bayi ternyata byk manfaatnya dr segi medis

Mau tahu nggak manfaat tertawa bagi bayi?
Nich dia…
a.Jk bayi  tetawa 1 menit = bayi melakukan olah raga 20 menit
b.Tertawa dapat merangsang otak bayi memproduksi hormone yg bisa memicu pelepasan endorphin(zat pembunuh rasa sakit)

Tapi kadang sangat sulit ya membuat bayi tertawa…
Nich ada tip2xnya.
a.Gerak-gerakkan wajah Anda. Kadang-kadang, dengan menjulurkan lidah Anda dan sedikit tarikan wajah. Bahkan, kerlingan mata Anda pun sudah bisa membuat bayi tergelak-gelak.
b.Gelitik pinggang atau telapak kakinya dengan jari-jari Anda, atau ciumi perutnya, biasanya bayi akan tertawa terbahak.
c.Bermain ciluk ba. Tutup dan buka kembali wajah Anda dengan telapak tangan, dengan sedikit tarikan wajah yang menunjukkan senyum atau tawa Anda. Bayi akan bertambah senang jika disertai sedikit suara yang mengagetkan. Atau, buat “tirai” yang membatasi  bayi dengan Anda. Ketika  “tirai”-nya dibuka dengan cepat, bayi akan melihat wajah Anda yang semula “hilang”, muncul kembali dengan penuh tawa.
d.Menyanyikan lagu anak-anak dengan mengayun-ayunkan tubuhnya di pangkuan Anda.  Pada akhir lagu, buat sedikit kejutan dengan mengeraskan beberapa kata. Biasanya, bayi akan menyukainya dan tertawa tergelak-gelak.

Sebenarnya bayi Anda meniru kita.Mulanya bayi mencerna akhirnya meniru.Jd kl menurutnya ada yg lucu..maka bayi akan spontan tertawa.
Tp jgn kaget kl suara tawa bayi terdengar aneh spt org nyanyi dgn tekhnik stakato atau terkekeh2x dgn volume yg tinggi.
hal ini dikrnkan laringnya belum terbentuk sempurna.


hehe..udahan dulu ya pembahasannya…kayaknya puanjang banget nich.semoga ada manfaatnya ya.
Silahkan saran dan kritik demi kemajuan yg lebih baik ditunggu..
Makasih juga dan salam ukhuwah Islamiyah ya..

Shatin,Mei 2011
Andrealica Nhordeeniz


0 komentar:

Poskan Komentar