Pages

Minggu, 31 Juli 2011

KALA ISLAM MENYAPA CINTA

Share on :



(Kisah nyata seorang mualaf melepaskan impiaannya kala Islam menyapa hidupnya)

Ya Allah..
Jika kujatuh cinta kepada seseorang
Maka  cintakanlah aku kepada seseorang yang melabuhkan cintanya kepada-Mu…agar bertambah kekuatanku untuk mencintainya

Izinkan aku menyentuh hati seseorang
Yang hatinya selalu terpaut kepada Allah
Agar aku tidak terjatuh kedalam jurang cinta nafsu
jagalah hatiku kepadanya agar aku tidak berpaling kepada_Mu
Rindukanlah aku kepada seseorang yang merindui syahid di jalan Allah

Ya Allah
jika aku menikmati  cinta kekasih_Mu
Janganlah Engkau melebihi keindahan bermunajat dalam keindahan disepertiga malam terakhir-Mu.
jika engkau halalkan aku merindui kekasih_Mu
jangan biarkan aku melampui batas  sehingga aku melupakan aku kepada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada Allah

************************

“Sungguh saya tidak bisa mengerti dengan keputusanmu ini! Terlalu gegabah.Tolong di fikir ulang lagi,!”kata Gabbie sedih.

“saya sudah memikirkannya secara matang,Gabbie..! Dan ini keputusanku ..Tolong pahami !” jawabku lirih

“Bagaimana aku bisa memahami keputusanmu ini jika hal ini justru menghancurkan hidupku.hidup kita,Wlliam?”

“Hidup kita tidak hancur Gabbie...tapi justru merubah menuju kebaikan !”

“Kebaikan?Kebaikan yang mana?Itu menurutmu William..! Aku tidak bisa menerima keputusanmu ! Tidak akan..ingat itu,Will.!

“Tapi saya tidak bisa hidup bersamamu,Gabbie…! Maafkan saya..!’

‘Apakah ada gadis lain di hatimu selama kau di Oxford?” Tanyanya penasaran

“Tidak ada seorang gadispun yang singgah di hati saya selama ini.Cuma kamu saja yang singgah dalam kehidupan saya,Gabbie !”

“Lalu kenapa kau ingin meninggalkanku? Hampir 7 tahun kita bersama merangkai mimpi untuk masa depan kita.Sekarang saat impian itu akan jadi kenyataan kau malah ingin meninggalkanku?’

“Saya sudah berulang kali menjelaskan kepadamu alasan keputusan saya untuk berpisah dengamu,Gabbie! Tapi kau tidak mau mengerti.”

“Bagaimana ku bisa mengerti kalau penantianku ternyata sia-sia.Inikah ilmu yang kau dapatkan selama di Oxford hanya untuk menghancurkan hati orang yang sangat mencintaimu?
Tidak ingatkah pengorbananku untukmu dan penantian panjangku  selama ini?”

“Maafkan saya Gabbie…! Tapi keputusanku sudah bulat !”

“Aku belum siap berpisah denganmu,William ! Sangat pahit untuk kuterima.
Kita masih bisa merangkai mimpi kita dengan mahligai pernikahan seperti yang selama ini kita impikan.Pernikahan yang dilandasi saling menghargai keyakinan masing-masing,Will!
Aku akan biarkan dirimu melakukan apapun dengan syarat izinkan aku menjadi pemdamping hidupmu,Will !

“Saya tak bisa menikahimu selama dirimu berbeda keyakinan dengan saya
 Saya menginginkan istriku seiman dengan saya agar  bisa membimbing menuju istri dunia dan akhirat saya.
Jadi kalau kau ingin menikah dengan saya..masuklah menjadi pemeluk agama baru saya.! Kita bersama-sama mempelajarinya.”

“Itu tak mungkin kulakukan Will !
engkau tahu keluargaku penganut Katolik yang fanatic bagaimana mungkin aku masuk kepada agamamu yang baru itu?’

“Kalau begitu terpaksa kita harus berpisah.saya tak mungkin menikah dengan wanita yang tidak seiman dengan saya.
Tapi saya akan menunggumu,Gabbie dengan penampilan barumu..!”

“Apa sich hebatnya Islam sampai mampu mengubah dirimu 180 derajat dalam waktu beberapa bulan ini? Tak sadarkah dirimu kalau saya merasa asing dengamu?”tanyanya agak kesal

“Islam itu sangat indah Gabbie ! Islam mampu menata hidupku menuju ke arah yang baik. Saya merasa menjadi manusia baru dengan hadirnya Islam dalam kehidupan saya ini.Kedamaian yang luar biasa bagi hidup saya !”

“maksudmu?”Tanya Gabbie tak mengerti

“Agama Islam itu bersesuaian dengan fitrah dan akal manusia. Segala hukum yang telah diturunkan oleh God tidak bertentangan dengan akal sehat manusia, bahkan akal tersebut jika betul-betul digunakan ia akan menemukan keagungan dan keesaan Allah.

Agama Islam itu mudah dan Jelas. Allah tidak mensyari’atkan sesuatu yang diluar kemampuan manusia, disamping itu juga Allah telah memberikan keringanan (rukhsah) pada keadaan-keadaan tertentu. Di dalam Islam tidak ada sesuatu yg sulit difaham karena kerumitannya.

Asas tauhid Islam jelas karena segalanya telah diterangkan oleh al-Qur’an, tidak ditokok-tambahkan oleh golongan tertentu, sebagaimana yang terjadi pada sebahagian agama.,seperti dalam agama kita dulu.

Seseorang itu mempunyai akses langsung kepada Allah tanpa perlu adanya perantara, semua orang sama taraf disisi Allah. Dalam Islam tidak ada pendeta-pendeta yang mengatasnamakan tuhan dan mempunyai hak istimewa ditaati dan memberikan ampunan.

Posisi Islam tidak terlalu menumpukan pada ruhaniyyah sehingga melupakan material, Islam merangkumi dunia dan akhirat tidak menumpukan pada akhirat sehingga melupakan dunia dan Islam juga tidak menghinakan dunia, akan tetapi menempatkannya pada tempat yang betul.

Islam adalah agama yang  positif. Islam memberikan kesan yang positif dalam kehidupan manusia, hubungannya dengan sesama manusia dan hubungannya dengan Allah akan semakin erat.
itulah indahnya Islam bagiku dan semua penganutnya,Gabbie..!”kataku panjang lebar.

“Aku belum faham dengan agama barumu,Will. Aku masih shock dengan penampilan barumu dan keputusanmu berpisah denganku.Aku masih tidak percaya kau melupakan masa-masa kebahagiaan dan kebersamaan kita selama 7 tahun dan hangus dengan agama barumu yang baru seumur jagung.!
Kau melupakan janji kita dan menghanacurkan mimpi kita !”

“Gabbie,saya akui kalau saya sempat merasakan kebahagiaan selama kebersamaan kita.Suka duka bersamamu.dan 7 tahun bukanlah waktu sebentar yang pernah kita lalui.
Kebahagiaan semu yang ternyata bergelimang dosa kalau di lihat dari kaca mata Islamku saat ini.

Itulah sebabnya saya memutuskan untuk berpisah denganmu kecuali engkau masuk Islam. Karena islam melarangku untuk berpacaran atau interaksi mesra yang bukan dengan makhramnya.Akan kunikahi engkau jika keyakinanmu sama denganku.”

“jadi engkau tetap dalam pendirianmu?”Tanya Gabbie seolah tak yakin.

Aku menganguk dengan pasti.

“lalu bagaimana dengan rumah yang sudah kita bangun juga property yang lainnya ? haruskah kita bagi dua dengan perpisahan ini?”

“Ambillah semua untukmu.Saya akan memulainya dari nol lagi.InsyaAllah akan ada rezeki buat saya dari Allah swt.

Gabby terdiam.mencoba menahan tangisan yang makin mendera jiwanya.
Ditatapnya kembali diriku dengan pandangan yang nanar.Ada luka perih yang terpancar dalam sorot matanya.

“ Kamu kejam,William !.Aku benci kamu..!’’

“Maafkan saya,Gabbie.! Tapi kita masih bisa bersahabat kalau kau mau.Tidak lagi sebagai sepasang kekasih lagi karena tidak halal untuk saya.
Saya hanya ingin menjadi manusia baru dengan Islam sebagai panduan hidupku.Tolong maafkan saya..!” ucapku lirih.


****************

“William..ada kartu undangan untukmu. Tukh saya taruh di mejamu !” kata Andrew sambil menatapku sedih
“Undangan apa?dari siapa?”
“Gaby menikah dengan Dean sahabatku.Dan itu undangannya.!”sahut Andrew hati-hati

Ada hentakan kuat menghantam jantungku mendengar keterangan Andrew. Kuambil kartu undangan berwarna ungu itu dengan tangan agak gemetar.Ada sekelebat kepedihan mulai menusuk hatinya.Bagaimanapun jauh di lubuk hatiku masih ada rasa sayang kepada Gabbie.

Bahkan aku masih berharap Gabbie bisa memeluk Islam sehingga ku bisa meminangnya menjadi istriku.
Andaikan Gaby memeluk Islam maka rangkaian mimpi indah  melangkah ke mahligai rumah tangga akan tercipta.Impian yang terpendam selama 7 tahun harus terburai dengan kehadiran Islam di hatiku. Ternyata butuh pengorbanan besar  KALA ISLAM MENYAPA CINTAKU…

*************************************

I don't really want to say goodbye
I don't really want to leave you
But now I have to go away
Stay away from you forever

What we had was something special
Deep down from our hearts
But now I have to go away
And leave you from my heart.

"I will never forget the days we once had
The days when you were everything to me
My mind used to tell me we'd be together forever
But now I realize that was all a big dream

"I loved you Gabbie;..even now I may confess,
Some embers of my love their fire retain,
But  I don’t want to  let you more distress,
I do not want to sadden you again.
Hopeless and tonguetied, yet I loved you dearly
With pangs the jealous and the timid know;
So tenderly I loved you, so sincerely,
I pray God grant another love you so

Broken heart is what I feel…It leads to flowing tears
The sorrow from this loneliness..Gives way to deeper fears
I hurt inside from losing you… It wasn't very long ago
That you and I embraced..It feels like only yesterday
And now my soul's displaced…I'm trying to find a peaceful thought
with the beauty of Islam in my life and
My happiness coming will Islam


*******************************************
Andrealica Nhordeeniz
Hongkong,July 2011
                  Esp for my best friend :William St. A. Schuyler

0 komentar:

Poskan Komentar