Pages

Jumat, 08 Juli 2011

ANAKKU SAYANG…ANAKKU MALANG…

Share on :

(Kisah nyata seorang mualaf yang wafat kala melahirkan bayinya)



Kuperhatikan seorang balita usia setahunan  sedang asyik menata balok-balok di atas sebuah meja Kingtons Kindergarten school.
Anak laki2 itu sungguh menggemaskan.Pipinya yang mulus dengan perpaduan China dan western nampak jelas dalam raut wajahnya.
Mata yang sipit dengan warna bola mata yang biru dan rambut coklat kepirang-pirangan.Dan warna kulit yang agak kemerah-merahan.
“Kau tahu..anak siapa dia?”Tanya sahabatku PAT tiba2
“Saya tak tahu..tp sptnya mengingatku pada seseorang yang pernah ku kenal”
“Namanya Farrel..keponakannya Connie,sahabat kita !”
“Maksudmu anaknya Jasmine? Saudara Connie kan cuma Jasmine “
“Benar Ndrea..Farrel adalah anaknya Jasmine namun Connie memeliharanya sejak Farrel masih bayi dan membawanya tinggal di England
Farrel mengidap  Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD)
Anak malang anak tersayang…!”kata Pat pelan seolah berbisik padaku.
********************
Ingatanku melayang kepada sesosok wanita muda yang senantiasa bersuara pelan dan sorot mata yang sendu.
Awal pertemuanku dengannya kala kami sama-sama naik pesawat Cathay Pasifik menuju Jakarta.
Dan pertemuan demi pertemuan mewarnai rajutan persahabat kami.
Seringkali dia mengajukan berbagai pertanyaan sehubungan dengan keyakinanku.Dia pernah protes berat kala dalam bulan Romadhan kulakukan kewajibanku selaku seorang Muslim.
Baginya tak masuk akal orang muslim bisa tahan mengosongkan perutnya seharian dan menjaga hal2 yg membatalkan puasanya.
Kuberikan pengertian secara perlahan apa itu ISLAM tatkala pertanyaan demi pertanyaan berkecamuk dalam benaknya menggoyahkan keyakinannya.
Ada satu pernyataannya yang membuatku sempat tertegun juga.

“Saya mulai ragu dengan keyakinanku Ndrea.
Saya sungguh bingung Ndrea,bagaimana mungkin ada Tuhan anak dan Tuhan Bapak? Kenapa Tuhan bisa melahirkan?Mana Tuhan Ibu?
Kenapa tidak satu Tuhan saja? Seperti yg org Islam punya..?”

******************

Januari 6,th 2010
******************

“Jasmine??? Kau ada disini? Kapan datang ke Hongkong?”Tanyaku kaget kala kulewati ruang kerja dr.Kim

“3 minggu yang lalu,Ndrea..Gimana kabarmu?”

“Alhamdulillah..kabar saya baik.Koq nggak ngasih kabar kalau kau ada di Hkg? Udah 3 minggu lagi.Ngomong2x siapa yang sakit?"

“Afwan Ndrea…kalau saya tak cepat2x bertemu dirimu.Sebenarnya tidak ada yang sakit,cuma saya perlu bantuan dgn dr.Kim demi masa depan saya.”

“Maksudmu?”tanyaku tak mengerti

“Bisa bicara di tempatmu,Ndrea? Terlalu pribadi di tempat ini..”

“Oke..tapi bagaimana dgn konsultasimu dgn dr.Kim?’

“Bisa dibatalkan Ndrea..karena  sy belum register..mungkin lain kali saja kalau saya sudah mantap..”

*****************

“Aku hamil,Ndrea !” ucap Jasmine begitu duduk dikantorku.

“Alhamdulillah..akhirnya impian kalian terwujud.Selamat ya ! Berapa bulan?”
“ 5 bulan,Ndrea..”

“ Koq nggak kelihatan hamil ya? Hm..seperti kehamilanku yang terakhir..baru kelihatan hamil disaat menjelang 6 bulan..mungkin saking kurusnya ya ^__^?
Sudah USG untuk menentukan jenis kelaminnya? Laki2 atau perempuan?”

“Menurut USG sich katanya jenis laki-laki,Ndrea ! Tapi..Ndrea…”katanya ragu.

“Tapi kenapa??”

“Aku belum siap menerima kehadirannya.Aku ingin menggugurkannya..! Itulah kenapa aku datang menemui dr.Kim..”

“What???”  ucapku kaget bukan main. “Sadarkah apa yang kau ucapkan,Jasmine? Bukankah kalian menginginkan kehadiran buah hati selama 3 tahun ini? Disaat sudah hadir..malah mau menyingkirkannya.”

“Aku sangat sadar ya Ndrea…! Sudah kupertimbangkan selama hampir sebulan. Ini demi masa depanku dan demi kebaikan sang bayi juga.”

“Saya tidak setuju Jasmine..! Ini namanya pembunuhan terhadap makhluk Allah swt yang ada dalam rahimmu.Apalagi sudah berusia 5 bulan.
Kau tahu kan dalam agamapun sangat keras dilarang?
Nich ada dalilnya :

“Sesungguhnya setiap kamu terkumpul kejadiannya dalam perut ibumu
selama 40 hari dalam bentuk ‘nuthfah’, kemudian dalam bentuk ‘alaqah’
selama itu pula, kemudian dalam bentuk ‘mudghah’ selama itu pula,
kemudian ditiupkan ruh kepadanya.”
[HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, dan Tirmidzi].
Dan ini dalill lanjutannya..:
“Jika nutfah (gumpalan darah) telah lewat empat puluh dua malam, maka Allah mengutus seorang malaikat padanya, lalu dia membentuk nutfah tersebut; dia membuat pendengarannya, penglihatannya, kulitnya, dagingnya, dan tulang belulangnya. Lalu malaikat itu bertanya (kepada Allah),’Ya Tuhanku, apakah dia (akan Engkau tetapkan) menjadi laki-laki atau perempuan ?’ Maka Allah kemudian memberi keputusan…”
(HR. Muslim dari Ibnu Mas’ud RA)

“Aku terpaksa Ndrea…! Aku harus melakukan aborsi terhadap janinku ini..!”sahut Jasmine bersikukuh

“Dengan pertimbangan apa yang membuatmu ingin benar2x membunuh darah dagingmu sendiri? Ingat lho..dia berhak untuk hidup ke dunia ini..
Kau ingat Firman_Nya?

“Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan (alasan) yang benar (menurut syara’).”
(Qs. al-Isra` [17]: 33).

“Aku tidak sanggup untuk memelihara dan membesarkannya kelak,Ndrea !’

“Maksudmu karena alasan ekonomimu? Bagaimana dgn suamimu?
Bukankah penghasilannya cukup memadai ?”
Please Jasmine..jangan kau lakukan aborsi tsb…kumohon…!’

“Terpaksa Ndrea..saya harus melakukan aborsi..!”

“Tolong dengarkan saya.Aborsi itu sangat berbahaya.Selain di haramkan dari segi agama..juga dari segi medical terlalu rentan berbahaya.Apalagi kandunganmu sudah 5 bulan.
Kau tahu,jika kau tetap bersiteguh melakukan aborsi maka secara medis akan dilakukan aborsi dengan cara diracun memakai cairan garam pelekat Saline dgn jarum khusus,obat langsung disuntik kedalam rahim hingga air tuban dan sang bayi keracunan,kulitnya terbakar lalu mati.
Kau pikirkan itu..tega nggak meracuni dan membunuh darah dagingmu sendiri?”

Ada tangisan yang tiba2 pecah dari sahabatku Jasmine..agak bingung juga diriku..mungkin saja kata-kataku terlalu keras untuknya.Kutahu Jasmine seorang pribadi yang lemah lembut dan santun..

“Nelsons  sudah meninggal,Ndrea..! katanya ditengah isak tangisnya.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’……Kapan??”

“5 minggu yang lalu..kecelakaan di laut saat Waterskiing. Dan kau tahu sdr..sejak kumenikah…segala sesuatunya kutergantung pada Nelsons..Total jadi Ibu rumah tangga.
Kepergiaannya membuatku goyang dalam hal segalanya terutama segi ekonomi. Aku Zero,Ndrea..!
Jangankan menyiapkan untuk kehidupan anakku,untuk diriku sendiripun aku sulit.
Selama ini aku tergantung kepada belas kasihan orang lain..terutama keluarga suamiku.”

“Saya ikut berduka,Jasmine…! Tapi Aborsi bukanlah satu2x cara menyelesaikan persoalanmu.Jangan khawatir dengan rizki dari Allah…
Bukankah Allah swt telah berjanji sesuai Firman_Nya..:

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena kemiskinan. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu.”
(Qs. al-An’aam [6]: 151).

Juga Firman-Nya yang lain :

Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu.” (Qs. al-Isra` [17]: 31)” ucapku lembut.

“Lalu apa yang mesti kuperbuat Ndrea?”

“Mulailah tata kehidupanmu.Carilah pekerjaan yang kira2 sesuai denganmu agar dirimu bisa menata dalam soal ekonomi.
Kau punya keahlianmu yg dulu kau gunakan,cobalah dikerjakan lagi”saranku.

“Tapi di Canada sangat sulit kucari pekerjaan,Ndrea..! Kau tahu sdr.cost living disana sangat tinggi..itulah kenapa aku balik lagi ke Hongkong.”

“Kalau di Canada susah..kenapa tak coba lagi menata di Hongkong?
Mungkin kau bisa kembali kepekerjaan yang lamamu,atau minta bantuan saudaramu Connie.atau kau bisa menghubungi keluarga suamimu  kan?

“Aku tak mau makin menyusahkan Connie…Sejak 3 minggu ini aku sudah menempati rumahnya dan dia menanggung beban hidupku.Aku juga tak mau menambah beban keluarga almarhum suamiku.
Aku  tak mungkin kembali ke ortuku karena perbedaan prinsif keyakinan yang sampai kini tetap kuat.
Kau tahu sdr bagaimana aku meninggalkan mrk demi mengejar cahaya Islam?
Begitu juga Connie..demi Islam rela meninggalkan kenyamanan harta ortu kami.

“Hm..akan kucoba bicarakan masalahmu dgn Pandora atau Orchard..siapa tahu ada lowongan pekerjaan untukmu.Kalau tak salah Pandora membuka perusahaan baru lagi dari warisan papa Lewisku..
Tapi saya nggak janji lho..Cuma berusaha…

“Makasih Ndrea..saya juga akan pikirkan nasihatmu ttg Aborsi.

“kita bersahabat lho..tak ada salahnya saling menolong dan menasehati kala seorang sahabat membutuhkan bantuan..
Oya..2 bulan lagi..tepatnya awal Maret saya mau cuti ke Indonesia…mungkin agak lama kali ini sekitar 2 bulan…
Kalau kau mau..silahkan tempati rumahku.Lebih aman buat kehamilanmu dibanding tempat Connie yang jauh di pantai.Tapi ya terserah dirimu..

“Trims Ndrea..atas tawarannya.
2 bulan cuti ke Indo? Lama banget? Biasanya cuma semingguan kalau kau cuti ke Indo.pernah juga Cuma 4 hari.Ada masalah serius?”

“Yup..masalah besar yang membutuhkan kehadiranku..Aku juga ingin bertemu dengan sahabat Fb spt Nita Apriyani,Ninda Noviasari,Dian Firda juga sahabat lamaku spt Christine Magdalena,Nana Paulo dll…
*********************

Mei 29,thn 2010


Ada senyum merekah mewarnai wajah Pat sahabatku kala menjemputku di Bandara Hongkong.Kurasakan kelelahan merasuki jiwa dan ragaku namun sebias kebahagiaan  mulai memancar kala kakiku menginjakkan lagi negeri Beton ini.

“Hm…lama banget cutimu lebih dari 2 bulan..Tumben..biasanya cuma seminggu kadangkala cuma 4 hari…Gimana kabarnya?”sapa Pat
“seperti yang kau lihat..sangat lelah jiwa dan ragaku.”

“Sepertinya masalahmu di Indo sangat pelik ya?”selidik Pat.
Kau makin kurus dan tambah hitam lho Ndrea..!

“Udara Indo ternyata sangat panas apalgi saya main di pantai Indramayu efeknya ya kulitku banyak tersengat matahari.Saya nggak peduli soal kulitku..tokh nanti juga jadi putih lagi.!”belaku sambil tersenyum kecut..

“Tapi kau makin kurus.Kuhapal kebiasaanmu..kalau kau punya masalah berat..kau jarang makan sehariaan..Paling minum susu atau coffee!”

“Yup..itulah kebiasaan jelekku. Masalahnya sangat pelik Pat.Kapan2 kuceritakan padamu.Kalau kau izinkan,saya ingin segera sampai di rumahku dan beristirahat sepuasnya.Bisakah kau percepat jalur mobilmu?”pintaku

“Maaf Ndrea..sebetulnya aku ingin membawamu langsung ke rumah orang tua Connie.Aku tahu kamu sangat lelah tapi  mungkin ini penghormatan kita terakhir melepas kepergiaannya.”

“Maksudmu?”

“Jasmine meninggal 3 hari yang lalu,Ndrea.Rencananya nanti siang abu janazahnya di taburkan di laut Cause Way Bay dari atas Yatch Club..”

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’. Bagaimana dia wafat? tanyaku kaget

 “Jasmine meninggal karena pendarahan hebat selesai melahirkan bayinya.Bermula  saat sholat tahajud di rumah Connie. Jasmine merasakan seolah mau melahirkan.Saya dan Connie membawa ke rumah sakit  yang terdekat.
Pihak RS berusaha menyelamatkan nyawanya dan janinnya dengan cara surgery..tapi Jasmine menolak.
Dia bersikukuh ingin melahirkan secara normal dan merasakan perjuanghan seorang Ibu kala melahirkan anaknya.
Dia ingin merasakan nikmatnya Syurga lewat pengorbanan seorang Ibu.
2 malam Jasmine berjuang melahirkan bayinya namun tatkala janin itu keluar  Jasmine meninggal.Dia belum sempat melihat raut wajah bayinya..Cuma mendengar tangisan pertama bayinya.”kata Pat dengan suara yang parau. 

Ada tetesan bening mengalir di pipiku..Begitu juga dengan Pat.Kami diam membisu..menerawang sesosok wanita anggun yang senantiasa mengalah kepada saudara kembarnya,Connie
Jasmine Cheng..pribadi santun dan bersahaja namun tegas saat meninggalkan gemerlap duniawi orang tuanya demi mengejar cahaya Islam.

“Ndrea..aku menyaksikan langsung saat Jasmine melahirkan bayinya.Aku tersiksa dengan pemandangan itu sampai2 aku berfikir tidak mau menikah dan mempunyai anak !”kata Pat memecah kesunyian

“Jangan kau batalkan rencana pernikahamnu dengan Sam.Menikah itu sunnah Rosulullah untuk menyempurnakan sebagian Dien_Nya.
Kan ada hadist Nabi yang berbunyi ;

Rosulullah bersabada: "Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !"
(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).

“Aku takut jika kami menikah langsung dikarunia anak.Aku belum siap untuk hamil apalgi melahirkan anak.sepertinya mengerikan menjadi seorang Ibu yang harus mengandung 9 bulan dan melahirkan”

“Salah satu kodrat wanita adalah untuk melahirkan..itulah kenapa kaum wanita mempunyai rahim di tubuhnya.
Memang benar butuh pengorbanan besar seorang Ibu kala mengandung dan melahirkan.Itulah kenapa ada Firman Allah yang berbunyi:
"Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam 2 tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kedua ibu bapakmu.”
(QS.Lukman Hakim :14) 
 
Kesabaran seorang Ibu pada saat itu merupakan kasih sayangnya untuk anak yang dikandungnya, kegelisahannya pada saat itu semata-mata hanya mengkhawatirkan anaknya dan kepenatan seorang Ibu pada saat itu adalah demi kesehatan anaknya serta tiada yang dilakukan  seorang Ibu pada saat mengandung seorang anak kecuali untuk memberikan yang terbaik untuk anaknya.

“Bagaimana dengan kehamilanmu dulu,Drea?”

“Saya pun merasakan seperti itu lho Pat.bahkan kehamilanku yang terakhir kurasakan lebih berat karena dirahimku tumbuh sebuah kista yang cukup membahayakan janinku.Aku terpaksa menjalani caessar demi menyelamatkan anakku .Nde terlahir belum genap 9 bulan.”

“Berarti kau melahirkan dengan 2 cara ya?Normal dan surgery. Sakitan yang mana Ndrea? Sakit saat melahirkan Alfreinco secara Normal atau Nde saat surgery?”

“Dua-duanya sama sakitnya,Pat.Tapi mungkin untuk sebagiaan orang merasakan rasa sakit luar biasa saat melahirkan secara normal/alami.” Jelasku sambil mengingat kembali pengalamanku melahirkan.

“Subhanallah…sungguh mulia seorang ibu.Pantas saja ada hadist  yang berbunyi:
“Bersungguh-sungguhlah dalam berbakti kepada ibumu, karena sesungguhnya surga itu berada di bawah kedua kakinya..”
(HR.
Imam Nasa'i dan Thabrani)”

“Naam Pat…!”

“Ndrea..sptnya kita sudah sampai di Hkg Island.Mau langsung ke rumah keluarga Connie atau langsung ke Yatch Club?”

“Ke Yatch Club langsung,please..! Sebenarnya saya malas lho Pat..hanya mengingatkanku pada almarhum papaku.
Sdh lebih 2 tahun saya tak pernah datang lagi ke Yatch Club..walaupun bikin saudaraku Orchad cemberut..”

“Aku paham perasaanmu Ndrea..tapi kumohon kali ini demi persahabatan kita.Demi Jasmine…!”

“Afwan Pat..kenapa jasadnya di bakar dan abunya harus di taburkan di atas Yatch Club?Kenapa tidak menggali pekuburan spt yg ada di daerah Mawan?”
tanyaku hati2

“Aku tak tahu Ndrea,tapi itulah permintaan Jasmine.Mungkin dia berharap bisa bertemu dgn almarhum suaminya yang meninggal di Yatch juga.
Atau mungkin juga dia berpikir..dimanapun jasadnya di kubur..tokh semua akan kembali kepada_Nya.
Dan perlu kau ketahui..hanya orang2x yang super berduit yang bisa membeli tanah untuk membangun pekuburan sendiri…
Hongkong Negara beton,.susah sekali cari lahan untuk pekuburan..
Bukankah papamu juga abu jenazahnya ditaburkan di atas Yatch Club kan walaupun papamu orang yang sangat kaya?
Pertanyaan Pat hanya kujawab dengan anggukan kepala..

*************************

Kutatap lagi wajah polos bocah itu..Dia seakan tak peduli dengan lingkungan disekitarnya. Asyik dengan mainan balok-baloknya.
Bahkan dia juga tak bergeming kala Connie mengajaknya untuk pergi.

Farrel mengingatkanku kpd anak pertamaku.Begitu besar rasa cintaku kpdnya namun ternyata Allah swt lebih mencintainya.
Kepergiaannya sempat memporak porandakan ketegaranku.
ANAKKU SAYANG…ANAKKU MALANG..

*****************************

ALL THE WAY  I LOVE YOU BABY

I never knew I could love so much,
until the day I felt your touch.
I softly kissed your tiny cheek,
and from under your lashes I saw you peek.

My baby..my love, my little joy,
my little angel, my life…


I promise to love you with all my heart,
I'm here for you from the very start.

I  love you quicker than a minute…
I love you longer than an hour..
I love you like the honey bee…
Love buzzing round a flower…

I  love you stronger than wind…
I love you softer than a cloud..
I love you when you are quiet..
And I love you when you are loud…

I  love you closer than your shadow…
I love you further than sun…
I love you so much…
When rain drops fall..one..bye one…by one…

I  love you round and round the world..|
I love you through and through… 
And when it seems impossible…
To love you more…I DO…

YOU  ARE  THE   ONE   I  LOVE….
I   CAN ‘T   STOP   LOVING   YOU ….MY  BABY

****************************
Hongkong,July 2011
Andrealica Nhordeeniz

mengenang sahabatku Jasmine Cheng
(wafat 25 Mei 2010)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          (QS:Luqman:14)

0 komentar:

Poskan Komentar