Pages

Rabu, 10 Agustus 2011

KAYLA….WILL YOU MARRY ME??

Share on :

(sebuah kisah nyata seorang mualaf menemukan cinta yang sebenarnya via Islam)

From the first day I met you,
I knew it was true.
That some day I would fall in love with you.
That time has come to say I DO.
All I can think about is being with you.
You've made me better in my path of life
So in return will you be my wife?

**************************************************************

“Kayla…Will you marry me? Please???? ”kata Mark untuk kesekian kalinya.

Kayla hanya tersenyum.Menatap sekilas pria  yang berdiri didepannya lalu kembali asyik memeriksa file-file pasiennya.

“Kayla..saya serius ! Saya ingin menikahimu ..”ujar Mark lagi seraya meraih tangan Kayla

“Tolong lepaskan tangan saya,Mark…!  Kumohon…!

“oke..tapi tolong beri  jawaban untukku ! Bersediakah kau menikah denganku?Please..!”

“No..!!”jawab Kayla tegas

“Why?? is there any other men in your hearts?”

“No !”jawab  Kayla lagi

“But why would not accept my proposal?”

“Saya tidak mungkin menikah denganmu Mark. Perbedaan antara kita sangat dalam.Tidak mungkin!”

“Perbeadaan apa?apakah karena saya western dan kamu Asia?apakah karena warna kulit atau  apa?
Bukankah Tuhan menciptakan manusia dari berbagai bangsa dan suku untuk saling mengenal dan saling menyayangi?  Apakah karena kau seorang dokter dan aku pernah jadi pasienmu?Apakah saya kurang menarik untukmu dibandingkan mantan pacarmu ?’

“Cukup Mark..jangan diteruskan.Asal dirimu tahu..dalam sejarah hidup saya tidak pernah mengenal seorang laki-laki untuk jadi pacar saya. Maaf.saya masih kerja !” ujar Kayla tersinggung.

“Kayla,sudah 9x saya mengajakmu menikah tapi kau selalu menghindar.Saya butuh jawabanmu,Kayla!’

“Bukankah saya sudah menjawabnya tadi.Jawabanku TIDAK !”

“Tapi kau tidak memberikan alasan penolakanmu !”

“Maaf mark…saya harus kerja.Banyak  pasien yang sedang menunggu saya.!”

“Ok..saya pergi sekarang.tapi ingat..saya akan terus menungu jawabanmu hingga kau bilang “IYA “ atas ajakan  saya untuk menikah !”kata Mark dengan nada kesal.

Kayla menatap kepergian Mark dengan hati sedih.Begitu banyak yang ingin dia utarakan kepada laki-laki itu alasan menolaknya.Namun naluri sebagai seorang muslimah menahannya untuk tidak terlanjut jauh dalam berhubungan dengan yang bukan makhramnya.


********************

“Sampai kapan kau akan terus menolaknya,Kayla?”Tanya Farah tiba-tiba.”Kupikir tidak ada laki-laki tangguh yang terus mengejar seorang wanita untuk menikah dengannya kecuali Mark. Laki-laki malang..!’

“Saya tidak tahu…sungguh..!”jawab Kayla sedih

“Lho…koq?Apakah  Mark tidak cukup menarik buatmu?”Tanya Farah bingung.

“Siapapun wanita yang mengenal  Mark..pasti  tertarik kepadanya.Fisik yang terbungkus  prilakunya yang baik  merupakan daya tarik tersendiri bagi kaum wanita.Namun dia bukan untukku,Farah..!”

“Aku sungguh tak mengerti,Kayla..! Apa sich yang kurang dari Mark?”

“Prinsip hidup kami berbeda..! Bagaikan minyak dengan air !"

“Maksudnya?”

“Keyakinan kami berbeda.Mark seorang pemeluk Protestan yang taat.Sementara saya seorang Moslem.Haram bagi saya menikah dengan orang non Moslem kecuali Mark mau memeluk agama yang saya anut.

“Ah..Kayla..soal agama yang berbeda kan bisa di atur.Tokh banyak yang melakukan perkawinan berbeda agama.Dan...mereka tetap langgeng dan bahagia.Kuncinya saling pengertian dan saling menghargai saja !”

“bagi saya agama bukanlah permainan hidup.Islam adalah tuntunan hidup saya.Penerang hidup saya. Agama Islam adalah agama fithrah, dan manusia diciptakan Allah Ta'ala cocok dengan fitrah ini, karena itu Allah Subhanahu wa Ta'ala menyuruh manusia menghadapkan diri ke agama fithrah agar tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan. Sehingga manusia berjalan di atas fithrahnya. Termasuk dalam hal perkawinan.

saya hanya akan berpijak dalam tuntunan hidup secara Islam.dan itu tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun.Termasuk oleh kehadiran seorang laki-laki yang akan menemani hidup saya kelak.Intinya saya tak mungkin menikah dan hidup bersama Mark sepanjang dia tidak memeluk Islam!.
Dalam Islamku ada larangan keras menikah dengan orang musryik seperti dalam Firman Allah:

Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita yang musyrik, walaupun dia menarik hatimu.
Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun ia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya
 Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
 (QS. al-Baqarah [2] : 221)

“ Maaf Kayla…saya sungguh tidak mengerti dengan agama Islammu. Tetapi pernahkah kau berikan alasanmu tsb kepada Mark?”

Kayla cuma menggeleng pelan dan tertunduk sedih.

“Jadi bagaimana mungkin dia tahu alasan penolakanmu kalau kau tak beritahu. Seingatku sudah 9x dia melamarmu.Dia sering mengalami kekecewaan tanpa tahu apa alasanmu menolaknya. Dia akan terus mengejarmu.”

“Saya tak berani  menjelaskannya secara terus terang.”

“Kamu harus menerangkan kepadanya biar dia faham. Mungkin saja dia bersedia masuk Islam demi cintanya kepada kamu..”saran Farah.

“Saya tidak ingin dia masuk Islam hanya demi menikahi saya.hanya sekedar demi cinta kepada saya.Saya ingin Mark masuk Islam karena mencintai Islam buka demi saya.akan fatal akibatnya nanti.
Saya menginginkan dia masuk Islam tanpa paksaan.Atas naluri dan kesadarannya sdr bahwa Islam itu pilihan agama yang benar dan menaungi hidupnya!”jelas Kayla  mantap


************************

Hampir 1 jam Kayla duduk gelisah menunggu seseorang menjemputnya di Toronto Pearson International Airport.
Berkali-kali dia menengok jam tangannya dan melemparkan pandangannya kearah pintu masuk ruang tunggu.

Assalamualaikum warrahmatullohi wabarakatuhu..!”sebuah ucapan lembut menyapa telinganya.”Apa kabarmu,Kayla?”

Sejenak Kayla terpaku.Meneliti sesosok tubuh yang tepat berdiri di depannya. Dan sebuah memory pun mencuat kembali dalam benak pikirannya.

Waalaikumsalam warahmatullohi wabarakatuhu. Afwan..are you,Mark?” Tanya Kayla ragu 

“Yes I’m Mark Dravin. Apakah ada yang aneh pada saya,Kayla?

“oh..saya Cuma kaget dan bingung.bagaimana kau bisa fasih mengucapkan salam tersebut?Bagaimana kau ada disini dan masih mengenaliku?
Bukankah dulu kau pamit kepada saya pergi ke England?Kenapa sekarang ada di Canada dengan penampilan yang sangat jauh berbeda dengan Mark yang saya kenal dulu selama di Hongkong?”kata Kayla bingung.

“Dulu saya membatalkan tawaran dines ke England dan berubah arah ke Vancouver.Di Canada ini ternyata lingkungannya banyak yang moslem dan saya tergerak untuk mempelajari Islam.Dan Islam ternyata sangat mengagumkan.Begitu indah cahaya yang terpancar dari pemeluknya.Dan itu sungguh sangat menggelitik perasaan dan jiwa saya !’jawab Mark sambil tersenyum.

“Maksudnya?”Tanya Kayla 

“Subhanallah..Islam ternyata meleburkan keyakinan saya yang dulu.Menata hidup saya dengan seluruh kaidahnya dan syariatnya.Intinya..setelah 1 tahun saya bergaul dengan kaum Moslem disini  dan mempelajari  Islam secara  continue..saya mengikhrarkan diri menjadi pemeluknya.”

“Allahu akbar..3x…Alhamdulillah..akhirnya Allah memberikan hidayah kepadamu…Mark ! Saya ikut senang mendengarnya.. “kata Kayla gembira. 

“Senang berjumpa kembali denganmu,Kayla ..setelah sekian lama saya mencarimu !”ujar Mark dengan senyum manisnya.

“Kau mencari saya? Ada apa?”Tanya Kayla heran

“Saya kembali ke Hongkong mencarimu tapi menurut sahabatmu kau sudah pindah ke Australia demi tugasmu.
Dan saya banyak mendengar dari sahabatmu Farah impianmu menikah dan alasanmu menolak menikah dengan saya.Itu juga merupakan salah satu yang membuat saya terpecut untuk menggali apa dan bagaimana Islam yang membuat kamu sangat sulit untuk di taklukkan oleh saya.Islam telah membuka lebar mata hati saya apa hakikat cinta yang sebenarnya.
Sekarang saya mengerti ternyata dalam Islam juga mempunyai hukum-hukum tertentu dalam hal perkawinan “ujar Mark panjang lebar.

“Afwan Mark…bagaimana  kau tahu saya ada disini?”

“Saya  mau menemui sahabat saya William Stevent .kau pasti mengenalnya,bukan?”Dia tinggal di kota ini tepatnya di Ontario.dan secara tak sengaja saya melihat dirimu duduk gelisah  disini sepertinya menunggu seseorang.”ucap mark sambil tersenyum

“Saya sedang menunggu sepupu menjemput saya disini tapi belum datang juga..saya pulang kembali ke tempat kelahiran saya ini.Maaf..apakah maksudmu Stevent Schuyler? Dia kan seorang  obstetricians…!”

“Ya benar…Stevt adalah sahabat saya juga.Dia seorang obstetricians(dokter kandungan),tapi dia juga aktivis dakwah.Kebetulan kami satu halaqoh  dan dia banyak membantuku. Ada beberapa hal yang harus kami bicarakan.”

“Oya?Subhanallah…Saya sungguh senang mendengarnya…Mark..! Nggak menyangka..Ternyata Allah swt maha penyayang dan mengabulkan do’a  hambanya termasuk doa saya.”

“Maksudmu?”tanya Mark heran

“Sejak kau pamit mau  pergi ke England 3 tahun yang lalu..saya sering berdo’a semoga Allah swt membukakan pintu hatimu untuk menerima cahaya Islam.Saya tahu kamu kecewa dan terpukul  berat saat saya memberikan alasan penolakan lamaranmu.Dan saya juga berdo’a mudah-mudahan kita bertemu lagi dalam jalinan akidah yang sama..”jelas Kayla dengan tersipu malu.

“Allah  swt maha mendengar setiap hamba_Nya yang memohon dengan sungguh-sungguh.Bukankah ada Firman_Nya yang berbunyi:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(Q.s.al-Baqarah: 186).

Terima kasih ya Kayla atas do’amu…”kata Mark sambil tersenyum

Kayla hanya mengangguk dan dia bersiap—siap meninggalkan Mark.

Kayla..will you marry me??? Tanya Mark denga lembut

Kayla tersentak.Sudah lebih dari 3 tahun kalimat itu hilang tertelan angin seiring kepergian Mark namun kali ini menyapa lagi dirinya.

“Kayla..saya hanya ingin menyempurnakan separuh agama saya.Saya ingin menikahimu.Tolong bantu saya ,please?
Bukankah  Rosulullah juga sangat menganjurkan untuk kita menikah seperti halnya dalam hadistnya yang berbunyi;

Anas bin Malik radliyallahu 'anhu berkata : "Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :
Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi". (Hadist Riwayat Thabrani dan Hakim). 

“Pintalah kepada orang tuaku Mark.Bukan disini tempatnya.Pakailah kaidah Islam  dalam melamar sesorang untuk menjadi seorang istrimu agar pernikahanmu penuh dengan berkah dari Allah swt.”jawab Kayla dengan tersenyum…

*************

I never knew that I would love someone the way I love you.
You have opened the door to a new and exciting life which I
had never imagined could be…

I've spent the day thinking wondering if its real.
There has to be a special way to show you how I feel.
Your presence makes me tremble
your eyes alight with love
if there is a place called heaven you were sent from up above
I think of all the memories the times we spent together
The one thing that I'll always know is we will be forever.

I think back to the day  of when we said "I Do"
and you softly whispered in my ear the words "I love you"
I felt true love that day and feel it more and more

We have created something magic in our family of four.
You have been in my thoughts all day long and then it dawned on me
My love for you is so strong
I am so thankful …You my love came my way..
KAYLA…I LOVE YOU ..COZ  ALLAH ..

**********************


Hongkong,Agustus 2011
Andrealica Nhordeeniz
Special for my best friend; Kayla Gufran  dan Mark J.Dravin

0 komentar:

Poskan Komentar