Pages

Kamis, 08 November 2012

PINTAKU ..NAK...!(Surat Ortu Utk Anaknya)

Share on :


Anakku….
jika kuberanjak tua nanti…
Kuberharap pengertianmu dan kesabaranmu terhadapku…
Andaikan diriku memecahkan piring…
atau menumpahkan sup diatas meja karena penglihatanku mulai kabur..
Kuberharap dirimu tidak berteriak marah kepadaku…

Orang tua sangat sensitive
Selalu merasa kasihan sendiri tatkala kamu memarahinya…
Tatkala pendengaranku makin berkurang..
Dan diriku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan…
Kuharap kamu tidak memanggilku TULI
Kumohon kamu ulangi lagi apa yang kau katakana atau kau tuliskan…

Maafkan diriku..Anakku…
Aku makin tua…
Lututku makin lemah…
Kuharap dirimu bisa bersabar untuk menolongku berdiri…
Seperti halnya dulu kubantu dirimu tatkala kecil
Saat belajar berjalan…
Kumohon ketabahanmu…
Tatkala kusering mengulang2 seperti kaset  yang rusak…
Kuharap dirimu tetap mendengarkanku…
Kuharap dirimu jangan mengejekku…
Atau merasa bosan mendengarkanku…
Masih ingatkah saat dirimu kecil dan dirimu menginginkan balon?
Dirimu merengek-rengek hingga kau mendapatkannya…

Kumohon maafkan bauku…
Diriku bau orang tua..
Dan kumohon jangan memaksaku mandi…
Tubuhku sangat lemah…
Orang tua sangat rentan sakit tatkala kedinginan..
Kuharap tidak membuatmu keluar dariku..
Masih ingatkah tatkala kau kecil?
Aku sering mengejarmu karena dirimu tak mau mandi..

Kuharap dirimu sabar denganku…
Ketika diriku selalu rewel….
Semua bagian tubuhku mulai tua..
Kamu akan mengerti tatkala beranjak tua nanti..

Dan jika dirimu ada waktu…
Kuharap kita bisa bicara…
Walaupun Cuma beberapa menit..
Setiap saat aku selalu sendirian…
Dan tak ada seorangpun yang mengajak bicara..

Kutahu kamu sibuk bekerja…
Walaupun dirimu tidak tertarik dengan ceritaku..
Kumohon..luangkan waktumu untukku… 
Masihkah kau teringat tatkala dirimu kecil?
Aku sering mendengarkan ceritamu tentang Tedy Bear..

Saat waktunya tiba …
Diriku sakit dan terbaring di tempat tidur..
Kuharap engkau bersabar merawatku…

MAAFKAN DIRIKU…
Jika secara tidak sengaja ranjangku basah ataupun berantakan..
Kuharap dirimu bersabar merawatku selama beberapa saat  dalam hidupku yang terakhir…
Bagaimanapun aku tidak akan hidup lebih lama lagi..

Tatkala kematianku mendekat..
Kuharap dirimu memegang tanganku..
Dan memberiku kekuatan menghadapi kematianku…

Jangan khawatir…
Tatkala kubertemu dengan Sang Pemilik…
Aku akan memohon kepada_Nya untuk menjagamu..
Karena kamu mencintai ayah ibumu…
Terima kasih atas perhatianmu..
Kami sangat mencintaimu

Ayah Ibumu…

*************************
Finlandia,August 2012
Andrealica Nhordeeniz

0 komentar:

Poskan Komentar