Pages

Jumat, 22 April 2011

KALA DOLLAR MENYILAUKAN IMANKU

Share on :


Hkg adalah negeri dollar NAMUN dollar tsb bukan untukku kalau harus kugadaikan aqidahku.
Biarlah kuhidup di Indonesia dalam kemiskinan yang penting Islamku tetap berkibar dihati dan jiwaku..
biarlah perutku kenyang dengan TIWUL asal nurani dan Imanku tetap terjaga.

Kisah nyata yang bercerita ttg seorang Tenaga Kerja Indonesia (BMI)yang ada di HKG yang berusaha mempertahankan ke Islaman-nya dan menghindari tuduhan pembunuhan majikannya gara-gara sebuah kain JARIK.
semoga ada ibrah yang bisa di petik.
__________________________

Namaku Handayani dengan panggilanku Yani.
Aku berasal dari kota besar dan terkenal di Jatim yakni Surabaya…namun kebesaran kotaku tidak membawa kebaikan ekonomi keluargaku.

 
Keluargaku sangat miskin,seringkali kami makan tiwul sbg pengganjal perutku.Namun aku bangga kepada ortuku yang tetap mendidik kami ketekunan dalam beribadah kepada Allah swt walau perut kami sering keroncongan.

Cita-citaku sangat tinggi ingin jadi seorang dokter biar bisa mengobati ayahku yg sering sakit-sakitan juga warga dikampungku agar gratis biaya pengobatan.
Namun sayang cita-citaku kandas sejak ayahku wafat.Aku hanya sempat mengenyam pendidikan sampai tamat SMP
Sebagai anak tertua dari 5 bersaudara aku berkewajiban meringankan beban keluarga.
Susah sekali aku mencari pekerjaan di kotaku.Apalagi pendidikanku Cuma lulusan SMP.Anak tetanggaku saja yang sudah sarjana malah kesulitan mendapatkan kerjaan,apalgi aku??

Akhirnya aku nekad melamar kerjaan sebagai TKI ke Hkg.Banyak anak tetanggaku yg berhasil secara ekonomi dengan bekerja di LN .
Aku sengaja memilih Hkg yg katanya gajinya gede hamper 4 juta lebih sebulan.

Hampir 6 bln kumenunggu di PT penyalur tenaga kerja di Jkt.
Kehidupan PT yg benar2x mengiris hati dan menguji kesabaran.
Hampir tiap hari menu kami(ratusan TKI) Cuma kangkung dan terong.
Dan tidur kami tergeletak dilantai persis seperti barisan ikan bandeng yang dijual para pedagang.

“Hari ini kalian hrs bikin ID Card hkg ke Imigrasi.Selesai dr imigrasi kalian harus siap2x di jemput majikan masing2x.Kalian akan diantar oleh sopir ke agent cabang masing2x.
Tapi sebelumnya kalian harus menandatangani surat pernyataan yang isinya diantaranya gaji kalian akan dipotong selama 7 bulan berturut2x dan passport kalian akan disimpan oleh agent selama kalian belum lunas potongan hutang kalian!” kata staff agency pusat begitu kami menginjakkan kaki ke Hkg tepatnya daerah Cause Way Bay.

Ya…agencyku adalah terbesar di Hkg dan mempunyai 10 cabang diberbagai tempat.Rombonganku ada 23 org terdiri dr beberapa Pt di Jkt tapi satu naungan Agency di Hkg ini.
Aku adalah TKI termuda karena usiaku masih 15 tahun namun oleh PT di Jkt dituakan menjadi 21 thn.

“Dan ingat…kalian harus kerja dgn baik.Kalau sebelum 2 thn kalian di interminete atau ngbreak contract…maka kalian harus mengulang lagi hutang kalian minimum 4 sampai 5 bulan lagi walaupun kalian telah bayar 7 bulan.”Tambah staff tsb membuat kami terkejut.

“Kenapa sebanyak itu Madam?”tanyaku hati2x
“Untuk potongan gaji 7 bulan adalah hutang kalian selama di PT Indo sebesar 4 bulan gaji kalian.untuk biaya makan dan tetek bengeknya.
Dan 3 bln lagi untuk biaya pengurusan di HKG.
Dan kalau di intermnute atau ngbreaks contrak,maka potongan 4 sampai 5 bulan lagi untuk biaya pengurusan majikan baru di HKG.

Deg…jantungku benar2x mau copot.Ternyata begitu mahalnya biaya yang harus kubayar untuk sekedar kerja jadi TKI di HKg.
Padahal selama di PT Indo kami Cuma makan kangkung dan terong hampir tiap hari…dan kalau minggu kami tak mendapat jatah sama sekali.Benar2x pemerasan darah terhadap kami…
Dan kami tidak berdaya untuk tidak menanda tanganinya perjanjian sepihak itu.

Tepat pukul 5 sore..aku dan 2 orang temanku diantar ke salah satu cabang Agencyku di ujung pulau.Katanya majikanku beralamat disana.
“Bolehkah saya sholat dulu,Madam?Sejak pagi saya belum sholat.”Tanyaku hati-hati.
“Ngapain kamu sholat?Ini Hongkong bukan Indonesia atau Negara Arab.Kalian datang ke HKG untuk kerja bukan untuk sholat!”jawaban mdm PAT betul-betul mengagetkanku.

“Tapi bukankah kami punya surat perjanjian kerja membolehkan melaksanakan keyakinan kami?ini buktinya surat perjanjian tsb..

“Surat itu hanya formalitas saja untuk melancarkan kalian datang ke Hkg.Yang ada sekarang adalah surat perjanjian kertas hijau ini antara kalian dengan majikan.Ini yang berlaku…yang ada di HKG.
Kalau kalian ingin sholat…pergi saja kerja ke negara2x Arab…!

Aku terdiam.begitu juga 2 rekanku.Dalam hati kuberdo’a semoga majikanku baik dan mengizinkanku untuk tetap melaksanakan keyakinanku sebagai seorang Muslimah.

Tepat jam 18.30 majikanku datang mengambilku dr cabang agency.
Tuanku bernama MR.Wong Fei Fang dan Nyonyaku bernama Candy Wong.Mrk mempunyai 2 org anak yg beranjak dewasa bernama Nelson dan Erine.

Hatiku makin sedih tatkala kutahu kalau Tuanku ternyata seorang Pastor merangkap seorang tabib China.Yakni menjual obat2x herba China.Sementara Nyonyaku aktifis Gereja.
mrk adalah keluarga yang sangat kental dalam keagamaan Kristeni.
Pupus sudah harapanku untuk bisa menunaikan kewajibanku sebagai muslimah saat mrk meng-ultimatum bahwa aku dilarang keras untuk sholat,berjilbab,puasa atau kegiatan agama Islam lainnya.
Boleh “TIDAK “ memakan daging babi TAPI harus memasak daging babi tiap hari untuk mrk.

Ya Allah…ternyata langkahku salah.Terjerumus dalam lingkup yang mengukung ke Islamanku.
Demi meraih dollar,meraih sesuap nasi untukku dan keluargaku di Indo,
demi membangun harapan kehidupan yang lebih baik ternyata harus kubayar mahal dengan aqidahku…

Hari demi hari kulalui dengan perasaan hampa karena diriku sama sekali tak bisa melakukan kewajibanku selaku moslem seperti sholat dll.
Tanganku selalu berlumuran dengan najis2 daging Babi.Setiap saat…pagi,siang,dan malam.
kerjaku dimulai jam 5 pagi karena hrs menyiapkan sarapan Erine dan Nelson dan berakhir jam 01.00 malam.
Cuma hari Minggu kudapatkan waktu liburku yang kugunakan sebaik-baiknya berkumpul dgn sesame TKI di Hkg.

Sebenarnya Tuanku dan Nelson sangat baik kpdku.Mrk selalu sopan memperlakukanku sebagai manusia.
tapi Nyonyaku dan anak perempuannya bernama Erine sangat jahat.Selalu curiga dan tak segan memukulku kalau kusalah.
Seringkali Erine menuduhku yang nggak2x hingga aku kena marah dan pukul Nyonyaku.
Namun kucoba bertahan demi mengisi perut keluargaku di Indonesia agar mrk bisa merasakan enaknya makan nasi.
Tidak melulu makan Tiwul atau ikan asin…sekali-kali bisa merasakan juga rasa daging ayam.

Tiap bulan gajiku yang kuterima Cuma HKG $ 300 karena $ 3000 lebih harus kubayarkan ke Agencyku.
Jika kutelat bayar maka akan dapat denda $ 200/bulan.
sebisa mungkin kuirit pemakaianku hingga tiap bulan bisa kukirim keluargaku $ 200.

Tak terasa 4 bulan sudah kubekerja di keluarga Mr.Wong.
4 bulan jg kutinggalkan identitasku sbg seorang muslimah.Perasaanku mulai galau…apalgi tiap minggu Nyonyaku selaku mengajakku pergi ke Gereja menemani mrk.Aku mencoba menolak namun sll dating ancaman interminete.

Tiba2x ada keberanian dalam diriku untuk melakukan sholat secara sembunyi.Aku sudah hapal kebiasaan mrk dan kapan waktu yang tepat sholat saat mrk tak ada di rumah atau sedang tidur.
Dan kupilih sebuah GUDANG berkuran 1,5 m diantara tumpukan sepatu dan barang mrk.
Ruangan yang pengap dan sempit.

Aku segaja bangun lebih pagi agar bisa mandi lebih awal dan berwudlu sebelum memasak sarapan untuk Erine dan Nelson.
Tangisku tumpah merasakan begitu besarnya dosaku meninggalkan Allah swt selama ini.Kumohon ampunan_Nya dan perlindungan_Nya.

Saat Nyonyaku bertanya kenapa mataku merah…aku hanya menjawabnya kalau diriku kangen keluargaku di Indonesia,padahal sebenarnya diriku sangat takut dengan azab Allah swt karena telah lama mengkhianati_Nya.

Begitulah kujalani kewajibanku selaku muslimah secara sembunyi.Sholat di gudang yg pengap dan sempit dan Kubaca al qur’an kala mrk terlelap tidur dimalam hari itupun dengan susah payah …dengan bantuan cahaya lampu jalan raya yang kebetulan memantul ke jendela kamar Erine tempatku tidur.
Praktis tidurku sehari Cuma 2 atau 3 jam tapi kadang2x Cuma 1 jam tiap hari Jum’at karena majikanku selalu mengadakan kumpulan dengan jemahnya hingga larut malam di rumah.
Namun kutak peduli demi takutku kpd azab Allah swt nanti.Dan aku juga ingin merasakan kedamaian hatiku selaku muslimah.

tak terasa 7 bulan kurang 3 hari kubekerja di Mr.Wong.Hingga suatu kejadian yang membuatku terpaksa harus meninggalkan rumah tsb alias DI INTERMINETE..dan dikembalikan ke Agencyku.

Tuanku yang biasanya tak pernah marah dan selalu sabar kali ini benar2x marah kpdku.Apalgi Nyonyaku.Tanganku sempat disiram air panas secara sengaja begitu mengetahui apa yang kulakukan di rumah mrk.Erine dan Nyonyaku memukuli.Cuma Nelson yang hanya menatapku tak berdaya.

Semua ini berawal gara-gara saat kusholat Ashar…tiba-tiba Erine pulang ke rumah mencariku.Dia mendapatiku di gudang sedang sholat dan melaporkannya ke ibunya.
Tiap hari mmg majikanku jarang ada di rumah begitu juga Erine dan nelson.Mrk berangkat jam 7 pagi dan pulang ke rumah setelah jam 7 malam.Mrk sering tinggal di toko daripada di rumah.

Aku kembali ke Agencyku di Cause Way Bay setelah mantan majikanku membayarku uang ticket pulang Indo,uang interninte,gaji bulan ke 7 yang total semuanya HKG $ 8700.
Namun uang itu tak pernah sampai ketanganku karena diambil langsung oleh agencyku.
katanya untuk bayar hutangku yang ke 7 bulan dan biaya mencari majikan baru.

Ketika kukatakan kalau aku ingin pulang Indo saja…para staff agencyku marah2x dan mengatakanku dgn kata2x kotor.Bahkan mrk mengatakan jika kuingin pasportku kembali maka aku harus bekerja lagi sampai 2 tahun.

Akhirnya tiada pilihan…aku kembali cari majikan baru di cabang lain agencyku tsb.
Selang 2 hari kudaptkan majikan baru dengan tugasku menjaga bayinya berumur 1 bulan.
Aku mau menerima kerja dimajikan tsb karena mrk bersedia menerima syaratku untuk mengizinkanku melakukan kewajibanku selaku moslem.
itupun dengan catatan aku tidak boleh melalaikan kewajibanku merawat dan menjaga bayinya.

Agencyku mengirimku ke China untuk menunggu turunnya vissaku yg baru setelah positip kudapat majikan baru.
Aku juga terpaksa menanda tangani perjanjian hutangku ke Agency sebesar 5 bulan lagi.
Perjanjian hutang yang benar2x menyedot darah kehidupan para TKI. Namun kami tidak berdaya…

2 Bulan kumenunggu visa baruku untuk bekerja dimajikan baruku di China.2 bulan juga kutak bisa sepeserpun mengirimkan uang ke keluargaku.
Tak terbayang diriku…mungkin keluargaku di Indo makan tiwul lagi untuk mengganjal perutnya karena uang bantuanku tak mrk dapatkan sama sekali.

majikanku yg baru ini adalah pasangan muda dan baru punya anak 1 usia 1 bulan.nyonyaku seorang Chinesse dan Tuanku adalah western people.mrk baik sekali.Dua2xnya guru hingga sering meninggalkan bayinya.

sayangnya tiap pagi POPO(ibunya Nyonyaku)selalu datang memata-mataiku dan selalu cemburu kpdku.
Apapun yang kulakukan dalam merawat cucunya selalu salah dimata POPO.beliau juga sering mengadu yang nggak2x kpd majikanku.
aku mencoba mengambil hati POPO dengan bahasa cantonisku yang terbata-bata dan kerjaku yang makin baik.
Namun tetap saja POPO membenciku…hingga suatu kejadian membuatku berurusan dgn aparat kepolisian HKG setelah kubekerja 4 bulan.

Atas hasutan POPO,Nyonyaku menuduhku mau membunuh bayinya dengan JARIK(kain panjang yg biasa dipakai menggendong bayi).
Aku dipulangkan kembali ke Agencyku dan majikanku melaporkanku secara hukum dgn tuduhan pembunuhan kpd anaknya.
Sebelumnya Popo dan Nyonyaku menampar dan memukulku.

Di depan Polisi dan staff agencyku juga majikanku…aku berusaha menerangkan kalau aku tak pernah berniat mencelakakan bayi apalgi membunuhnya.
Aku Cuma menggendongnya dgn jarik dan tatkala bayinya tertidur kutaruh di ranjangnya lalu kuselimuti dengan Jarik sambil kukecup kening bayi tsb.
Cuma itu.Namun sialnya Popo yg datang tiba-tiba menyangkaku mau membunuh cucunya.Dan nyonyaku percaya setelah melihat rekaman camera dimana terlihat aku merunduk seolah mau membunuh bayinya padahal aku Cuma mengecup keningnya.

Allah swt maha Pengasih dan maha Mendengar.
disaat pembelaanku kpd mrk mulai runtuh..disaat putus asaku menjulang tinggi..disaat tanganku mulai di borgol polisi…disitulah Allah swt mendatangkan sebuah bantuan dengan datangnya seorang wanita yang kukira selama ini dia orang Philipine.
Wanita itulah yang menerangkan kegunaan jarik bg org Indo,arti kecupan pengasuh kpd bayi dll.Dia bahkan berani menjamin diriku gadis baik walaupun sebenarnya kami tidak pernah akrab.Aku hanya melihat dia 3x di Agency tsb

Rupanya keterangan wanita tsb meyakinkan 3 org polisi dan majikanku serta staff agencyku kalau memang aku tidak berniat membunuh bayi Cuma salah paham.
Wanita itu ternyata sahabat karibnya manager cabang agencyku.
Aku sangat berterima kasih kpd wanita tsb dan aku memilih untuk pulang ke Indonesia setelah traumaku di Hkg.

Hkg adalah negeri dollar NAMUN dollar tsb bukan untukku kalau harus kugadaikan aqidahku.
Biarlah kuhidup di Indonesia dalam kemiskinan yang penting Islamku tetap berkibar dihati dan jiwaku..
biarlah perutku kenyang dengan TIWUL asal nurani dan Imanku tetap terjaga.Mungkin suatu hari impianku akan terwujud kala pemerintah Indonesia mencintai rakyatnya sepertiku dan keluargaku hingga tak ada lagi kemiskinan pada rakyatnya…

__________________

Hm..itu kisah nyata salah satu TKI yang kebetulan saya menyaksikannya dan mendengar langsung kala berkunjung ke kantor sahabatku.masih banyak TKI yang bernasib lebih buruk hingga menemui ajal tapi tak pernah terexposs ke luar.
Semoga ada Ibrah yang bisa dipetik dr kisah HANDAYANI(nama disamarkan) tetapi soal nama Agency sptnya mudah di tebak bagi org Indo yg kerja di Hkg.Agency terbesar dan mempunyai 10 cabang…tahukan???
hayoo..siapa yang tahu?


With love as you friend..

Andrealica Nhordeeniz(Wind Wickham)
CND, April 21,th 2011

0 komentar:

Poskan Komentar