Pages

Selasa, 25 Januari 2011

KANKER PANKREAS(SI GANAS DIRONGGA PERUT)

Share on :
KANKER PANKREAS 




DEFINISI KANKER
Kanker adalah suatu kelompok dari penyakit-penyakit. Lebih dari 100 tipe-tipe yang berbeda dari kanker diketahui, dan beberapa tipe-tipe kanker dapat berkembang dalam pankreas. Mereka semua mempunyai satu hal umum yang sama: pertumbuhan sel-sel yang abnormal dan merusak jaringan tubuh.
Kanker yang mulai pada pankreas disebut kanker pankreas. Pankreas adalah suatu organ berbentuk tabung yang seperti bunga karang/spons kira-kira 6 inches panjangnya. Ia berlokasi dibelakang perut, dibelakang lambung. Kepala pankreas ada dikanan perut. Ia dihubungkan pada duodenum (usus dua bela jari), akhir bagian atas dari usus kecil. Ujung yang sempit dari pankreas, disebut buntut, memanjang ke bagian kiri tubuh.

Kanker pankreas sulit diketahui dan disebut sebagai pembunuh yang tersembunyi Karena Letak Pankreas berada di rongga perut bagian belakang, jika terjadi perubahan patologis tidak mudah diketahui. Sebagian besar penderita ketika diketahui mengidap penyakit ini, sudah merupakan tahap lanjut, tidak bisa dilakukan pembedahan, hanya bisa dengan cara kemoterapi dan terapi sinar radioaktif untuk memperpanjang usia..

Sekitar 95% tumor yang bersifat kanker (malignant) pada pankreas adalah adenocarcinoma. Adenocarcinoma biasanya berasal dari sel kelenjar yang melapisi saluran pankreas. Kebanyakan adenocarcinoma terjadi di dalam kepala pankreas, bagian yang paling dekat bagian pertama usus kecil (duodenum)
Pankreas membuat getah-getah pankreas dan hormon-hormon, termasuk insulin. Getah-getah pankreas, juga disebut enzim-enzim, membantu mencerna makanan dalam usus kecil. Insulin mengontrol jumlah gula dalam darah. Kedua enzim-enzim dan hormon-hormon diperlukan untuk mempertahankan tubuh bekerja dengan benar.
Ketika getah-getah pankreas dibuat, mereka mengalir kedalam saluran utama pankreas. Saluran ini bergabung dengan saluran empedu umum (common bile duct), yang menghubungkan pankreas ke hati dan kantong empedu. Saluran empedu umum (common bile duct), yang membawa empedu (suatu cairan yang membantu mencerna lemak), menyambung ke usus kecil dekat lambung.

Ketika kanker pankreas menyebar, ia biasanya berjalan melalui sistim limpatik. Sistim limpatik mencakup suatu jaringan dari saluran-saluran halus yang bercabang , seperti pembuluh-pembuluh darah, kedalam jaringan-jaringan diseluruh tubuh. Sel-sel kanker dibawa melalui pembuluh-pembuluh oleh getah bening, suatu cairan air yang tidak berwarna yang membawa sel-sel yang melawan infeksi. Sepanjang jaringan pembuluh-pembuluh limpatik ada kelompok-kelompok dari organ-organ kecil yang berbentuk seperti kacang yang disebut simpul-simpul (nodul) getah bening. Ahli-ahli bedah seringkali mengangkat nodul-nodul getah bening dekat pankreas untuk mempelajari apakah mereka mengandung sel-sel kanker.
Sel-sel kanker dapat juga dibawa melalui aliran darah ke hati, paru-paru, tulang, atau organ-organ lain. Kanker pankreas yang menyebar ke organ-organ lain disebut kanker pankreas metastatik. 

PENYEBAB KANKER PANKREAS
Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kanker pankreas, mereka mempelajari bahwa ada sesuau yang meningkatkan kesempatan seseorang mendapat penyakit ini. Merokok adalah suatu faktor risko utama. Penelitian menunjukan bahwa perokok-perokok mengembangkan kanker pankreas dua sampai tiga kali lebih sering daripada bukan perokok. Menghentikan merokok mengurangi risiko kanker pankreas, kanker paru, dan sejumlah penyakit-penyakit lainnya.
Konsumsi alkohol dan kafein tidak tampak menjadi faktor resiko. Orang yang menderita penyakit pankreas kronis dan mereka yang kemungkinan menderita diabetes yang berlangsung lama (terutama sekali para wanita) berada dalam resiko yang lebih besar juga.

GEJALA KANKER PANKREAS
Kanker pankeas disebut suatu penyakit "yang diam" karena kanker pankreas dini biasanya tidak menyebabkan gejala-gejala. Jika tumor menghalangi saluran empedu umum (common bile duct) dan empedu tidak dapat masuk kedalam sistim pencernaan, kulit dan putih-putih mata mungkin menjadi kuning, dan urin mungkin menjadi lebih gelap. Kondisi ini disebut jaundice.
Ketika kanker tumbuh dan menyebar, sakit seringkali berkembang pada perut bagian atas dan adakalanya menyebar ke belakang (punggung). Sakit/nyeri mungkin memburuk setelah seseorang makan atau berbaring. Kanker pankreas dapat juga menyebabkan mual, kehilangan nafsu makan, kehilangan berat badan, dan kelemahan.

Suatu tipe yang jarang dari kanker pankreas, disebut kanker sel pulau yang sangat kecil (islet cell cancer), mulai pada sel-sel pankreas yang menghasilkan insulin dan hormon-hormon lain. Sel-sel islet juga disebut islets of Langerhans. Kanker sel-sel islet dapat menyebabkan pankreas menghasilkan terlalu banyak insulin atau hormon-hormon. Ketika ini terjadi, pasien mungkin merasakan lemah atau pusing/pening dan mungkin kedinginan (menggigil), kejang-kejang otot, atau diare.
Gejala-gejala ini mungkin disebabkan oleh kanker atau oleh persoalan-persoalan lain yang kurang serius. Jika seorang individu mengalami gejala-gejala, seorang dokter harus dikonsultasikan.

Tumor di kepala pankreas bisa berhubungan dengan pembuangan pada  empedu (cairan penncernaan yang dihasilkan oleh hati) ke dalam usus kecil. Oleh karena itu, jaundice (perubahan warna kuning pada kulit dan warna putih pada mata) disebabkan oleh penyumbatan pada aliran empedu biasanya adalah gejala awal. Jaundice tersebut disertai oleh rasa gatal di seluruh tubuh diakibatkan dari penyimpanan kristal garam empedu di bawah kulit. Muntah bisa diakibatkan dari hal-hal ketika kanker di kepala pankreas menyumbat aliran pada isi perut ke dalam usus kecil (penyumbatan pada saluran lambung) atau penyumbatan usus kecil itu sendiri.

Komplikasi : adenocarcinoma pada tubuh atau ujung pankreas (bagian tengah pada pankreas dan bagian terjauh dari duodenum) biasanya tidak menyebabkan gejala-gejala sampai tumor tersebut berkembang luas. Dengan begitu, gejala pertama adalah rasa sakit dan kehilangan berat badan. Pada waktu diagnosa, 90% orang mengalami rasa sakit pada perut-biasanya rasa sakit hebat di perut bagian atas yang tembus ke bagian belakang-dan kehilangan berat badan yang signifikan.
Adenocarcinoma pada tubuh atau ujung pankreas bisa menghalangi pembuluh mengeringkan limpa (organ yang menghasilkan, memantau, menyimpan, dan menghancurkan sel darah), mengakibatkan pembesaran limpa (splenomegaly). Penyumbatan bisa menyebabkan pembuluh menjadi bengkak dan terpuntir (varicose) di sekitar kerongkongan (varises kerongkongan) dan perut. Pendarahan hebat bisa terjadi, terutama berasal dari kerongkongan, jika varises vena pecah.

DIAGNOSIS KANKER PANKREAS
Biasanya memerintahkan tes-tes darah, urin, dan feces. Dokter mungkin juga meminta suatu "rangkaian menelan barium", atau "rangkaian saluran pencernaan bagian atas (upper GI)". Untuk tes ini, pasien meminum suatu larutan barium sebelum x-rays dari sistim pencernaan bagian atas diambil. Barium menunjukan bagan pankreas pada x-rays.
Tes-tes lain mungkin diperintahkan, seperti 
  1. Suatu angiogram, suatu x-ray khusus dari pembuluh-pembuluh darah.
  2. CT scans, x-rays yang memberikan gambar-gambar mendetil dari potongan melintang pankreas. Gambar-gamar ini diciptakan oleh suatu komputer.
  3. Transabdominal ultrasound untuk melihat pankreas. Pada prosedur ini, suatu alat yang mengirim gelombang-gelombang suara frekwensi tinggi, yang tidak dapat didengar, dilewatkan diatas perut. Gelombang-gelombang suara menggemakan balik pankreas. Gema-gema membentuk suatu gambar pada suatu layar yang terlihat seperti suatu televisi.
  4. ERCP (endoscopic retrograde cholangiopancreatogram), adalah suatu x-ray khusus dari saluran empedu umum (common bile duct). Untuk tes ini, suatu tabung fleksibel yang panjang (endoscope) dimasukkan melalui kerongkongan pasien kedalam usus kecil melalui lambung. Suatu zat pewarna disuntikan kedalam saluran empedu umum (common bile duct), dan x-rays diambil. Dokter dapt juga melihat melalui endoscope dan mengambil contoh-contoh jaringan.
  5. Endoscopic ultrasound adalah suatu prosedur yang relatif baru yang dapat digunakan untuk mendiagnosis kanker pankreas. Untuk prosedur ini, suatu endoscope dimasukkan dengan cara yang sama seperti ERCP; bagaimanapun, pada ujung dari endoscope adalah suatu ultrasound probe yang meng-scan pankreas untuk kanker-kanker. Karena ultrasound probe lebih dekat pada pankreas daripada dengan transabdominal ultrasound, adalah mungkin untuk mengidentifikasi kanker-kanker kecil dalam pankreas. Kanker-kanker juga dapat dibiopsi melalui endoscope.
Suatu biopsi adalah satu-satunya cara yang pasti untuk dokter untuk mengetahui apakah kanker hadir. Pada suatu biopsi, dokter mengangkat beberapa jaringan-jaringan dari pankreas. Mereka diperiksa dibawah sebuah mikroskop oleh seorang ahli patologi, yang memeriksa untuk sel-sel kanker.
Satu cara untuk mengangkat jaringan adalah dengan suatu jarum yang panjang yang dimasukkan melalui kulit kedalam pankreas. Ini disebut suatu biopsi jarum. Dokter-dokter menggunakan x-rays atau ultrasound untuk membimbing penempatan jarum. Tipe biopsi lain adalah suatu biopsi sikat. Ini dilakukan sewaktu ERCP. Dokter memasukkan suatu sikat yang sangat kecil melalui endoscope kedalam saluran empedu untuk menyeka sel-sel untuk diperiksa dibawah sebuah mikroskop.

Adakalanya suatu operasi yang disebut suatu laparotomy mungkin diperlukan. Selama operasi ini, dokter dapat memperhatikan organ-organ dalam perut dan dapat mengangkat jaringan. Laparotomy membantu dokter menentukan keadaan atau luasnya penyakit. Mengetahui keadaan membantu dokter merencanakan perawatan. Contoh-contoh jaringan yang diperoleh dengan suatu macam biopsi mungkin tidak memberikan suatu diagnosis yang jelas, dan biopsi mungkin perlu diulang menggunakan suatu metode yang berbeda.

Diagnosa awal pada tumor di dalam tubuh atau ujung pankreas adalah sulit karena gejala-gejala lambat terjadi dan pengamatan fisik dan hasil tes darah seringkali normal. Ketika adenocarcinoma pada pankreas diduga, pemeriksaan diagnosa yang paling tepat adalah computed tomography (CT). Pemeriksaan lain yang umumnya digunakan adalah pemindai ‘ultrasonik’, endoscopic retrograde cholangiopancreatography dan magnetic resonance imaging (MRI).

Untuk memastikan diagnosa, seorang dokter bisa memperoleh contoh pankreas untuk diteliti di bawah mikroskop (biopsi) dengan memasukkan jarum melalui kulit menggunakan CT atau pemindai ‘ultrasonik’ sebagai panduan. Meskipun begitu, pendekatan ini seringkali tidak terlihat tumor tersebut dan bisa menyebarkan sel kanker ke luar daerah lokal sepanjang lintasan jarum. Pendekatan yang sama kemungkinan digunakan untuk memperoleh contoh biopsi dari hati untuk melihat kanker yang telah menyebar ke pankreas, jika hasil dari pemeriksaan ini adalah normal tetapi dokter masih menduga keras adenocarcinoma, pankreas kemungkinan diteliti dengan cara operasi.

PENGOBATAN
Karena adenocarcinoma pada pankreas biasanya menyebar ke bagian yang lain pada tubuh sebelum ditemukan, prognosisinya sangat rendah. Kurang dari 2 % orang yang menderita adenocarcinoma pada pankreas bertahan hidup untuk 5 tahun setelah diagnosa. Harapan satu-satunya kesembuhan adalah operasi, yang dilakukan pada 10 sampai 20 % orang yang percaya bahwa kanker tersebut tidak menyebar. Salah satu dari pankreas tunggal atau pankreas dan duodenum diangkat. Setelah beberapa operasi, hanya 15 sampai 20 % orang hidup sampai 5 tahun. Kemoterapi tambahan dan terapi radiasi biasanya diberikan tetapi tidak mungkin memperbaiki waktu atau tingkat bertahan hidup secara mendasar.

Rasa sakit ringan kemungkinan dihilangkan dengan aspirin atau asetaminofen. Seringkali, pembunuh rasa sakit yang kuat sekali, seperti codeine atau morphine digunakan lewat mulut, diperlukan. Untuk 70 sampai 80% orang dengan rasa sakit yang hebat, suntikan ke dalam saraf untuk menghambat rasa sakit bisa menghasilkan keringanan. Kebocoran pada enzim pencernaan pankreas bisa diobati dengan persiapan enzim oral. Jika diabetes terbentuk, pengobatan insulin kemungkinan diperlukan.

Penyumbatan pada aliran empedu kemungkinan hilang sementara dengan menempatkan pipa (stent) di bagian bawah perut pada saluran yang mengeringkan empedu dari hati dan kantung empedu. Pada kebanyakan kasus, meskipun begitu, tumor tersebut kadangkala menyumbat saluran di sebelah atas dan bawah stent. Metode pengobatan alternatif adalah menciptakan pembedahan pada saluran yang dipotong melalui saluran yang menghubungkan perut dengan bagian usus kecil yang melebihi sumbatan.
Karena adenocarcinoma pada pankreas adalah fatal pada kebanyakan kasus, seorang dokter biasanya membicarakan perawatan sampai akhir hidup dengan orang tersebut, anggota keluarga, dan praktisi pemerhati kesehatan lainnya.

JENIS LANGKA KANKER PANKREAS
a.Cystadenocarcinoma pada pankreas adalah jenis yang langka pada kanker pankreas yang terbentuk dari tumor berisi cairan yang tidak bersifat kanker (benign) disebut cystadenoma. Hal itu seringkali menimbulkan rasa sakit perut sebelah atas dan bisa berkembang cukup besar untuk seorang dokter merasakan hal itu melalui dinding perut. Diagnosa biasanya dibuat dengan ultrasonografi atau pemindai computed tomography (CT)pada pankreas. Hanya 20% pada kanker ini telah menyebar pada saat operasi dilakukan. Oleh karena itu, cystadenocarcinoma memiliki dugaan yang lebih baik dibandingkan adenocarcinoma. Jika kanker tidak menyebar dan seluruh pankreas diangkat dengan cara operasi, orang tersebut memiliki 65% kesempatan untuk bertahan hidup setidaknya 5 tahun.

b.Tumor intraductal papillary-mucinous adalah jenis tumor pankreas langka yang ditandai dengan pembesaran (dilation) pada saluran utama pankreas, memproduksi lendir secara berlebihan, dan kadangkala sakit. Lebih dari 30% tumor ini bersifat kanker (malignant), tetapi karena tes diagnosa tidak dapat membedakan antara bentuk yang bersifat kanker dan bukan pada tumor ini, operasi adalah diagnosa terbaik dan pilihan pengobatan untuk setiap orang yang terduga memiliki tumor intraductal papillary-mucinous.

METODE PENGOBATAN
Kanker pankreas dapat disembuhkan hanya jika ia ditemukan pada stadium dininya, sebelum ia telah menyebar. Jika tidak, adalah sangat sulit untuk menyembuhkannya. Bagaimanapun, ia dapat dirawat, gejala-gejala dapat dihilangkan/diringankan, dan kwalitas hidup pasien dapat diperbaiki/ditingkatkan.Adapun metode perawatan dapat dilakukan dgn operasi,terapi radiasi atau kemoterapi.

A.Operasi mungkin dilakukan untuk mengangkat semua atau sebagian dari pankreas. Adakalanya juga perlu untuk mengangkat sebagian dari lambung, duodenum, dan jaringan-jaringan lain yang berdekatan. Operasi ini disebut suatu prosedur Whipple. Pada kasus-kasus dimana kanker dalam pankreas tidak dapat diangkat, ahli bedah mungkin mampu untuk menciptakan suatu bypass disekitar common bile duct atau duodenum jika salah satunya terblokir.

B.Terapi radiasi (juga disebut radioterapi) menggunakan sinar-sinar berkekuatan tinggi untuk merusak/menghancurkan sel-sel kanker dan menghentikan pertumbuhan mereka. Radiasi biasanya diberikan 5 hari setiap minggu untuk 5 sampai 6 minggu. Jadwal ini membantu melindungi jaringan yang sehat dengan menyebarkan keluar total dosis radiasi. Pasien tidak perlu diopname untuk terapi radiasi.
Radiasi juga sedang dipelajari sebagai suatu cara untuk membasmi sel-sel kanker yang tertinggal pada area setelah operasi. Sebagai tambahan, terapi radiasi dapat membantu menghilangkan sakit/nyeri atau persoalan-persoalan pencernaan ketika common bile duct atau duodenum terblokir.

C.Kemoterapi menggunakan obat-obat untuk membasmi sel-sel kanker. Dokter mungkin menggunakan hanya satu obat atau suatu kombinasi. Kemoterapi mungkin diberikan dengan cara oral (melalui mulut) atau dengan suntikan kedalam suatu otot atau vena. Obat-obat memasuki aliran darah dan berjalan keseluruh tubuh. Kemoterapi biasanya diberikan dalam siklus; suatu periode perawatan diikuti oleh suatu periode recovery, kemudian periode perawatan lainnya, dan seterunya.

EFEK SAMPING PENGOBATAN /PERAWAWTAN
Efek-efek sampingan tergantung pada tipe perawatan yang digunakan dan pada bagian tubuh yang sedang dirawat.Jaringan sehat mungkin juga terkena radiasi.. Efek sampingan yang diderita pasien selama terapi kanker bervariasi untuk setiap orang. Mereka mungkin bahkan berbeda dari satu perawatan ke perawatan berikutnya. Usaha-usaha dibuat untuk merencanakan perawatan yang mempertahankan persoalan-persoalan menjadi sekecil mungkin. Untungnya, kebanyakan efek-efek sampingan adalah sementara. Doctor-dokter, perawat-perawat, dan ahli-ahli diet dapat menjelaskan efek-efek sampingan perawatan kanker dan dapat menyarankan cara-cara untuk menangani  mereka.

A.Efek sampingan TERAPI RADIASI
Selama terapi radiasi, pasien mungkin menjadi sangat lelah ketika perawatan berlanjut. Beristirahat sebanyak mungkin adalah penting. Reaksi-reaksi kulit (kemerahan atau kekeringan) pada area yang dirawat adalah juga umum. Perawatan kulit yang baik adalah penting pada saat ini, namun pasien harus tidak menggunakan segala lotion-lotion atau cream-cream pada kulit tanpa pengecekan dengan dokter. Terapi radiasi pada perut bagian atas dapat menyebabkan mual dan muntah. Biasanya, perubahan-perubahan diet atau obat-obat dapat meringankan persoalan-persoalan ini.

B.Efek sampingan KEMOTERAPI
Efek sampingan dari kemoterapi tergantung pada obat-obat yang diberikan. Sebagai tambahan, setiap orang bereaksi secara berbeda. Kemoterapi mempengaruhi sel-sel yang tumbuh dengan cepat, seperti sel-sel yang membentuk darah, mereka yang melapisi saluran pencernaan, dan mereka yang berada di kulit dan rambut. Sebagai akibatnya, pasien-pasien dapat mempunyai efek-efek sampingan seperti suatu pertahanan (resistensi) terhadap infeksi yang lebih rendah, kurang tenaga, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, atau seriawan-seriawan mulut. Pasien-pasien mungkin juga kehilangan rambutnya.

Sebagai tambahan, perawatan kanker pankreas mungkin mengganggu produksi insulin dan getah-getah (enzim-enzim) pankreas. Pasien harus mengkonsumsi obat-obat untuk menggantikan ini; jika tidak tingkat gula darah mungkin salah dan pencernaan mungkin terpengaruh. Walaupun demikian, mengkonsumsi obat-obat ini dapat seringkali mengganggu pencernaan. Perencanaan yang hati-hati dan checkup-checkup adalah penting untuk membantu pasien menghindari kehilangan berat badan dan kelemahan dan kekurangan tenaga yang disebabkan oleh nutrisi yang buruk.

Well…udahan dulu akh bahas soal kanker pancreas…pingin bahas soal bayi yang terkena penyakit hati..hmm..kasihan tetanggaku bayinya harus nginep di RS lagi untuk kesekian kali karena penyakit hatinya yang belum sembuh juga..
Semoga ulasan soal kanker pancreas ada manfaatnya..yuk tetap jaga kesehatan ya..

Hongkong(Tai Wai),25 januari 2011(16.30)
Andrea Wind Wickham

0 komentar:

Poskan Komentar