Pages

Sabtu, 15 Januari 2011

LICE(KUTU KEPALA) MAKHLUK YG BERKELIARAN DI KEPALA MANUSIA

Share on :
Waduh...gara-gara dikepalanya ada LICE,sahabatku tercinta jadi dipindah tugaskan ke bagian lain dan harus melakukan serangkaian uji kesehatan..ckckck...
Apa sich LICE?
Ada nggak ya di kepala kita? Itu..tukh...binatang yg berkeliaran di kepala kita alias KUTU KEPALA...
Yuk..kita bahas tentang LICE...

Lice (kutu) adalah parasit yang dapat ditemukan di kepala dan badan. Kutu merupakan serangga parasit  yang tinggal menumpang di atas kehidupan lain seperti kepala manusia, sangat halus dan sukar dilihat (lebih kurang saiz bijan atau dua hingga empat milimeter) dan mempunyai 6 kaki kecil dengan kuku khas seperti penyangkut yang memegang kuat rambut. Kutu pada manusia hidup dengan jalan memakan darah yang dihisap dari kulit.
Ia juga tidak bersayap. Memandangkan kutu kepala sangat mudah berjangkit.
Air liur kutu yang dicucukkan kepada kulit kepala ketika menghisap darah memberikan sensasi gatal dan proses ini boleh berlaku sehingga lima kali sehari.
Kutu boleh hidup sehingga 30 hari di atas kepala manusia (kutu kepala tidak boleh hidup atau menumpang binatang seperti kucing dan anjing) dan boleh mengeramkan sebanyak lapan biji telur sehari(ngeri nggak ya jadi sarang telur LICE?hehehe)

Jenis kutu pada masing – masing bagian tubuh berbeda satu sama lain. Pada manusia, dikenal 3 macam yaitu :
a.Pediculus humanus capitis (head louse ) yang menyerang daerah kepala,
b.Pediculus humanus corporis (body louse, clothes louse) yang menyerang daerah badan, dan
c.Pthirus pubis (pubic / genital louse) yang menyerang daerah kemaluan

Head lice / Kutu rambut dewasa berukuran panjang 2,1 – 3,3 mm. Kutu rambut bersarang di rambut, leher dan menyematkan telurnya pada pangkal batang rambut. kutu bergerak dengan cara merambat / berjalan, bukan terbang atau melompat.
Seseorang yang menderita kutu rambut disebut mengalami infestasi, bukan mengalami infeksi. hal ini disebabkan kutu rambut tersebut tidak menyebabkan reaksi infeksi melainkan hanya menggerombol (berinfestasi) di kulit kepala.

Jika kita beranggapan bahwa kutu gemarkan kepala seseorang yang kotor sebagai rumahnya, kita salah kerana kutu menyukai semua orang sama rata termasuklah kepala terbersih di dunia.
Kutu kepala bukanlah satu petunjuk bahwa seseorang itu tidak menjaga kebersihan dirinya dan boleh diklasifikasikan sebagai pengotor.
Malah, kita mungkin terkejut jika mengetahui bahwa kutu sangat menyukai kepala dengan rambut pendek, lurus dan bersih. Kenapa? Kerana ia memudahkan laluan kutu ke kulit kepala.

SIKLUS HIDUP
Sikulus hidup kutu rambut terdiri dari 3 tahap : telur, nimpa, dan dewasa adalah;

A.telur kutu rambut berukuran 0,8 – 0,3 mm dan berbentuk oval. Telur diletakkan oleh betina dewasa pada pangkal rambut yang terdekat dengan kulit kepala. Telur membutuhkan waktu sekitar 1 minggu untuk menetas (6 – 9 hari).
Telur kutu pada pangkal rambut. Telur kutu dapat menyerupai ketombe. Untuk membedakannya, telur kutu menempel pada rambut sehingga lebih sulit untuk diangkat.

B.Nimpa : telur yang menetas akan berubah menjadi nimpa. Nimpa terlihat seperti kutu dewasa tetapi berukuran lebih kecil. Nimpa akan menjadi matang setelah 3 kali berubah dan menjadi dewasa dalam waktu 7 hari setelah menetas.

C.Dewasa : Kutu dewasa berukuran kira – kira sebesar biji wijen, memiliki 6 buah kaki. Dewasa betina biasanya berukuran lebih besar dari jantan dan dapat mengeluarkan 8 telur setiap hari. Untuk dapat bertahan hidup, kutu dewasa harus menghisap darah beberapa kali sehari. Tanpa darah, kutu dewasa akan mati dalam waktu 1 – 2 hari.
Kutu dewasa melekatkan telur-telur mereka yang berwarna kelabu keputih-putihan dan berbentuk bujur pada helaian rambut, berhampiran dengan kulit kepala. Ada ketikanya ia kelihatan seperti kelemumur.
Kutu dewasa pada kulit kepala biasanya  paling mudah untuk menemukannya adalah di belakang telinga dan sepanjang leher belakang.

EPIDEMIOLOGI
Head lice banyak ditemukan pada anak usia 3 – 12 tahun. Jangan merasa bersalah! Head lice tidak berarti anda orangtua yang tidak higienes. Kondisi ini tak ada kaitannya dengan kebersihan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang sosioekonomi. Transmisi penyakit sebagian besar terjadi melalui kontak langsung kepala dengan kepala (kepala seseorang yang telah terinfestasi sebelumnya). Walaupun jarang, transmisi penyakit melalui perantara alat seperti sisir, sikat, dll juga dapat terjadi. Lice yang ditemukan di sisir biasanya dalam keadaan mati. Lice yang masih sehat sangat jarang meninggalkan kulit kepala. Hal ini disebabkan lice membutuhkan darah untuk bertahan hidup.

GEJALA KLINIS
Gejala klinis dan tanda yang sering ditemukan adalah :
Gatal. Gatal pada kulit kepala disebabkan oleh reaksi alergi terhadap air liur kutu yang dikeluarkan sewaktu menghisap darah. Gatal kemerahan dapat ditemukan di kulit kepala, leher, dan bahu.

DIAGNOSIS
Diagnosis dari kutu rambut dapat ditegakkan dengan menemukan nimpa hidup atau kutu dewasa pada kulit kepala atau rambut seseorang. Nimpa hidup atau kutu dewasa sangat sulit ditemukan. Hal ini disebabkan ukurannya yang kecil, cepat berpindah tempat, dan sering menghindari cahaya.
Apabila nimpa atau kutu dewasa tidak ditemukan, dugaan terhadap kutu rambut dapat dipikirkan apabila menemukan telur yang menempel kurang dari 1 cm dari pangkal rambut. Telur lebih mudah untuk ditemukan, terutama di daerah leher atau belakang telinga. Telur harus dibedakan dengan ketombe sebab telur lebih sulit dilepaskan akibat menempel karena perekat yang dihasilkan oleh kutu rambut.
Apabila pada kulit kepala tidak ditemukan nimpa atau kutu dewasa, dan telur ditemukan lebih dari 1 cm dari kulit kepala, maka kemungkinannya adalah akibat infestasi terdahulu dan sudah tidak aktif, sehingga tidak memerlukan pengobatan.

PENGOBATAN
a.Pedikulosida adalah suatu zat yang dapat membunuh parasit penyebab kutu rambut. pedikulosida tidak boleh diberikan pada anak dibawah usia 2 tahun. Pada anak dibawah 2 tahun, kutu rambut dapat dihilangkan dengan cara manual menggunakan tangan dan sisir serit (sisir dengan jarak antar garpu yang rapat).
b.Permethrin (1%)
Saat ini merupakan pengobatan pilihan terhadap kutu rambut. Sediaan permethrin 1% berupa lotion yang dioleskan sebanyak 30 – 60 cc (aturan pakai dewasa, pada anak lihat pada kemasan obat) di rambut yang sebelumnya telah dicuci dengan sampo tanpa kondisioner kemudian dikeringkan dengan handuk terlebih dahulu. Lalu lotion ini dibiarkan selama 10 menit lalu dibilas kembali. Pengobatan ulangan dianjurkan apabila ditemukan kutu hidup 7 – 10 hari setelahnya. Permetrin tidak disetujui untuk pengobatan pada anak <2 tahun
c.Lindane (1%)
Merupakan senyawa organofosfat yang memiliki efek toksis terhadap susunan saraf pusat (SSP) apabila digunakan dengan tidak tepat. Lindane bukan obat pilihan pertama. Obat ini dapat menyebabkan kejang pada anak. Lindane menjadi pilihan bila sudah gagal dengan pengobatan sebelumnya (permetrin) atau tidak bisa menggunakan terhadap obat lini pertama (permetrin). Sediaan obat ini berupa shampo yang dapat dibeli menggunakan resep dokter. Oleskan sebanyak 30 – 60 cc. (aturan pakai dewasa, pada anak lihat pada kemasan obat) Pijatlah kulit kepala selama 4 menit lalu basahi sedikit dengan air agar merata. Sampo ini harus dibilas sebelum 10 menit. Pemakaian dapat diulang setelah 7 –10 hari apabila masih ditemukan kutu hidup. Lindane sebaiknya tidak digunakan untuk bayi prematur, seseorang dengan gangguan kejang, perempuan hamil dan menyusui, seseorang dengan kulit sensitif atau luka di tempat lindane akan diberikan, bayi, anak, lansia dan seseorang dengan berat kurng dari 49, 8 kg (110 pound).

EFEK SAMPING
Berupa gatal atau rasa panas di kulit kepala dapat terjadi akibat reaksi inflamasi kulit terhadap pengobatan. Reaksi ini dapat bertahan hingga beberapa hari dan bukan merupakan alasan utuk melakukan pengobatan ulangan. Untuk mengurangi gejala ini dapat digunakan antihistamin.
Menghilangkan Secara Manual
Membuang telur untuk mencegah penyebaran setelah pengobatan pedikulisid tidak diperlukan, karena hanya kutu hidup yang dapat menyebarkan penyakit. Pedikulosida tidak dapat menghilangkan 100%, oleh karena itu, telur dapat dihilangkan menggunakan sisir khusus / serit (terutama 1 cm dari kulit kepala).
Cara menghilangkan kutu rambut dengan cara manual adalah : basahi rambut anak, apabila tersedia gunakan kondisioner terlebih dahulu. Gunakan sisir serit setiap 3 – 4 hari sekali secara teratur sampai 2 minggu setelah terakhir kali anda menemukan kutu hidup. Rambut yang basah membuat kutu tidak dapat bergerak untuk sementara waktu, sedangkan kondisioner berfungsi untuk memudahkan penyisiran rambut.

PENCEGAHAN
Kutu rambut akan mati dalam 1 – 2 hari setelah jatuh dari kepala manusia. Kutu rambut umumnya menyebar melalui kontak langsung antara kepala dengan kepala (rambut dengan rambut). Untuk mencegah penyebaran dari kutu rambut maka hal yang dapat dilakukan adalah :
a.Hindari kontak langsung rambut dengan rambut sewaktu bermain atau saat aktifitas di sekolah dan di rumah.
b.Jangan saling meminjam topi, skarf, mantel, seragam olahraga, jaket, bandana atau topi baret .
c.Jangan saling meminjam handuk, sisir , sikat. Cucilah menggunakan air panas (minimal 710 C selama 5 – 10 menit) sisir atau sikat yang digunakan oleh seseorang dengan kutu rambut.
d.Jangan berbaring di kasur, sofa, bantal, karpet atau pada binatang berbulu yang kontak dengan seseorang dengan kutu rambut.
e.Bersihkan lantai dan perabotan menggunakan vakum, terutama pada tempat dimana orang dengan kutu rambut duduk atau berbaring. Namun tidak perlu menghabiskan banyak uang dan waktu untuk membersihkan rumah.
f.Cucilah baju, sprei, dan barang lain yang digunakan oleh sejak 2 hari sebelum pengobatan dimulai menggunakan air panas (540C). Baju dan pakaian yang tidak dapar dicuci dapat dicuci kering ATAU dirapatkan dalam kantong plastik dan disimpan selama 2 minggu.
g. Jangan mencuci rambut dahulu selama 1-2 hari setelah pengobatan dengan obat kutu rambut. Jangan gunakan sampo dengan kondisioner sebelum pengobatan.
h.Jangan gunakan semprotan fumigasi atau pengasapan; hal tersebut tidak dapat mematikan kutu rambut dan dapat bersifat racun apabila terhirup atau diserap melalui kulit.

udahan dulu akh nulisnya...udah dingin banget(winter seasons sich)lain kali sambung lagi...
Saya sich nggak ngerti lagi bahas soal BOLA...jadi mendingan nulis hal2x yang berkaitan tentang kesehatan.Mudah2x saja ada manfaatnya...
Maaf ya jika ada penggemar BOLA yang tersinggung...

Shatin,30 Dec 2010 (12.30 AM)
Winter seasons

0 komentar:

Poskan Komentar